News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Jay Idzes, Eks AC Milan Disindir Media Italia Usai Gagal Bantu Como FC Kalahkan Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil sangat solid saat Sassuolo membekuk Como FC di Liga Italia. Media Italia pun menyindir striker lawan yang mati kutu.
Sabtu, 18 April 2026 - 08:15 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes saat Memperkuat Sassuolo di Liga Italia
Sumber :
  • REUTERS/Alessandro Garofalo

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil sangat solid saat Sassuolo membekuk Como di Liga Italia. Media Italia pun menyindir striker lawan yang mati kutu sepanjang laga.

Media Italia menyoroti performa Alvaro Morata yang gagal memberi dampak saat Como 1907 menghadapi Sassuolo. Penyerang eks AC Milan itu dinilai tak berkutik karena dikawal ketat oleh Jay Idzes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sassuolo sukses meraih kemenangan penting dengan skor 2-1 saat menjamu Como dalam lanjutan giornata ke-33 Serie A musim 2025/2026. Laga yang digelar di Mapei Stadium itu menunjukkan dominasi Como dalam penguasaan bola, namun minim efektivitas di depan gawang.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-42 lewat aksi Cristian Volpato yang melepaskan tembakan lob akurat. Bola melambung melewati kiper Jean Butez dan membawa Sassuolo unggul lebih dulu.

Keunggulan tersebut bertambah dua menit kemudian melalui M’Bala Nzola. Ia sukses memanfaatkan serangan balik cepat untuk menggandakan skor menjadi 2-0.

Como sempat memperkecil ketertinggalan jelang turun minum lewat sundulan Nico Paz. Gol itu menjaga asa tim tamu sebelum memasuki babak kedua.

Memasuki paruh kedua, Como tampil lebih agresif dengan terus menekan lini pertahanan tuan rumah. Namun, upaya demi upaya yang dibangun tak mampu menghasilkan gol penyeimbang.

Di balik kokohnya pertahanan Sassuolo, nama Jay Idzes tampil menonjol sepanjang pertandingan. Bek yang juga kapten Timnas Indonesia itu bermain disiplin dan menjadi kunci dalam meredam serangan lawan.

Idzes mencatat lima sapuan penting serta dua blok krusial selama 90 menit. Ia juga memenangkan empat dari lima duel yang dijalani, menunjukkan dominasinya di lini belakang.

Penampilan solid tersebut mendapat apresiasi dari media Italia, termasuk Calciomercato.com. Mereka menilai Idzes mampu mengoordinasi pertahanan dengan baik sekaligus membaca pergerakan lawan secara cermat.

Di sisi lain, performa Alvaro Morata justru menuai kritik tajam. Penyerang berpengalaman itu dianggap gagal memberikan kontribusi berarti bagi lini serang Como.

Calciomercato.com bahkan menyebut Morata seperti “menghilang” dalam pertandingan tersebut. Ia dinilai tak mampu menembus pertahanan Sassuolo yang dikomandoi Idzes.

“Morata tidak memberikan apa-apa, pertahanan lawan mampu mengendalikannya tanpa kesulitan berarti selain beberapa tembakan yang tidak berbahaya,” tulis media tersebut. Pernyataan itu menjadi sorotan karena menggambarkan betapa efektifnya lini belakang Sassuolo.

Kegagalan Morata mencetak gol sekaligus menegaskan kualitas Idzes di level tertinggi. Bek berusia 24 tahun itu menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing menghadapi penyerang kelas Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tambahan tiga poin membawa Sassuolo naik ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 45 poin dari 33 laga. Sementara itu, Como tertahan di posisi kelima dengan 58 poin dan mulai mendapat tekanan dalam perburuan tiket kompetisi Eropa.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT