Lawan Persib di ACL Two Resmi Juara Liga Korea Selatan, Maung Bandung Kini Wajib Waspada
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu rival Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027, FC Seoul, resmi memastikan gelar juara K League 1 musim 2026. Keberhasilan tersebut membuatnya bisa mengalihkan perhatian lebih besar ke kompetisi Asia.
FC Seoul memastikan gelar juara setelah bermain imbang 1-1 melawan Gangwon FC pada pekan ke-33 K League 1. Pertandingan tersebut berlangsung di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, Sabtu (24/10/2026).
Dalam pertandingan tersebut, FC Seoul sempat membuka keunggulan melalui Moon Seon-min pada menit ke-58. Namun, Gangwon FC berhasil menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian lewat gol Kang Jun-hyuk.
Meski gagal meraih kemenangan, hasil tersebut tetap cukup untuk mengantarkan FC Seoul menjadi juara. Kepastian itu diperoleh setelah pesaing terdekat mereka, Ulsan HD, hanya bermain imbang 2-2 melawan Pohang Steelers.
Tambahan satu poin membuat FC Seoul mengoleksi 67 angka dari 33 pertandingan. Sementara itu, Ulsan HD berada di peringkat kedua dengan 51 poin sehingga tidak mungkin lagi mengejar ketertinggalan.
Pasalnya, kompetisi masih menyisakan lima pertandingan pada babak final K League 1. Dengan selisih 16 poin, posisi FC Seoul di puncak klasemen sudah tidak mungkin digeser oleh pesaingnya.
Keberhasilan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang FC Seoul untuk kembali menjadi kampiun Korea Selatan. Mereka terakhir kali meraih gelar liga pada 2016 atau tepat sepuluh tahun lalu.
Trofi musim ini juga menjadi gelar ketujuh sepanjang sejarah klub, termasuk ketika masih menggunakan nama Anyang LG Cheetahs. Kesuksesan tersebut semakin istimewa karena diraih bersama pelatih Kim Gi-dong yang mulai menangani tim pada 2024.
Sepanjang musim ini, FC Seoul menunjukkan dominasi melalui produktivitas serangan dan kekuatan pertahanan. Mereka mencetak 61 gol dan hanya kebobolan 29 kali dalam 33 pertandingan liga.
Namun, keberhasilan FC Seoul di kompetisi domestik justru berbanding terbalik dengan perjalanan mereka di ACL Two. Klub Korea Selatan tersebut belum mampu meraih satu poin pun dari dua pertandingan awal Grup E.
Kekalahan pertama dialami ketika FC Seoul menjamu Persib Bandung pada 16 September 2026. Maung Bandung secara mengejutkan berhasil mencuri kemenangan 1-0 melalui gol tunggal Julio Cesar pada menit kelima.
Hasil buruk kembali menimpa FC Seoul ketika menghadapi Melbourne Victory pada 14 Oktober 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Australia tersebut, mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 0-3.
Dua kekalahan beruntun membuat FC Seoul terpuruk di dasar klasemen Grup E tanpa poin. Mereka juga belum mencetak gol dan sudah kebobolan empat kali sepanjang fase grup.
Sebaliknya, Persib Bandung justru tampil sempurna dengan mengoleksi enam poin dari dua kemenangan. Melbourne Victory membuntuti di posisi kedua dengan empat poin, sedangkan The Cong-Viettel menempati urutan ketiga dengan satu poin.
Situasi tersebut membuat keberhasilan FC Seoul mengunci gelar K League 1 menjadi perhatian tersendiri bagi Persib. Pasalnya, kepastian juara domestik membuka peluang bagi Kim Gi-dong untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap persaingan di ACL Two.
Meski demikian, FC Seoul masih harus menjalani lima pertandingan tersisa di Liga Korea Selatan. Namun, mereka kini tidak lagi dibebani persaingan perebutan gelar sehingga memiliki ruang lebih besar untuk mengatur prioritas tim.
Tantangan berikutnya bagi FC Seoul adalah menghadapi The Cong-Viettel pada 28 Oktober 2026 di Vietnam. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk meraih kemenangan pertama sekaligus menjaga peluang lolos dari Grup E. (fan)
Load more