Para Pengamat Liga Belanda Tak Habis Pikir NAC Breda Berjuang Habis-habisan Lawan KNVB usai Kalah 0-6 dari Dean James Cs
- REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Jakarta, tvOnenews.com - Para pengamat Liga Belanda mengutarakan keheranannya terhadap langkah NAC Breda. Mereka menuntut kepada Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) usai kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles yang memainkan Dean James.
Skandal paspor di Liga Belanda masih belum usai meski para pemain yang terlibat sudah bisa kembali ke lapangan. Kasus ini membuat empat pemain Timnas Indonesia dilarang bermain.
Awalnya menimpa Dean James, laporan NAC Breda berujung kepada skandal terhadap para pemain naturalisasi lainnya. Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens dilarang bermain bersama klubnya masing-masing.
Namun, itu tampak menemui titik terang pada pekan lalu. Keempatnya sudah bisa kembali bermain seiring dengan putusan KNVB untuk tidak menghukum Dean James dan Go Ahead Eagles atas laporan NAC Breda.
Namun, NAC memutuskan untuk membawa kasus ini ke pengadilan. Mereka menentang putusan KNVB yang tidak menghukum sang bek kiri Timnas Indonesia ataupun klubnya.
Yang sulit dipahami oleh sejumlah pihak adalah NAC kalah telak dengan skor 0-6. James bahkan tidak mencetak satu gol pun dalam laga itu.
Hal ini dipertanyakan di Studio Voetbal, sebuah acara yang membahas kancah Liga Belanda. Reporter NOS, Jeroen Stekelenburg, dengan terang-terangan berkata, “Anda tidak akalh 1-0, namun 6-0,” katanya, dilansir dari Voetbal Primeur.
Namun demikian, pejabat NAC Breda, Pierre van Hoijdonk, mengatakan bahwa itu hanya sentimen. “Itu sentimen. Bagi saya, itu sama saja seperti kalah 1-0, namun Anda harus kalah 6-0,” tandasnya.
Eks gelandang Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda, Rafael van der Vaart, pun juga tidak bisa memahaminya. “Saya tidak mengerti itu,” tandas Van der Vaart.
Van Hoijdonk masih dituntut penjelasan. Dia memahami bahwa kasus ini akan lebih mudah dipahami jika NAC kalah dengan skor 0-1.
"Tentu saja Anda bisa kalah 1-0 dalam pertandingan, tetapi lawan mendapatkan begitu banyak peluang sehingga seharusnya skornya 6-0. Jika kita kalah 1-0 dan mengangkat kasus ini, Anda akan berkata: sekarang ini agak masuk akal," katanya.
Dilaporkan oleh Voetbal Primeur, mantan pemain tim nasional Belanda Wim Kieft juga menertawakan pernyataan Van Hoijdonk. “Itu sama sekali tidak masuk akal,” katanya.
Load more