GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eredivisie Sudah Ketok Palu, Laga NAC Breda vs Go Ahead Eagles Resmi Diputuskan Tak Akan Diulang

Otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, resmi mengetuk palu dan menolak tuntutan dari NAC Breda untuk melakukan pertandingan ulang dengan Go Ahead Eagles.
Jumat, 10 April 2026 - 07:03 WIB
Pemain Timnas Indonesia Dean James di Go Ahead Eagles
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

tvOnenews.com - Dunia sepak bola Belanda sempat diguncang oleh kontroversi administratif yang melibatkan klub NAC Breda dan Go Ahead Eagles.

Perdebatan ini berpusat pada status pemain Dean James yang dianggap ilegal saat diturunkan dalam pertandingan kedua tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, otoritas liga tertinggi Belanda, Eredivisie, secara resmi telah mengetuk palu dan menolak mentah-mentah tuntutan untuk melakukan pertandingan ulang.

 

Awal mula kontroversi

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James
Sumber :
  • Go Ahead Eagles

Masalah ini mencuat setelah pihak NAC Breda mengajukan protes keras terkait keabsahan Dean James.

Mereka mengeklaim bahwa pemain tersebut seharusnya tidak diizinkan bermain karena masalah pendaftaran atau akumulasi sanksi yang belum tuntas.

Jika tuntutan ini dikabulkan, Go Ahead Eagles terancam kehilangan poin atau dipaksa melakukan tanding ulang (replay).

Ketidakpastian ini sempat membuat klasemen Eredivisie berada dalam zona abu-abu, mengingat setiap poin sangat berharga dalam persaingan menuju kompetisi Eropa maupun perjuangan menghindari degradasi.

 

Keputusan final otoritas liga

Dean James
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles

Setelah melakukan investigasi mendalam terhadap dokumen pendaftaran dan regulasi pemain, pihak Eredivisie bersama KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda) menyatakan, bahwa tidak ada aturan yang dilanggar secara fatal. Otoritas liga menegaskan bahwa status Dean James adalah sah pada saat laga berlangsung.

Pihak liga pun akhirnya memberikan pernyataan yang menutup peluang bagi adanya pertandingan ulang antara NAC Breda vs Go Ahead Eagles maupun perubahan hasil pertandingan.

"Dalam konteks penyeimbangan kepentingan yang harus dilakukan oleh dewan kompetisi, dewan kompetisi berpendapat tidak dapat diterima jika ketidakpastian di luar domain olahraga dan regulasi menyebabkan gangguan kompetisi," begitulah penjelasan Eredivisie, dikutip Voetbal Primeur pada Jumat (10/4/2026).

"Selain itu, hal ini juga dapat merugikan semua klub," sambung pernyataan resmi tersebut.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi klub-klub lain untuk lebih teliti dalam memahami regulasi sebelum mengajukan tuntutan formal yang bisa menguras waktu dan energi organisasi, serta dapat menyebabkan efek domino ke kompetisi yang tengah berlangsung.

 

Dampak bagi kedua klub

Dean James
Dean James
Sumber :
  • Facebook - Go Ahead Eagles

Bagi Go Ahed Eagles, keputusan Eredivisie tersebut tentu saja menjadi angin segar. Mereka dapat bernapas lega karena poin yang telah mereka perjuangkan di lapangan tidak hangus begitu saja. Fokus tim pun kini kembali sepenuhnya ke lapangan hijau untuk menatap sisa musim.

Sebaliknya, bagi NAC Breda, penolakan ini tentu mengecewakan. Upaya mereka untuk mendapatkan keuntungan melalui jalur administratif kandas.

Voetbal Primeur pun menuliskan dalam laporannya, bahwa NAC Breda, yang kini berada di posisi ke-17 di Liga Belanda 2025/2026, bersiap mengambil langkah lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak menutup kemungkinan tim peringkat ketujuh belas di Eredivisie akan mengambil tindakan lebih lanjut," tulis Voetbal Primeur.

Kasus Dean James kini resmi ditutup, dan sudah saatnya bagi NAC Breda harus menerima kekalahan telak mereka atas Go Ahead Eagles. Sebab, Eredivisie sudah menetapkan bahwa laga antara kedua klub tersebut tak akan diulang. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trend Terpopuler: Reaksi Berkelas Dedi Mulyadi Dilecehkan Warga Pangandaran, Hingga Gubernur Jabar Terpesona Wanita Papua

Trend Terpopuler: Reaksi Berkelas Dedi Mulyadi Dilecehkan Warga Pangandaran, Hingga Gubernur Jabar Terpesona Wanita Papua

Reaksi berkelas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dilecehkan warga Pangandaran. Kang Dedi Mulyadi (KDM) terpesona paras wanita Jayapura saat mengunjungi Papua.
Tak Berhenti Bersinar, Mantan Rival Megawati Hangestri Kembali Sabet Penghargaan Bergengsi di Korea

Tak Berhenti Bersinar, Mantan Rival Megawati Hangestri Kembali Sabet Penghargaan Bergengsi di Korea

Mantan rival Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, Gyselle Silva, kembali meraih penghargaan individu. Bintang GS Caltex itu dinobatkan sebagai MVP April.
Dedi Mulyadi dan Pejabat Papua sampai Menahan Air Mata saat Dengar Lagu Ciptaan KDM Menggema di Tanah Papua

Dedi Mulyadi dan Pejabat Papua sampai Menahan Air Mata saat Dengar Lagu Ciptaan KDM Menggema di Tanah Papua

Pejabat Papua bersama Dedi Mulyadi mendengarkan lagu yang diciptakan KDM khusus untuk Tanah Papua. Sebuah lagu yang menyentuh hati pendengarnya sampai terharu.
Mulai Sekarang Awali Kegiatanmu dengan Kalimat ini, Dijamin Dipermudah

Mulai Sekarang Awali Kegiatanmu dengan Kalimat ini, Dijamin Dipermudah

Sada kalimat baik yang sebaiknya diucapkan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
Praktisi Hukum Soroti Sayembara Rp750 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Temukan Aman Yani: Ini Langkah Tak Biasa

Praktisi Hukum Soroti Sayembara Rp750 Juta dari Dedi Mulyadi untuk Temukan Aman Yani: Ini Langkah Tak Biasa

Praktisi hukum analisa langkah Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) buka sayembara Rp750 juta cari Aman Yani diduga dalang pembunuhan satu keluarga di Indramayu.
Prabowo Wajibkan Bahasa Perancis di Sekolah, Ini Kritik Tajam PDIP

Prabowo Wajibkan Bahasa Perancis di Sekolah, Ini Kritik Tajam PDIP

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan Bahasa Perancis diajarkan di seluruh sekolah.

Trending

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan Mulai Curiga Pemain Ini akan Gantikan Posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday

Bung Ropan memberikan prediksinya soal siapa pemain yang akan mengisi posisi Jay Idzes di Timnas Indonesia. Jay Idzes dipastikan absen dalam FIFA Matchday Juni.
Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Sebelum Berangkat Penuhi Panggilan Timnas Indonesia, Emil Audero Sempatkan Bicara Soal Masa Depannya di Cremonese

Penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero bicara terkait masa depannya bersama Cremonese yang terdegradasi ke Serie B usai finis tiga terbawah di Serie A.
Update Lagi di Bandara Qatar, Bek Muda Jerman Kelahiran Jakarta Ini Diam-diam Merapat ke Timnas Indonesia?

Update Lagi di Bandara Qatar, Bek Muda Jerman Kelahiran Jakarta Ini Diam-diam Merapat ke Timnas Indonesia?

Kedapatan update Instagram Stories transit di Bandara Qatar, apakah bek Jerman kelahiran Jakarta Reno Munz akan gabung Timnas Indonesia asuhan John Herdman?
PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

PDIP Minta Pemerintah Umumkan ke Publik Agenda dan Target Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira meminta pemerintah menjelaskan ke publik terkait agenda dan target yang ingin dicapai dari kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto ke luar negeri.
Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Ini Sosok Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Jakarta Selatan

Polisi gerak cepat mengamankan diduga pelaku pembunuhan wanita berinisial L yang tewas dengan luka di kepala, di sebuah hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT