News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Kamis, 9 April 2026 - 14:30 WIB
Dylan Vente
Sumber :
  • Instagram - Dylan Vente

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar terbaru datang dari SC Heerenveen terkait nasib Dylan Vente yang sempat terseret polemik dokumen kewarganegaraan. Penyerang asal Suriname itu dipastikan sudah kembali memenuhi syarat tampil dan dijadwalkan bergabung lagi dalam sesi latihan tim pada Kamis setelah kembali menjadi warga negara Belanda.

Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh klub asal Frisia melalui akun resmi mereka di platform X pada Rabu. Setelah absen selama sekitar satu pekan, pemain Timnas Suriname tersebut kini bisa kembali fokus memperkuat Heerenveen dalam lanjutan kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Dylan Vente harus menepi akibat persoalan administrasi paspor yang juga menyeret sejumlah pemain berdarah Indonesia maupun Suriname di Belanda. Situasi ini sempat menjadi sorotan karena berdampak langsung pada izin bermain para pemain di level klub.

Dikutip dari media Belanda, Telegraaf, pihak Heerenveen memastikan bahwa Vente kembali berstatus layak bermain berkat proses "pengembalian kewarganegaraan". Proses tersebut memungkinkan seseorang mendapatkan kembali status warga negara Belanda setelah menyerahkan paspor dari negara lain yang dimiliki.

Dylan Vente
Dylan Vente
Sumber :
  • Instagram - Dylan Vente

Masalah serupa juga sempat dialami sejumlah pemain lain di Eredivisie. Klub Go Ahead Eagles bahkan turut mengonfirmasi bahwa Dean James dan Richonell Margaret kini juga sudah dapat kembali dimainkan dalam laga berikutnya.

Nama Dean James menjadi salah satu yang paling disorot dalam polemik ini. Bek keturunan Indonesia-Belanda tersebut sebelumnya menjadi pusat perhatian setelah NAC memprotes keterlibatannya saat Go Ahead Eagles menang telak 6-0 pada akhir Maret lalu.

Kasus ini memunculkan perhatian besar terhadap aturan kewarganegaraan ganda yang berlaku di Belanda. Sejumlah pemain yang memilih membela timnas negara lain seperti Indonesia atau Suriname berisiko kehilangan status kewarganegaraan Belanda jika proses administrasinya tidak sesuai aturan.

Dampak dari persoalan itu bukan hanya soal status negara, tetapi juga berkaitan dengan izin kerja dan hak bermain di kompetisi domestik. Kini, setelah masalah administrasi mulai terselesaikan, para pemain yang sempat terdampak bisa kembali memperkuat klub masing-masing tanpa hambatan.

KNVB Umumkan Hasil Investigasi Dean James

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Polemik status Dean James di Go Ahead Eagles akhirnya mulai menemukan kejelasan. Setelah sempat memicu tanda tanya besar soal keabsahan penampilannya di Eredivisie, jaksa independen KNVB memastikan tidak ada hukuman yang akan diberikan kepada pemain keturunan Indonesia itu maupun klubnya.

Keputusan tersebut diumumkan KNVB dalam pernyataan resmi pada Rabu. Federasi sepak bola Belanda itu menegaskan bahwa hasil penyelidikan tidak menemukan unsur pelanggaran yang disengaja dalam kasus administrasi kewarganegaraan Dean James.

Kasus ini sebelumnya ramai dibicarakan setelah Dean James diketahui sudah membela Timnas Indonesia dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir. Kondisi itu membuat status kewarganegaraan Belandanya otomatis gugur usai proses naturalisasi, sehingga memunculkan persoalan soal izin bermain di kompetisi kasta tertinggi Belanda.

Menurut hasil pemeriksaan KNVB, sejak Maret 2025 Dean James sebenarnya tidak lagi memenuhi syarat administratif untuk tampil di Eredivisie. Namun, kondisi tersebut baru diketahui setelah proses verifikasi lanjutan dilakukan, sehingga menimbulkan polemik di tengah kompetisi yang sedang berjalan.

“Hal ini disebabkan karena baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari memperoleh kewarganegaraan selain Belanda. Selain itu, telah terbukti bahwa konsekuensi dari memperoleh kewarganegaraan lain lebih banyak tidak diketahui di kalangan sepak bola profesional.”

Pernyataan itu menjadi alasan utama KNVB memilih tidak menjatuhkan sanksi. Federasi menilai persoalan ini terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap aturan kewarganegaraan, bukan karena adanya unsur kesengajaan dari Dean James maupun pihak klub.

Di tengah bergulirnya kasus ini, NAC Breda sempat mempertanyakan validitas hasil pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Bahkan, muncul spekulasi bahwa duel tersebut berpotensi diulang jika ditemukan pelanggaran serius dalam status administrasi pemain.

Meski demikian, keputusan terbaru KNVB membuat peluang besar hasil pertandingan tetap dinyatakan sah. Langkah ini sekaligus memberi kepastian sementara bagi Go Ahead Eagles untuk tetap fokus menjalani sisa musim tanpa ancaman hukuman tambahan.

KNVB juga menegaskan bahwa kasus Dean James harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh klub profesional di Belanda. Ke depan, setiap pemain yang menjalani perpindahan kewarganegaraan wajib memahami dampak hukum dan administrasi agar persoalan serupa tidak kembali terulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, nasib Dean James untuk laga berikutnya masih menunggu proses administrasi lanjutan. Dokumen yang berkaitan dengan status kewarganegaraannya kini masih ditangani oleh otoritas imigrasi Belanda atau IND.

Tak hanya Dean James, pemain Go Ahead Eagles lainnya, Richonell Margaret, juga disebut tengah menjalani proses serupa. Kedua pemain itu masih menanti kepastian akhir agar bisa kembali tampil tanpa kendala dalam lanjutan Eredivisie akhir pekan ini.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Sadis di Bantul, Pemicu Utama Kemarahan Tersangka Terungkap

Polres Bantul menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa KYR (36), warga Dusun Kaliurang, Argomulyo, Sedayu. 
PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PTPN I Regional 5 Surabaya Gelontorkan Rp30,43 Miliar untuk UMKM dan Peternak

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 5 terus memperkuat kontribusi sosial melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), non-TJSL, serta dukungan pemberian pinjaman lunak modal kerja bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kepada para pelaku usaha dan peternak.
DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

DPR Soroti Risiko PMI di Wilayah Konflik: Penempatan Harus Bisa Ditunda

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari menyoroti keberadaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah konflik. Ia minta pemerintah pastikan keselamatan mereka
Hujan Deras Sejak Kamis, Luapan Kali Belik Rendam Rumah Warga di Gondokusuman Yogyakarta

Hujan Deras Sejak Kamis, Luapan Kali Belik Rendam Rumah Warga di Gondokusuman Yogyakarta

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Yogyakarta sejak Kamis (9/4/2026) sore hingga Jumat (10/4/2026) dini hari menyebabkan aliran air Kali Belik di wilayah Klitren, Gondokusuman meluap dan merendam permukiman warga setempat. Dua rumah dilaporkan terdampak. 
Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Mauricio Souza Minta Para Pemain Jaga Emosi Demi Tak Rugikan Persija Jakarta saat Hadapi Persebaya Surabaya

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan khusus kepada para pemain Macan Kemayoran.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Fajar/Fikri Melesat ke Semifinal Usai Sikat Ganda Taiwan

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melesat ke semifinal Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT