Indra Sjafri Respons Pemecatan Pelatih Philippe Troussier dari Timnas Vietnam
- Julio Tri Saputra/tvOnenews.com - VFF
tvOnenews.com - Pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri memberikan komentarnya soal Philippe Troussier yang dipecat sebagai pelatih kepala Vietnam setelah kekalahan memalukan melawan skuad garuda di Stadion My Dinh Hanoi.
Pelatih Philippe Troussier secara resmi telah mengucapkan selamat tinggal kepada timnas Vietnam. Federasi Sepak Bola Vietanam (VFF) dan ahli strategi Perancis telah mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak.
Kisah Coach Troussier pun menarik perhatian banyak insan sepak bola Asia Tenggara salah satunya datang dari pelatih tim U-20 Indonesia Indra Sjafri.
“Tentu saja, sebagai individu, saya menyayangkan hal ini. Pelatih Troussier adalah pelatih yang baik, rendah hati, dan saya sering berinteraksi dengannya di tempat latihan,” kata Indra dikutip Kamis (28/3/2024).
“Saya pikir (dia dipecat) karena kaliber pelatih. Terutama ketika dia menjadi pelatih tim nasional. Prestasi adalah hal pertama yang harus dijamin,” tambahnya.
Apabila tidak memiliki prestasi apa pun, federasi negara mana pun pasti akan memecatnya.
Saat ditanya soal Jurgen Klinsmann yang meski mendapat apresiasi tinggi, tetap harus hengkang dari timnas Korea.
“Saya pikir itu normal. Karena itu hak serikat pekerja, bukan hak orang lain. federasi bisa mengevaluasi kerja para pelatih,” ungkap Indra Sjafri.
Indra Sjafri adalah pelatih terkenal di lingkungan sepak bola Indonesia, ia bekerja di banyak tim muda dari U-16, U-19, U-20, hingga U-23.
Baru-baru ini di SEA Games 2023, pelatih Indra Sjafri mengantarkan timnas Indonesia U-22 membawa pulang medali emas bersejarah sepak bola putra.
Timnas Indonesia U-22 mengalahkan Vietnam U-22 yang dipimpin pelatih Troussier di babak semifinal.
Ditinggal Pelatih Troussier, VFF langsung menunjuk pelatih Hoang Anh Tuan sebagai pelatih Vietnam U-23 untuk menghadiri Final Piala Asia U-23 yang berlangsung pada April mendatang.
Sedangkan untuk posisi pelatih kepala timnas Vietnam, VFF lebih mengutamakan pelatih asal Korea atau Jepang.
Mulai sekarang hingga Juni, VFF akan meneliti secara cermat untuk memilih nama yang paling sesuai.
Jika tidak ada yang bisa ditemukan, pelatih sementara serupa dengan kasus pelatih Mai Duc Chung pada 2017 akan dipertimbangkan.
Load more