Dibuang AC Milan, Permata Italia Tolak Ajakan Kembali ke San Siro dan Pilih Gabung Tim Rival Serie A Musim Depan
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com - Mattia Liberali akhirnya buka suara soal keputusannya menolak kesempatan kembali ke AC Milan. Gelandang muda Italia itu justru memilih melanjutkan karier bersama Como FC pada bursa transfer musim panas ini.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan. Pasalnya, AC Milan disebut telah berupaya keras memulangkan pemain jebolan akademinya itu ke Milanello.
Upaya Rossoneri bukan sekadar rumor. Manajemen klub dikabarkan melakukan pendekatan serius agar Liberali bersedia kembali mengenakan seragam merah-hitam.
Bahkan, pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, disebut turun tangan secara langsung. Ia menghubungi Liberali secara pribadi untuk menjelaskan rencana besar klub terhadap masa depannya.
Meski mendapat perhatian khusus dari petinggi klub, Liberali tetap pada pendiriannya. Pemain muda berusia 19 tahun itu merasa Como merupakan tempat terbaik untuk melanjutkan proses perkembangannya.
Pilihan tersebut bukan tanpa alasan. Liberali mengaku langsung tertarik setelah mendapat komunikasi dari pelatih Como, Cesc Fabregas, beberapa hari sebelum proses transfer dimulai.
Menurut Liberali, Fabregas memberikan keyakinan sejak percakapan pertama. Mantan gelandang Barcelona dan Arsenal itu menjelaskan secara rinci peran yang akan ia jalankan di dalam tim.
Liberali menilai Fabregas memahami karakter permainannya. Sang pelatih juga meyakini dirinya mampu bermain di beberapa posisi, mulai dari gelandang serang, pemain sayap, hingga false nine.
"Fabregas menghubungi saya sekitar empat atau lima hari sebelumnya. Dia ingin saya segera bergabung dan memahami karakter permainan saya," ujar Liberali dilansir dari Sempremilan.
"Dia mengatakan saya bisa bermain di semua posisi menyerang, mulai dari gelandang serang, pemain sayap, hingga false nine. Itu menjadi salah satu alasan yang membuat saya tertarik," lanjutnya.
Tak hanya karena sosok pelatih, Liberali juga terkesan dengan proyek jangka panjang Como. Menurutnya, klub tersebut memiliki ambisi besar sekaligus memberikan ruang berkembang bagi para pemain muda.
Ia melihat kesempatan bermain secara reguler lebih terbuka di Como. Situasi itu dianggap penting untuk mempercepat perkembangan kariernya di level tertinggi.
"Soal transfer ini, sejak kontak pertama dengan Fabregas saya sudah tahu mereka benar-benar menginginkan saya. Saya juga langsung tertarik dengan proyek yang mereka tawarkan," ungkap Liberali.
"Bergabung dengan Como berarti datang ke klub yang ambisius, dipenuhi pemain muda, dan memberi kesempatan kepada mereka untuk berkembang serta mendapatkan menit bermain," sambungnya.
Ketika ditanya alasan menolak AC Milan, Liberali memberikan jawaban yang lugas. Ia menilai keputusan bergabung dengan Como merupakan langkah paling tepat untuk fase kariernya saat ini.
"Saya tidak memilih AC Milan karena merasa inilah jalan terbaik untuk saya sekarang. Setelah itu, nanti kita lihat bagaimana ke depannya," kata Liberali.
Keputusan tersebut memang membuat banyak pendukung Rossoneri kecewa. Namun, peluang Liberali kembali ke San Siro suatu saat nanti belum sepenuhnya tertutup apabila perkembangannya terus menunjukkan tren positif.
Kini, fokus sang gelandang sepenuhnya tertuju kepada Como. Ia berharap dapat memanfaatkan setiap kesempatan bermain untuk membuktikan kualitasnya sekaligus membuka jalan menuju level yang lebih tinggi pada masa mendatang.
(sub)
Load more