Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Belanda Tak Habis Pikir dengan Maarten Paes, Baru Datang tapi Sudah Bikin Heboh hingga Pelatih Dipecat

Media Belanda seakan tidak habis pikir dengan Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia dinilai telah memberikan kesan yang tidak positif sejak gabung Ajax Amsterdam.
Selasa, 10 Maret 2026 - 11:02 WIB
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

Jakarta, tvOnenews,com - Media Belanda seakan tidak habis pikir dengan Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia dinilai telah memberikan kesan yang tidak positif sejak gabung Ajax Amsterdam.

Paes bergabung dengan Ajax pada bursa transfer musim dingin lalu. Dia direkrut dari klub Amerika Serikat, FC Dallas, sebagai pengganti Remko Pasveer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiper berusia 27 tahun itu diproyeksikan sebagai kiper pelapis di skuad De Amsterdammer. Sebab, masih ada Vitezslav Jaros yang menjadi pilihan utama.

Namun, kiper pinjaman Liverpool itu mengalami cedera parah para akhir bulan Februari. Paes pun langsung bermain, dan bahkan diharapkan menjadi starter hingga musim ini berakhir.

Jaros mungkin tidak akan bermain lagi hingga musim ini berakhir. Oleh karena itu, Paes bisa mendapatkan menit bermain secara reguler.

Namun demikian, itu tidak berjalan lancar. Dari tiga penampilan dengan mengandalkan Paes, Ajax tidak pernah menang.

Terbaru, mereka menderita kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen pada Sabtu (7/3/2026) lalu. Hal ini membuat pelatih Fred Grim dipecat sebagai juru taktik tim senior.

Dia diturunkan sebagai pelatih tim Jong Ajax. Sedangkan pelatih yang tadinya menangani Jong Ajax, Oscar Garcia, bakal dipromosikan ke tim senior.

Setelah kekalahan dari Groningen, Maarten Paes sempat melontarkan kritikan pedas kepada media. Dia mengatakan bahwa Ajax tidak bisa bermain sebagai tim.

"Apa yang kurang? Sebuah tim. Orang-orang yang bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita benar-benar sebuah tim atau tidak. Kita semua harus bercermin dan melihat bagaimana kita bisa berkembang,” kata Paes, dilansir dari Voetbal International.

“Saat menang, semua orang berteman. Di saat-saat sulitlah kita akan melihat yang terbaik, apakah kita bersedia berjuang mati-matian untuk satu sama lain, apakah kita saling mendukung. Sepak bola adalah permainan yang penuh kesalahan, kita semua melakukannya, tetapi setidaknya kita harus menjadi sebuah tim," tambahnya.

Omongan Paes itu membuat sejumlah mantan pemain Ajax dan legenda Timnas Belanda, yaitu Wesley Sneijder dan Rafael van der Vaart, mengkritiknya. Pernyataannya dinilai tidak layak sebagai pemain baru.

“Teman-teman, tolonglah. Maarten Paes, ya ampun, seorang penjaga gawang berkata seperti itu. Saya akan langsung memulangkannya ke Amerika Serikat,” kata Van der Vaart, dilansir dari FC Update.

“Terutama ketika Anda baru bergabung dan masih harus membuktikan diri. Dia hanya mengatakan bahwa mereka bukanlah tim. Saya tidak bisa memahaminya sama sekali,” tambahnya.

Sneijder juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya, pernyataan Paes memang kurang layak disampaikan.

"Saya setuju dengan itu. Jika dia benar-benar ingin mengatakan sesuatu, seharusnya dia melakukannya sebelum pertandingan. Bukan seperti ini," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Belanda, FC Update, pun mengutarakan keheranannya. Menurut mereka, paes membuat kesan yang buruk sebagai penjaga gawang dan juga di depan kamera.

“Selama jendela transfer musim dingin, Paes direkrut oleh klub Amerika FC Dallas. Mantan kiper FC Utrecht itu tiba di Johan Cruijff Arena sebagai kiper pilihan kedua, tetapi langsung dicopot dari posisi kiper utama karena cedera serius yang dialami Vitezslav Jaros. Paes tidak hanya memberikan kesan buruk sebagai kiper, tetapi juga di depan kamera,” tulis FC Update. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seskab Teddy Paparkan Keberhasilan Magang Nasional, TII Dorong Penguatan Prinsip Meritokrasi

Seskab Teddy Paparkan Keberhasilan Magang Nasional, TII Dorong Penguatan Prinsip Meritokrasi

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 100 ribu orang mengikuti Program Magang Nasional sepanjang 2025 dan sekitar 30 persen di antaranya langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang.
Dinantikan Sekian Lama, MAMAMOO Akhirnya Siap Guncang Jakarta dalam Tour Bertajuk 4WARD

Dinantikan Sekian Lama, MAMAMOO Akhirnya Siap Guncang Jakarta dalam Tour Bertajuk 4WARD

WithUs Indonesia mengumumkan bahwa MAMAMOO akan tampil di Jakarta pada 19 September 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di NICE PIK 2.
Prabowo Sebut Dapur MBG Polri yang Terbaik, Klaim Tuai Pujian Pengamat Dunia

Prabowo Sebut Dapur MBG Polri yang Terbaik, Klaim Tuai Pujian Pengamat Dunia

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap keterlibatan Polri dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana di Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Ini Maknanya

Prabowo Terima Medali Loka Praja Samrakshana di Puncak HUT Bhayangkara ke-80, Ini Maknanya

Presiden Prabowo Subianto menerima Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana dari Polri pada puncak peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
Pidato HUT Bhayangkara, Prabowo Ingatkan Jati Diri Polri Lahir dari Perang Kemerdekaan

Pidato HUT Bhayangkara, Prabowo Ingatkan Jati Diri Polri Lahir dari Perang Kemerdekaan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Kepolisian Republik Indonesia tidak hanya mengemban tugas sebagai penegak hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab historis untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bhayangkara Naraya ke 6 Polisi, Siapa Saja?

Prabowo Beri Tanda Kehormatan Bhayangkara Naraya ke 6 Polisi, Siapa Saja?

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan tanda kehormatan Bhayangkara Naraya ke enam anggota Polri.

Trending

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Klub Super League Geriliya Pemain Abroad, Ini Prediksi Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Timnas Indonesia akan menjalani Piala AFF 2026 dengan bersaing di Grup A mulai pada akhir Juli 2026 mendatang. 
Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman Dokter Icha Ungkap Anggota DPRD TTU yang Diduga Intimidasi Tantang Dilaporkan, Apa Alasannya?

Paman dr Eliza Princila Utami Pakaenomi atau Dokter Icha, Fabianus Banase geram dengan reaksi tiga anggota DPRD Kabupaten TTU bantah intimidasi keponakannya.
Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Dokter Icha Tewas Usai Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Kabupaten TTU, Ini Respons Ketua DPR RI

Ketua DPR RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum menyelidiki kasus kematian dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias Icha hingga tuntas.
Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Hasil Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bawa Prancis Menang Lawan Swedia

Skor 3-0 dari gol Bradley Barcola dan brace Kylian Mbappe di Stadion New York New Jersey, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB membuat Prancis memulangkan Swedia dan berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia. 
Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Piala Dunia Kembali Memakan Korban, Ronald Koeman Resmi Mundur dari Pelatih Belanda

Ronald Koeman memutuskan mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala De Oranje dalam unggahannya di Instagram, pada Rabu (1/7/2026). 
Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Mahkamah Agung AS Kandaskan Perintah Trump soal Pembatasaan Hak Kewarganegaraan

Perintah Presiden Donald Trump yang membatasi kewarganegaraan bagi individu yang lahir di wilayah AS dibatalkan Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat pada Selasa
Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Anak Patrick Kluivert Jadi Korban Pelecehan Rasial Usai Gagal Bawa Belanda Tembus Babak 16 Besar Piala Dunia

Belanda secara mengejutkan kalah dari Maroko setelah kalah adu penalti pada Selasa (30/6/2026). Dalam laga tersebut, Justin Kluivert, Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi korban pelecehan rasial karena gagal mencetak gol dalam babak adu penalti. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT