Nasib 3 Mantan Pelatih Timnas Indonesia Sebelum Shin Tae-yong, Ada yang Kembali Main Sepak Bola
- Kolase tvOnenews/PSSI/Antara
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memiliki sisa kontrak hingga Juni 2024 mendatang.
Pencapaian Shin Tae-yong pun patut diacungi jempol, sang pelatih mampu membawa Timnas Indonesia merangkak naik ke posisi 134 Ranking FIFA.
Tugas terakhir Shin Tae-yong untuk mendapatkan perpanjangan kontrak pun akan terjadi dalam waktu dekat.
Pelatih asal Korea Selatan memimpin Timnas Indonesia U-23 untuk bermain di ajang Piala Asia U-23.
Meski PSSI memberikan target lolos fase grup, namun ternyata Shin Tae-yong menginginkan lebih yakni menjadi semifinalis dari turnamen.
Ternyata sebelum datangnya Shin Tae-yong, Timnas Indonesia sempat dipimpin oleh beberapa pelatih.
Kini nasib sang mantan pun menjadi sorotan karena acapkali dibandingkan dengan Shin Tae-yong.
Namun tak seluruhnya pelatih Timnas Indonesia masih hidup, terbaru ada pelatih kenamaan Benny Dollo yang meninggal dunia pada Februari 2023 lalu.
Sebelumnya, ada pelatih Alfred Riedl yang lebih dahulu meninggal dunia di usia 71 tahun pada 2020 lalu.
Berikut Kabar 3 Mantan Pelatih Timnas Indonesia Sebelum Shin Tae-yong:
Hanya sedikit yang tahu Pieter Huistra pernah menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Bukan satu-dua tahun, melainkan hanya satu bulan pelatih asal Belanda ini memimpin Timnas Indonesia.
Pieter Huistra bergabung dengan PSSI sebagai Direktur Teknik pada Desember 2013 silam.
Namun akhirnya pada 2014 dia ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia untuk mengisi kekosongan pelatih yang ditinggalkan oleh Benny Dollo.
Namun pembekuan PSSI oleh FIFA membuat Pieter Huistra tak pernah debut bersama Timnas Indonesia. Dia bahkan belum sempat menyodorkan nama pemain untuk dipanggil membela Skuad Garuda.
Kini 10 tahun berselang, Pieter Huistra telah kembali ke Indonesia. Bukan untuk mengabdi pada PSSI, kini Pieter Huistra menjadi pelatih Borneo FC.
Dia pun berhasil membawa Borneo FC sebagai juara babak reguler dan sudah menyegel tempat di babak championship series meski kompetisi Liga 1 masih menyisakan empat pekan pertandingan.
2. Luis Milla
Luis Milla hadir untuk menggantikan Alfred Riedl pada 2017 lalu dengan meneken kontrak selama dua tahun.
Kedatangan Luis Milla sempat heboh karena karir cemerlangnya saat masih aktif menjadi pemain profesional dan membela tim-tim besar seperti Barcelona, Real Madrid dan Valencia.
Sayangnya, Luis Milla gagal meraih targetnya untuk bisa menjadi juara Sea Games 2017 dan lolos ke babak semifinal Asian Games 2018.
Luis Milla pun hengkang pada Oktober 2018 setelah kontraknya diputus oleh PSSI.
Sama seperti Pieter Huistra, Luis Milla sempat kembali ke Indonesia untuk membela klub Liga 1. Adalah Persib Bandung, yang meboyongnya pada 2022 lalu untuk menggantikan Robert Rene Alberts yang dipaksa mundur oleh suporter.
Sempat mengangkat prestasi Persib Bandung di musim 2022, Luis Milla justru mengundurkan diri secara mendadak pada awal musim 2023/2024.
Setelah kembali ke Spanyol, Luis Milla kini aktif menjadi pundit untuk La Liga serta bermain laga amal bersama legenda Real Madrid dan Valencia.
Simon McMenemy ditunjuk PSSI untuk menggantikan Luis Milla pada 2018 lalu. Sayangnya, penurunan prestasi dialami oleh Timnas Indonesia ketika dipimpin oleh mantan pelatih Bhayangkara FC tersebut.
Cara Simon McMenemy yang membawa juara Bhayangkara FC ternyata kurang ampuh untuk mengangkat prestasi Timnas Indonesia.
Namun bukan prestasi yang didapat, tapi kekalahan beruntun bahkan di dua laga kandang pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Simon McMenemy pun akhirnya dipecat oleh PSSI. Meski sudah tak berhubungan lagi dengan Timnas Indonesia, namun pelatih asal Skotlandia ini ternyata masih berkontribusi.
Pada 2023 lalu, Simon McMenemy yang melatih tim Kamboja, Vishaka membantu Timnas Indonesia mencari lapangan latihan selama SEA Games 2023.
Hasilnya, Timnas Indonesia pun berhasil meraih medali emas SEA Games untuk pertama kalinya sejak 1990 silam.
Kini kontrak sang pelatih bersama Vishaka pun telah selesai pada Desember 2023 lalu. Simon McMenemy pun kini masih menganggur karena belum memimpin tim lagi. (hfp)
Load more