H-3 Ramadhan 2026: Tips Mengatasi Pusing saat Puasa Tanpa Bergantung pada Obat
- Pexels/Photo By: Kaboompics.com
tvOnenews.com - Menjelang Ramadhan, banyak orang mulai menyesuaikan ritme harian, dari pola makan, jam tidur, hingga aktivitas kerja.Â
Masa transisi ini seringkali memunculkan keluhan ringan, salah satunya pusing atau sakit kepala, terutama di hari-hari awal puasa.Â
Kondisi ini kerap membuat khawatir, padahal dalam banyak kasus, hal tersebut merupakan respons tubuh yang wajar saat beradaptasi.
Dalam sebuah pembahasan kesehatan di YouTube Kata Dokter, dr. Nurul Rakhmawati, seorang dokter spesialis neurologi, menjelaskan bahwa sakit kepala saat puasa adalah hal yang cukup umum terjadi.Â
Menurutnya, ada beberapa faktor utama yang kerap memicu munculnya pusing ketika berpuasa.
Penyebab Umum Pusing saat Puasa
1. Kadar Gula Darah Menurun (Hipoglikemia)
Salah satu penyebab paling sering adalah turunnya kadar gula darah.Â
Otak manusia membutuhkan suplai glukosa dan cairan yang cukup untuk bekerja optimal.Â
Ketika tubuh kekurangan asupan energi akibat jeda makan yang panjang, seseorang bisa merasakan sakit kepala atau sensasi melayang.
Selain itu, kurangnya cairan juga memperburuk kondisi ini, karena metabolisme tubuh ikut melambat.
2. Kekurangan Cairan (Dehidrasi)
Tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan.Â
Saat kebutuhan cairan tidak terpenuhi, berbagai fungsi tubuh dapat terganggu, termasuk aliran oksigen ke otak.Â
Inilah sebabnya dehidrasi sering dikaitkan dengan keluhan pusing.
Kurangnya minum saat sahur atau berlebihnya aktivitas fisik di siang hari bisa mempercepat munculnya kondisi ini.
3. Perubahan Jam dan Kualitas Tidur
Ramadhan sering mengubah kebiasaan tidur. Ada yang tidur lebih larut karena ibadah malam, ada pula yang bangun sangat dini untuk sahur.Â
Jika durasi tidur berkurang atau pola tidur menjadi tidak teratur, tubuh bisa bereaksi dengan sakit kepala.
Rasa kantuk berlebih di siang hari juga dapat memperburuk kondisi tersebut.
4. Faktor Psikologis dan Stres
Tekanan pikiran, beban kerja, maupun persoalan pribadi juga berkontribusi terhadap munculnya sakit kepala.Â
Bahkan, pada orang yang sebelumnya memiliki riwayat migrain atau sakit kepala tegang, stres dapat meningkatkan intensitas keluhan.
Karena itu, kondisi mental yang kurang stabil bisa memperparah gejala selama puasa.
Load more