News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maarten Paes Debut, Pelatih Ajax Amsterdam Justru Soroti Kiper NEC Nijmegen usai Gagal Menang

Pelatih Ajax Amsterdam, Fred Grim, memberikan pernyataan mengejutkan usai raih hasil imbang dalam lanjutan Liga Belanda, namun enggan membicarakan Maarten Paes.
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:41 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Ajax Amsterdam, Fred Grim, memberikan pernyataan mengejutkan usai raih hasil imbang dalam lanjutan Liga Belanda. Alih-alih menyoroti debut Maarten Paes, sang juru taktik justru memuji penampilan dari kiper NEC Nijmegen, Gonzalo Crettaz. 

‎Ajax Amsterdam kembali gagal meraih poin penuh saat tampil di kandang sendiri pada lanjutan Liga Belanda 2025/2026. Menjamu NEC Nijmegen, raksasa Amsterdam itu harus puas berbagi angka usai bermain imbang 1-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Duel yang berlangsung di Johan Cruyff Arena, Minggu (22/2) dini hari WIB, berlangsung dalam tempo tinggi. Tim tamu justru tampil lebih agresif dan berani menekan sejak awal pertandingan.

‎Pelatih Ajax, Fred Grim, secara terbuka mengakui timnya tidak tampil dalam performa terbaik. Ia menilai NEC mampu mengontrol permainan, terutama dalam duel fisik dan tekanan jarak dekat.

‎Menurut Grim, satu poin yang diraih dalam laga tersebut tetap layak disyukuri. Pasalnya, Ajax berada dalam tekanan besar sepanjang pertandingan dan kesulitan keluar dari dominasi lawan.

‎Sorotan publik juga tertuju pada debut penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes. Ia langsung dipercaya mengawal gawang sejak menit pertama pada laga penting tersebut.

‎Kepercayaan itu dibayar Paes dengan penampilan yang tidak mengecewakan. Ia membukukan tujuh penyelamatan krusial yang membuat Ajax terhindar dari potensi kekalahan.

‎Sejak peluit awal dibunyikan, NEC bermain dengan intensitas tinggi. Ajax dipaksa bertahan lebih dalam karena tekanan yang konsisten dari tim tamu.

‎"Sejujurnya, itu pertandingan yang cukup sulit bagi kami. Kami tidak benar-benar bermain sesuai gaya permainan kami, sebagian karena NEC mendominasi," ujar Grim dikutip dari Ajax Show Time, Minggu (22/2/2026). 

‎Tekanan jarak dekat, banyak kontak fisik. Dan ya, kami memang kalah dalam hal itu," tambahnya. 

‎Lebih lanjut, Grim justru memberikan pernyataan mengejutkan. Pasalnya, alih-alih menyoroti debut Maarten Paes, sang pelatih justru memberikan pujian kepada kiper lawan. 

‎Grim menilai bahwa kiper NEC Nijmegen, Gonzalo Crettaz melakukan sejumlah penyelamatan brilian. Hal itu membuat anak asuhnya kesulitan untuk menambah jumlah gol. 

‎"Tentu saja, kami unggul 1-0 dan memiliki peluang lain tepat setelah kick-off. Menurut saya, kiper (Gonzalo Crettaz) menyelamatkannya dengan brilian," kata Grim. 

‎"Tapi setelah itu, saya pikir NEC memainkan permainan yang lebih jantan. Sekali lagi: secara fisik jauh lebih kuat," sambungnya. 

‎Ajax sebenarnya sempat berada dalam situasi genting pada menit ke-24. Gawang Paes sempat dibobol oleh Sami Ouaissa, tetapi gol tersebut dianulir setelah VAR memastikan adanya posisi offside.

‎Tuan rumah kemudian mampu memecah kebuntuan menjelang turun minum. Pada menit ke-39, Mika Godts sukses menuntaskan skema serangan terorganisir dan membawa Ajax unggul 1-0.

‎Keunggulan tersebut memberi sedikit kelegaan bagi publik Amsterdam. Namun, keunggulan itu belum cukup untuk mengamankan kemenangan hingga akhir laga.

‎Memasuki paruh kedua, NEC kembali meningkatkan tekanan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-57 saat Darko Nejasmic mencetak gol penyama kedudukan.

‎Setelah gol tersebut, ritme pertandingan semakin terbuka dan keras. Meski kedua tim berusaha mencari gol tambahan, skor 1-1 tak berubah hingga laga usai, membuat debut Paes bersama Ajax belum berujung kemenangan meski performanya patut diapresiasi.

‎"Kita perlu lebih tegas dalam situasi bola mati. Kita harus berani menghadang lawan, tetap fokus pada bola, dan tidak berpaling. Kita perlu lebih jantan dan menunjukkan kekuatan dalam duel," ucap Grim. 

‎"Secara keseluruhan, kita kekurangan tinggi badan dan kekuatan, jadi kita harus membuat pilihan. Kita harus menantang diri sendiri dan tidak membiarkan Kaplan menyundul bola dengan mudah," lanjutnya. 

‎Selain itu, Grim menilai bahwa NEC Nijmegen sejatinya lebih mendominasi permainan. Ia mengaku jika tamunya memiliki kekuatan dan daya bertahan yang luar biasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"NEC mendominasi hari ini. Itu karena kekuatan dan daya tahan mereka. Kami tidak masuk ke dalam permainan dan tidak melakukan pergerakan yang berarti. Saat itulah keadaan menjadi sulit dan Anda berakhir dalam pertandingan seperti ini," pungkasnya. 

‎(igp/rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Erick Thohir Sebut PSSI Belum Ada Rencana Naturalisasi Pemain Baru Lagi: John Herdman Prioritaskan Skuad Sekarang

‎Erick Thohir Sebut PSSI Belum Ada Rencana Naturalisasi Pemain Baru Lagi: John Herdman Prioritaskan Skuad Sekarang

Para pencinta sepak bola Indonesia tengah dihebohkan soal kabar adanya satu pemain keturunan baru yang bakal dinaturalisasi PSSI. Pemain tersebut bahkan menyatakan bersedia untuk membela Timnas Indonesia
Dirjen Bea Cukai Tekankan Integritas dan Kinerja di Tengah Konflik Global

Dirjen Bea Cukai Tekankan Integritas dan Kinerja di Tengah Konflik Global

memastikan kinerja penerimaan negara tetap optimal sekaligus memperkuat integritas pegawai di tiga kantor wilayah, yakni Kanwil Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY,
KDM Sesumbar Beri Gambaran Indah Hasil Revitalisasi Penggabungan Gedung Sate-Gasibu: Kenapa Harus Resah?

KDM Sesumbar Beri Gambaran Indah Hasil Revitalisasi Penggabungan Gedung Sate-Gasibu: Kenapa Harus Resah?

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terbuka membagikan gambaran keindahan dari hasil proyek revitalisasi gabungkan halaman Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu.
Tiga Bupati dan Wali Kota Jatim OTT KPK, Emil Dardak Dorong Evaluasi Sistem Integritas: Sangat Prihatin

Tiga Bupati dan Wali Kota Jatim OTT KPK, Emil Dardak Dorong Evaluasi Sistem Integritas: Sangat Prihatin

Wagub Jawa Timur Emil Dardak menegaskan, kasus korupsi yang menyeret kepala daerah harus jadi alarm keras untuk membenahi sistem tata kelola pemerintahan.
Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Dua Celengan Masjid di Gantarang Bulukumba

Terekam CCTV, Pencuri Bawa Kabur Dua Celengan Masjid di Gantarang Bulukumba

Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi. Kali ini, Masjid Babussapa yang berlokasi di Jalan Perkuburan Umum, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, menjadi sasaran pelaku kriminal.
Bupati Ketapang Hadiri Rakor AVC Men’s Champions League 2026, Tegaskan Dukungan untuk Kalbar Jadi Tuan Rumah Internasional

Bupati Ketapang Hadiri Rakor AVC Men’s Champions League 2026, Tegaskan Dukungan untuk Kalbar Jadi Tuan Rumah Internasional

Kalimantan Barat (Kalbar) menegaskan kesiapan menjadi tuan rumah AVC Men’s Champions League 2026 yang akan digelar pada 13–17 Mei 2026 di Pontianak.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT