News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kode Alam Gabung Timnas Indonesia, Monster Gol Eropa Berdarah Semarang Ini Ternyata Akrab dengan 2 Pemain Keturunan Lain

Pemain keturunan Tim Waterink ternyata punya kedekatan dengan dua pemain berdarah Indonesia lain saat berkarier di Belanda. Kode alam gabung Timnas Indonesia?
Sabtu, 24 Februari 2024 - 22:06 WIB
Pemain Keturunan Indonesia, Tim Waterink
Sumber :
  • Laman Resmi De Treffers

tvOnenews.com - Jadi perbincangan para netizen, sosok pemain keturunan Tim Waterink ternyata punya kedekatan dengan dua pemain berdarah Indonesia lain saat berkarier di Belanda. Kode alam buat gabung Timnas Indonesia?

Nama Tim Waterink belakangan jadi sorotan, lantaran diketahui bahwa ia punya darah Indonesia dalam dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain berusia 26 tahun ini diketahui memiliki garis keturunan Indonesia dari sang Nenek yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah.

tvonenews

Dari data Transfermarkt, disebutkan bahwa Tim Waterink merupakan striker cukup produktif buat klubnya, De Treffers yang mentas di Tweede Divisie atau kasta ketiga Liga Belanda. 

Tercatat dari 19 pertandingan yang telah dijalani, pemain kelahiran Belanda tersebut mampu mencetak 8 gol dan memberikan satu assists di semua kompetisi musim ini. 

Selain insting gol yang tajam, ada satu kelebihan lain yang dimiliki Tim Waterink dan membuatnya layak jadi opsi di Timnas Indonesia. 

Adalah postur tubuhnya yang tinggi hingga 193 cm. Berbekal tinggi badan tersebut, jelas Tim Waterink bakal jadi senjata mematikan untuk permainan bola-bola atas.

Meski belum ada pernyataan dari PSSI untuk memasukan Tim Waterink sebagai calon naturalisasi, namun seolah ada kode alam yang menjelaskan bahwa sang striker layak dapat kesempatan berseragam Timnas Indonesia.

Melihat dari rekam jejak kariernya di Belanda, ternyata Tim Waterink pernah akrab dan jadi rekan setim dua pemain keturunan Indonesia lainnya, Maarten Paes dan Ragnar Oratmangoen.

Kedua pemain tersebut jadi tandem Tim Waterink saat mereka masih berada di tim NEC Nijmegen U21 di musim 15/16.

Namun pada musim itu, Maarten Paes masih jarang mendapat kesempatan tampil. Hanya Tim Waterink dan Ragnar Oratmangoen yang kerap masuk sebagai pemain pengganti.

Satu-satunya momen indah kebersamaan Tim Waterink dan Ragnar Oratmangoen adalah saat keduanya menghadapi Dordrecht U21 di ajang Beloften nacompetitie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kompetisi tersebut, Tim Waterink berhasil berikan satu assists buat Ragnar Oratmangoen dan membantu timnya menang telak 7-0.

Meski kini sudah berpisah, namun menariknya nama Maarten Paes dan Ragnar Oratmangoen masuk dalam daftar naturalisasi Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK, Jejak Karier hingga Pendidikan Mentereng

Profil Silmy Karim, Wamen Imipas yang Serahkan Diri ke KPK, Jejak Karier hingga Pendidikan Mentereng

Profil Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (3/6/2026) malam.
Klasemen Piala AFF U-19 2026 Jelang Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste: Garuda Nusantara Siap Kudeta Vietnam dari Puncak

Klasemen Piala AFF U-19 2026 Jelang Timnas Indonesia U-19 Vs Timor Leste: Garuda Nusantara Siap Kudeta Vietnam dari Puncak

Klasemen Piala AFF U-19 2026, di mana Timnas Indonesia U-19 siap menggusur Vietnam jelang berhadapan dengan Timor Leste di matchday kedua.
Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Cerita Prabowo Saat Dapat Laporan Korupsi di BGN, Langsung Panggil BPKP hingga PPATK

Presiden RI Prabowo Subianto bercerita saat dirinya mendapat laporan adanya dugaan penyelewengan di lembaga Badan Gizi Nasional (BGN)
Ungkapan Sedih Prabowo Usai Copot Dadan Hindayana: Mengganti Mereka Tak Ringan Bagi Saya

Ungkapan Sedih Prabowo Usai Copot Dadan Hindayana: Mengganti Mereka Tak Ringan Bagi Saya

Presiden RI Prabowo Subianto mengaku sedih ketika mencopot eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Dadan Hindayana beserta dua eks wakilnya yaitu Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. 
Pesan Menohok Betrand Peto untuk Giorgio Antonio: Bikin Rumah Buat Bunda, Biar Enggak Ada Perdebatan Lagi

Pesan Menohok Betrand Peto untuk Giorgio Antonio: Bikin Rumah Buat Bunda, Biar Enggak Ada Perdebatan Lagi

Betrand Peto kirim pesan menohok untuk Giorgio Antonio di tengah kisruh rumah Ruben Onsu dan Sarwendah, sarankan membangun rumah baru untuk sang bunda.
Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Ingatkan Mitra SPPG, Prabowo: Masalah Makan Paling Gampang Dikorupsi, Tak Boleh jadi Sarana Memperkaya Oknum!

Presiden Prabowo Subianto memperingatkan kepada para mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik dan tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Ada Nama Eks Plt Dirjen Imigrasi Hingga Kakanwil Jabar di OTT KPK

Mantan Plt Dirjen Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Muhammad Godam turut diamankan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait dugaan korupsi kepengurusan dokumen keimigrasian di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Jakarta Barat.
Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Kronologi Prabowo Tahu Penyelewengan di BGN Terungkap

Setelah mengetahui adanya indikasi penyelewengan di Badan Gizi Nasional (BGN), Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh dan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana.
KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

KPK Sita Kendaraan, Mata Uang Asing Hingga Emas Hasil OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Grab Patahkan Kabar Akan Keluar dari Indonesia, Pilih Komitmen Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Publik sempat dihebohkan dengan santernya rumor mengenai adanya rencana Grab yang akan keluar dari Indonesia.
Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Pakar Nilai Pledoi Nadiem Makarim Tak Sentuh Substansi Hukum

Nota pembelaan atau pleidoi yang dibacakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dinilai belum menyentuh substansi materiil hukum pidana korupsi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT