Mac Allister Akhirnya Blak-blakan Jelang Perpisahan Lionel Messi dari Argentina, Singgung Ballon d'Or
- REUTERS/Nathan Ray Seebeck
tvOnenews.com - Gelandang tim nasional Argentina, Alexis Mac Allister, mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan berakhirnya era Lionel Messi bersama La Albiceleste.
Mac Allister menilai tim nasional Argentina harus semakin kuat sebagai sebuah kesatuan untuk menghadapi periode setelah kepergian sang megabintang.
Hal itu disampaikan pemain bintang Liverpool itu dalam wawancara dengan ESPN, Mac Allister mengatakan, "Kita harus menerima kenyataan bahwa Messi, pemain terbaik di dunia yang membuat perbedaan dalam pertandingan, tidak lagi bersama tim nasional,"
- REUTERS/Amanda Perobelli TPX IMAGES OF THE DAY
"Ke depannya, menjadi lebih kuat sebagai sebuah tim adalah hal yang paling penting," tambahnya.
Lionel Messi saat ini memegang rekor sepanjang masa untuk penampilan dan gol terbanyak bersama tim nasional Argentina. Ia telah mencatat 207 penampilan dan mencetak 125 gol untuk negaranya.
Mac Allister pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Messi atas perjalanan yang telah mereka lalui bersama.
"Kata-kata yang dapat saya ucapkan kepada Messi selalu sama: terima kasih," ujarnya,
"Saya juga tahu bahwa tidak akan pernah ada pemain lain seperti dia," tambah dia.
Ia melanjutkan, "Kami sangat menikmati waktu yang kami habiskan bersama Messi, dan kami berterima kasih atas semua yang telah dia bantu kami menangkan," menambahkan, "Perpisahannya akan menjadi momen yang sangat emosional."
Selain membicarakan masa depan Argentina tanpa Messi, Mac Allister
juga tidak menyembunyikan harapannya agar pemain berusia 39 tahun tersebut kembali meraih Ballon d'Or.
“Jika Anda orang Argentina, Anda tentu ingin Messi memenangkannya, dia memainkan pertandingan yang luar biasa di Piala Dunia, dan sulit untuk menemukan alasan mengapa dia tidak seharusnya memenangkannya,”
Meski demikian, pemain berusia 27 tahun itu menyadari bahwa persaingan Ballon d'Or tidak hanya ditentukan oleh performa di satu ajang.
“Saat ini, rekor dan statistik memiliki bobot lebih besar daripada di masa lalu, dan sulit untuk mengetahui kriteria pasti apa yang digunakan untuk pemungutan suara,”
“Semua pemain yang dinominasikan luar biasa, dan siapa pun pantas menerimanya.”
Di sisi lain, Mac Allister juga berbicara mengenai masa depannya bersama Liverpool. Kontraknya bersama klub masih tersisa dua tahun, tetapi hingga kini belum ada tawaran perpanjangan kontrak yang diterimanya.
Sebelumnya, ia sempat mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapatkan tawaran kontrak baru, berbeda dengan rekan-rekan sesama gelandang, Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai, yang telah ditawari perpanjangan kontrak.
"Belum ada yang diputuskan secara pasti. Saya masih memiliki sisa kontrak dua tahun, dan banyak hal dapat terjadi selama waktu itu," kata Mac Allister. "Ada banyak kemungkinan yang terbuka."
Meski situasi kontraknya belum menemui kepastian, Mac Allister menegaskan keinginannya untuk bertahan lebih lama di Anfield.
"Jika memungkinkan, saya ingin tetap di Liverpool untuk jangka waktu yang lebih lama. Bahkan jika kontrak saya berakhir dalam dua tahun, saya akan menikmati waktu itu bersama keluarga saya. Saya tidak ragu bahwa saya bermain untuk salah satu klub terbaik di dunia," tegasnya.
Load more