PSG Tegaskan Dominasi di Eropa usai Kandaskan Bayern, Jumpa Arsenal di Final Liga Champions 2025-2026
- REUTERS/Angelika Warmuth
‎Jakarta, tvOnenews.com - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menunjukkan dominasinya di pentas Eropa setelah memastikan langkah ke final Liga Champions musim ini. Klub asal Prancis tersebut sukses menyingkirkan Bayern Munchen dalam duel semifinal yang berlangsung ketat dengan agregat akhir 6-5.
‎Keberhasilan PSG diraih usai menahan imbang Bayern Munchen 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Hasil itu cukup membawa Les Parisiens melangkah ke partai puncak karena unggul agregat dari wakil Jerman tersebut.
‎PSG pun mencatat pencapaian impresif dengan lolos ke final Liga Champions dalam dua musim beruntun. Konsistensi mereka di kompetisi elite Eropa kini semakin mempertegas status sebagai salah satu kekuatan besar benua biru.
‎Pada laga tersebut, Ousmane Dembele tampil sebagai pembeda bagi PSG lewat gol cepat di awal pertandingan. Sementara Bayern hanya mampu membalas melalui Harry Kane pada penghujung laga.
‎Di final nanti, PSG akan berhadapan dengan Arsenal yang sebelumnya menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Duel perebutan gelar diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sedang berada dalam performa terbaiknya musim ini
‎Sejak peluit awal dibunyikan, PSG langsung tampil menekan meski bermain di markas lawan. Pasukan Luis Enrique terlihat percaya diri untuk menguasai jalannya pertandingan sejak menit pertama.
‎Keunggulan PSG datang sangat cepat ketika laga baru berjalan tiga menit. Ousmane Dembele sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membuat publik Allianz Arena terdiam.
‎Gol tersebut bermula dari aksi Khvicha Kvaratskhelia di sisi kiri serangan PSG. Winger asal Georgia itu melepaskan umpan tarik akurat yang langsung disambar Dembele dengan sepakan keras tanpa mampu diantisipasi Manuel Neuer.
‎Gol cepat itu membuat Bayern berada dalam tekanan besar karena harus mengejar ketertinggalan agregat. Tim tuan rumah kemudian mencoba bangkit lewat kombinasi serangan Luis Diaz dan Harry Kane.
‎Meski begitu, peluang demi peluang Bayern masih mampu dipatahkan lini pertahanan PSG. Penampilan Matvey Safonov di bawah mistar juga menjadi salah satu faktor penting yang membuat PSG tetap unggul.
‎Michael Olise sempat memberikan ancaman bagi pertahanan tim tamu lewat beberapa percobaan berbahaya. Namun, penyelesaian akhir Bayern masih belum cukup efektif untuk membongkar pertahanan rapat PSG.
‎Pertandingan juga diwarnai ketegangan ketika Bayern meminta penalti akibat dugaan handball Nuno Mendes dan Joao Neves. Akan tetapi, wasit memilih melanjutkan pertandingan setelah tidak melihat adanya pelanggaran.
‎Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat dengan kedua tim saling melancarkan serangan. PSG hampir menambah keunggulan lewat peluang emas yang diperoleh Kvaratskhelia.
‎Pemain asal Georgia itu melepaskan tembakan keras ke arah sudut gawang Bayern. Namun, Manuel Neuer menunjukkan refleks luar biasa untuk menggagalkan peluang tersebut.
‎Di sisi lain, Safonov kembali menjadi penyelamat PSG lewat sejumlah penyelamatan penting dari peluang Luis Diaz dan Michael Olise. Bayern akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-90+4 melalui Harry Kane setelah menerima umpan Alphonso Davies, tetapi gol itu tak cukup untuk membalikkan keadaan dan PSG tetap melaju ke final Liga Champions.
‎Susunan Pemain
‎Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Laimer, Upamecano (Karl 85’), Tah (Min-jae 67’), Stanisic (Davies 67’); Kimmich, Pavlovic; Olise, Luis Diaz, Musiala (Jacson 78’); Kane
‎PSG (4-3-3): Safonov; Zaire Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes (Mayulu 85’); Vitinha, Ruiz (Beraldo 76’), Neves; Doue (Lucas Hernandez 6’), Kvaratskhelia, Dembele (Barcola 65’).
‎(igp/rda)Â
Load more