Emil Audero Terima Kabar Buruk, Kiper Timnas Indonesia Kirim Pesan Khusus kepada Para Suporter
- REUTERS/Ciro De Luca
Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menerima kabar buruk menjelang duel di Liga Italia. Dia pun mengirimkan pesan khusus kepada para suporter.
Audero masih menjadi andalan untuk Cremonese di musim ini. Namun, masa depannya tidak terjamin karena dia hanya dipinjam dari Como selama semusim.
Itu akan semakin merepotkan jika Cremonese terdegradasi ke kasta kedua Liga Italia, Serie B. Sebab, itu menjadi tidak memungkinkan bagi mereka mempermanenkan Audero dari Como.
Nasib sang kiper pun terancam luntang-lantung pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun, I Grigiorossi masih memiliki empat laga lagi untuk menyelamatkan diri dari ancaman terdegradasi dari Serie A.
Sayangnya, Cremonese menerima kabar buruk pada Sabtu (2/5/2026) kemarin. Sebab, Lecce berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Pisa.
Hasil tersebut memamstikan Pisa terdegradasi ke Serie B. Selain itu, Hellas Verona juga dipastikan tidak bisa selamat lagi dari ancaman degradasi karena tertinggal 13 poin dari Lecce dengan sisa empat laga lagi untuk dimainkan.
Pada saat ini, Lecce ada di peringkat ke-17 dengan catatan 32 poin dari 35 laga. Mereka unggul empat poin di depan Cremonese, yang ada di peringkat teratas zona degradasi alias urutan ke-18.
Emil Audero dan kolega harus meraih kemenangan pada saat menjamu Lazio di Stadio Giovanni Zini pada Senin (4/5/2026) esok malam WIB. Sang kiper Timnas Indonesia pun menyadari bahwa itu tugas yang berat.
Namun, Audero meminta bantuan dari para pendukung Cremonese. Sebab, tiga laga di antaranya akan dilaksanakan di kandang mereka, Stadio Giovanni Zini.
“Kami akan menghadapi Lazio, Pisa, dan Como di Zini, dan dukungan dari publik bisa membantu kami. Kami juga memahami mood dari para fans, karena mereka juga menderita ketika kami kalah,” kata Audero kepada CR1, dilansir media Italia, Tuttomercatoweb.
Kiper berusia 29 tahun itu mengingatkan para fans agar tidak kehilangan harapan. Mereka masih belum terdegradasi secara matematis, jadi itu masih memungkinkan untuk selamat.
"Di tahun seperti ini, tidak mudah menemukan motivasi dan keinginan untuk datang ke stadion dan menyemangati kami. Terlepas dari dukungan mereka yang berkelanjutan, permintaan saya, dan kami semua, adalah agar Anda mendukung kami di bulan terakhir ini,” kata kiper kelahiran Lombok tersebut.
Load more