Update Klasemen Liga Italia 2025-2026: Emil Audero Ketiban Untung, AC Milan Terancam Batal Tampil di Liga Champions
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Emil Audero menerima keuntungan di klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Di sisi lain, AC Milan berada dalam posisi terancam untuk tampil di Liga Champions musim depan.
Sang kiper Timnas Indonesia membawa misi untuk membantu Cremonese lolos dari ancaman degradasi. Mereka berada di peringkat ke-18 klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan ketertinggalan empat poin dari Lecce yang ada di zona aman.
Namun, ada peluang untuk mengikis ketertinggalan di akhir pekan ini setelah Lecce menderita kekalahan 0-1 dari Juventus. Di sisi lain, Cremonese menjamu Pisa yang sudah terdegradasi.
I Grigiorossi berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 3-0. Jamie Vardy, Federico Bonazzoli, dan David Okereke secara bergiliran mencetak gol. Audero jarang menerima ancaman karena Pisa mengakhiri laga dengan sembilan orang.
Rosen Bozhinov dikartu merah pada menit ke-23, dan Felipe Loyola juga menerima kartu yang sama. Alhasil, gawang Audero tidak pernah terancam hingga laga usai.
Kemenangan 3-0 membantu Cremonese mendekati Lecce. Kini, mereka hanya terpaut satu poin saja dari zona aman dengan sisa dua laga lagi untuk dimainkan.
Di papan atas, tiket ke Liga Champions diperebutkan secara ketat oleh Juventus, AC Milan, AS Roma, dan Como. Pada laga semalam, Minggu (10/5/2026), Como dan Roma sama-sama menang.
Como berhasil menang dengan skor tipis 1-0 atas Hellas Verona di Stadio Marc’Antonio Bentegodi. Anastasious Douvikas berhasil mencetak gol pembeda pada menit ke-71.
Sedangkan Roma harus berjuang keras untuk mengklaim tiga poin dari Parma. Kemenangan Giallorossi di Ennio Tardini baru dipastikan pada menit-menit akhir.
Donyell Malen telah membuat Roma unggul sejak menit ke-22. Namun, Parma berhasil membalikkan keadaan melalui Gabriel Strefezza dan Mandela Keita.
Di masa injury time, Roma berhasil mencetak gol penyeimbang melalui Devyne Rensch pada menit ke-90 lewat empat menit. Kemudian, drama terjadi di menit-menit akhir.
Laga yang harusnya diperpanjang enam menit diubah menjadi 11 menit. Wasit perlu menimbang ulang melalui VAR untuk memberikan penalti, yang kemudian sukses dieksekusi oleh Donyell Malen.
Load more