News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Penting yang Pernah Perkuat Muenchen & Dortmund

Der Klassier, julukan untuk pertandingan Bayern Muenchen kontra Borussia Dortmund, akan memperseru kompetisi sepakbola Bundesliga pada pekan 31. Duel tim peringkat pertama dan kedua pada Sabtu (23/04/2022) malam bisa jadi penentu gelar juara Liga Jerman musim 2021-2022.
Sabtu, 23 April 2022 - 15:52 WIB
Robert Lewandowski melegenda di Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund.
Sumber :
  • instagram @_rl9

Muenchen, Jerman – Der Klassier, julukan untuk pertandingan Bayern Muenchen kontra Borussia Dortmund, akan memperseru kompetisi sepakbola Bundesliga pada pekan 31. Duel tim peringkat pertama dan kedua pada Sabtu (23/04/2022) malam bisa jadi penentu gelar juara Liga Jerman musim 2021-2022.

Bayern Muenchen mencanangkan keberhasilan meraih piring tanda juara Bundesliga dengan cara gagah: memastikan kemenangan di kandang sendiri saat menerima kedatangan rival utama, Borussia Dortmund. Jika tercapai, Bayern mengumpulkan nilai yang sudah jauh dari jangkauan Dortmund.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan akan memberi total 75 poin bagi Bayern. Pada sisi lain, sampai pertandingan terakhir Liga atau pekan 34, jika terus menang, Dortmund bisa mengumpulkan maksimal nilai 72, jumlah yang kini justru sudah terkumpul di rekening Muenchen, yang sudah unggul 9 angka atas seteru.

Dengan kata lain, Bayern Muenchen butuh hanya satu kemenangan lagi untuk jadi juara. Target besar akan berkembang indah jika Die Roten melakukannya di rumah sendiri terhadap penantang utama.

Di sisi Dortmund, semangat untuk terus mengejar pesaing pun makin membesar. Tanpa rasa putus asa Die Schwarzgelben malah menjadikan perlawanan di rumah Muenchen sebagai titik balik untuk memperbesar harapan agar secara mengejutkan bisa merebut gelar juara.

 

Para Penyeberang Muenchen-Dortmund

Pertaruhan gengsi menjamin pertandingan di Allianz Arena akan berlangsung seru. Apalagi dua kubu memiliki sejarah panjang bersaing sekaligus saling caplok kekuatan. Sepanjang millennium kedua, sejumlah bintang pernah berpindah di antara dua klub, seperti lima pilihan berikut ini.

 

Robert Lewandowski

Robert Lewandowski hampir setara dengan identitas Bundesliga dalam lebih dari satu dekade terakhir pada millennium 2000-an. Kapten tim nasional Polandia mendominasi sepakbola Jerman dengan gelar individu dan tim untuk dua klub terbesar, Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewandowski memenangi gelar Bundesliga berturut-turut dengan Dortmund antara 2010 dan 2012. Pada 2012, ia menggandakan perolehan Die Borussen dengan Piala DFB pada 2011-2012. Lewi juga jadi  bagian dari pasukan Hitam-Kuning yang kalah 1-2  dari Bayern pada final Liga Champions 2012-2013.

Namun setelah menjadi pujaan di Stadion Signal Iduna Park, Robert Lewandowski malah menyakiti fans Borussia Dortmund. Ia menyeberang ke kubu musuh besar. Ia pergi meninggalkan 103 gol dalam 187 penampilan; perolehan istimewa yang sekarang terlihat biasa setelah ia bergabung Bayern Muenchen.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Buntut Anak SD Gantung Diri di NTT, DPR RI Desak Audit Pemanfaatan DAK Perlindungan Anak di Daerah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko soroti pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) terkait perlindungan anak, buntut kasus anak bunuh diri...
Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Buntut Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada NTT, DPR Usul Bansos Khusus Anak: Jangan Lagi Disamaratakan ke Semua

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi skema bantuan sosial (bansos) yang dikhususkan menyasar anak.
Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Hadiri Pemakaman Istri Jenderal Hoegeng, Kapolri Ungkap Wasiat Terakhir Eyang Meri Buat Polri

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Mantan Wawako Fitrianti Agustinda Divonis 7,5 Tahun, Korupsi BPPD PMI Palembang

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Palembang menyatakan dua terdakwa kasus korupsi pengelolaan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD) di Palang Merah
Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Tak Puas Cetak Sejarah Hanya dengan Lolos Semifinal Piala Asia Futsal, Hector Suoto Berambisi Kalahkan Jepang

Menyingkirkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus empat besar Piala Asia Futsal
Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Cristiano Ronaldo Unhappy di Al Nassr Gara-gara PIF, Memungkinkan Balik Lagi ke Manchester United?

Muncul spekulasi lama yang kembali mencuat: mungkinkah Cristiano Ronaldo pulang ke Manchester United untuk ketiga kalinya? Isu ini bukan sekadar gosip biasa
background

Pekan ke-20

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT