News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Dikira Keturunan Indonesia, Striker Tajam Bologna Ini Pernah Dikaitkan dengan Program Naturalisasi Timnas di Bawah Shin Tae-yong

Penyerang tajam asal Serie A Bologna ini sempat dikira keturunan Indonesia. Ia bahkan disebut-sebut masuk dalam incaran timnas garuda untuk dinaturalisasi ... -
Selasa, 20 Februari 2024 - 21:43 WIB
(Kanan) Sydney Van Hooijdonk striker Bologna yang dikira keturunan Indonesia.
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Di tengah gencarnya PSSI melakukan program naturalisasi pemain keturunan untuk timnas Indonesia muncul nama striker tajam asal Serie A Bologna.

Program naturalisasi yang dilakukan federasi untuk mendongkrak performa timnas Indonesia memang sudah mulai membuahkan hasil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terbaru skuad asuhan Shin Tae-yong berhasil tembus 16 besar di Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Indonesia.

(Para penggawa keturunan timnas Indonesia. Foto: Antara/Yusran Uccang)

Padahal sejauh ini PSSI baru banyak merekrut pemain bertahan dan tengah. Timnas Indonesia masih tumpul di lini depan. 

Di tengah kebuntuan di lini serang timnas itu muncul satu nama pemain top Eropa yang berposisi sebagai striker. Ia adalah penyerang Bologna Sydney Van Hooijdonk

Van Hooijdonk yang lahir di Breda Belanda pada Februari tahun 2000 disebut-sebut memiliki darah Indonesia tepatnya dari Maluku. 

Namun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa putra dari legenda timnas Belanda Pierre Van Hooijdonk itu berketurunan Indonesia. 

Di awal kariernya Sydney Van Hooijdonk sempat memperkuat akademi NAC Breda hingga memulai debut profesionalnya di tim utama pada Oktober 2018. 

(Kolase foto Sydney Van Hooijdonk dan Pierre Van Hooijdonk. Foto: Istimewa)

Pada musim perdananya bersama dengan NAC Breda, Van Hooijdonk harus rela melihat timnya terdegradasi ke Liga 2 Belanda atau Eerste Divisie. 

Sementara itu di usianya yang kini memasuki 24 tahun, Sydney Van Hooijdonk tampil sebagai pesepakbola berkualitas. 

Sebelum menjadi pilihan utama Bologna, ia tercatat 58 kali mentas di kasta teratas Liga Belanda Eredivisie dengan catatan 22 gol. 

Semua 22 gol itu dicetak Sydney Van Hooijdonk bersama dengan SC Heerenveen

Musim terbaik Van Hooijdonk tersaji pada musim 2022/2023 yang mana ia berhasil mengemas 16 gol dari 33 penampilan. 

Bersama dengan SC Heerenveen di liga Belanda, penampilan apiknya membuat Sydney Van Hooijdonk ditarik kembali oleh Bologna ke Italia. 

Pada musim ini Sydney Van Hooijdonk mencatatkan 8 penampilan di semua kompetisi bersama dengan Bologna dengan koleksi satu gol. 

(Skuad timnas Indonesia. Foto: PSSI)

Van Hooijdonk juga memiliki dua caps bersama dengan timnas Belanda usia 21, yang mana itu membuktikan pemain satu ini bukanlah pesepakbola sembarangan. 

Sementara itu kabar tentang naturalisasi Sydney Van Hooijdonk pertama kali muncul setelah Staf Ahli Kemenpora RI Hamdan Hamedan menyebut ada pemain keturunan Grade A yang siap memperkuat timnas Indonesia. 

“Ada pemain Grade A yang saya sampaikan bermain di salah satu klub terbaik dunia. Dia ingin membela Indonesia,” katanya. 

Selain nama-nama top seperti Emil Audero, Pascal Struijk, hingga Kevin Diks. Salah satu nama yang merujuk menjadi spekulasi adalah Van Hooijdonk. 

Akan tetapi keinginan masyarakat Indonesia agar timnas Indonesia memiliki striker mematikan kelas dunia ini belum bisa terwujud. 

Sebab Sydney Van Hooijdonk ternyata bukan keturunan Indonesia. Apalagi penyerang Bologna ini sudah pernah masuk kelompok umur usia 21 Belanda. 

Sydney Van Hooijdonk juga diketahui amat berhasrat menembus timnas Belanda seperti yang dilakukan ayahnya Pierre Van Hooijdonk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Follow tvOnenews.com di sini Google News

(amr) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT