GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhatan Kevin Diks yang Sedang Mengalami Masa Sulit bersama Borussia Monchengladbach

Borussia Monchengladbach tengah berada dalam tekanan besar di kompetisi Bundesliga 2025/2026. Klub yang diperkuat bek andalan Timnas Indonesia Kevin Diks itu -
Kamis, 26 Februari 2026 - 23:00 WIB
Kevin Diks
Sumber :
  • Facebook - Borussia Mönchengladbach

tvOnenews.com — Borussia Monchengladbach tengah berada dalam tekanan besar di kompetisi Bundesliga 2025/2026. Klub yang diperkuat bek andalan Timnas Indonesia Kevin Diks itu bertekad segera bangkit dari periode negatif demi menjauhi ancaman papan bawah.

Akhir pekan lalu, Die Fohlen takluk 1-2 saat bertandang ke markas SC Freiburg. Kevin Diks kembali tampil setelah sebelumnya absen akibat akumulasi kartu. Namun comeback sang bek belum mampu menyelamatkan tim dari kekalahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut membuat Gladbach tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 22 poin hingga pekan ke-23. Situasi makin mengkhawatirkan karena mereka kini hanya terpaut tiga angka dari zona degradasi yang dihuni Werder Bremen.

Bek Timnas Indonesia Bikin Leverkusen Frustrasi, Kevin Diks Tampil Impresif di Bundesliga
Bek Timnas Indonesia Bikin Leverkusen Frustrasi, Kevin Diks Tampil Impresif di Bundesliga
Sumber :
  • Instagram/@kevindiks2

Tren negatif pun terus membayangi. Tujuh laga terakhir dilalui tanpa kemenangan. Jika tak segera bangkit, ancaman terjerembap ke jurang degradasi bisa menjadi kenyataan dalam 11 pertandingan tersisa musim ini.

Dalam wawancara yang dimuat di laman resmi klub, Kevin Diks menegaskan bahwa ruang ganti tim tetap solid meski hasil belum berpihak.

"Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif kembali mengering," kata Diks dikutip dari laman resmi klub, Kamis (26/2/2026).

"Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain. Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini."

"Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kami ingin membalikkan keadaan."

"Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya," ucap Diks.

"Tentu saja sulit ketika Anda tidak mendapatkan hasil yang baik dan mengalami kemunduran tidak terasa menyenangkan. Tetapi, kami harus bangkit kembali, terus maju, dan menatap ke depan dengan pola pikir positif. Fokusnya jelas pada pertandingan berikutnya," ujar Kevin Diks.

Kevin Diks
Kevin Diks
Sumber :
  • Faecbook - Borussia Mönchengladbach

Ujian terdekat menanti saat Gladbach menjamu Union Berlin pada pekan ke-24 di Stadion Borussia-Park, Sabtu (28/2/2026) malam WIB. Laga kandang ini wajib dimaksimalkan untuk mengamankan tiga poin krusial.

Meski berstatus tuan rumah, Gladbach tak boleh lengah. Union Berlin datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menumbangkan Bayer Leverkusen pekan lalu.

"Saya pasti mencoba memainkan peran saya, baik di dalam dan di luar lapangan. Saya berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan, tetap positif, dan berupaya menjaga kekompakan tim. Saat ini, sangat penting bagi kita untuk tetap bersatu sebagai tim," lanjut pemain berusia 29 tahun itu.

"Kami benar-benar harus berjuang keras karena Union adalah tim yang tangguh dalam melakukan tekel. Kuncinya adalah untuk menghadapi mereka sejak menit pertama, menyamai intensitas mereka, dan mendapatkan dukungan penonton," lanjut Diks.

Kevin Diks sendiri direkrut dari FC Copenhagen secara gratis pada tahun lalu dan dikontrak hingga 2030. Ia langsung menjadi pilar penting dengan catatan 20 penampilan sejauh ini, 19 di antaranya sebagai starter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya kokoh di lini belakang, Diks juga menyumbang tiga gol—seluruhnya lewat titik penalti—serta mengoleksi lima kartu kuning. Total ia sudah membukukan 1.684 menit bermain dengan rata-rata rating 6,98 per pertandingan.

Dengan 11 laga tersisa di Bundesliga musim ini, peluang Gladbach untuk keluar dari tekanan masih terbuka. Namun, konsistensi dan kemenangan menjadi harga mati jika ingin tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Jerman.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Bojan Hodak terus menunda kata sepakat atas penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Persib.
ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

Pengurus baru Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, yang diketuai Dr Suko Widodo secara resmi dilantik.
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT