News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Keputusan Kontroversial Shaun Evans, Eks Wasit Liga 1 yang Pernah Rugikan Timnas Indonesia Era Luis Milla

Timnas Indonesia U-23 akan merasakan kepimpinan wasit asal Australia tersebut untuk kedua kalinya pasca laga perdananya memimpin babak 16 besar Asian Games 2018
Rabu, 24 April 2024 - 14:09 WIB
Evans Shauns
Sumber :
  • A-League

tvOnenews.com - AFC resmi menunjuk Shaun Evans untuk menjadi wasit pada laga Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23 di perempat final Piala Asia U-23 2024.

Timnas Indonesia U-23 akan merasakan kepimpinan wasit asal Australia tersebut untuk kedua kalinya pasca laga perdananya memimpin babak 16 besar Asian Games 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Skuad Merah Putih yang kala itu bertemu dengan Uni Emirat Arab untuk pertama kalinya merasakan kepemimpinan wasit Shaun Evans.

tvonenews

Usut punya usut ternyata Shaun Evans merupakan wasit yang sarat akan keputusan kontroversialnya yang tercipta pada pertandingan yang ia pimpin.

Mulai dari Persib Bandung hingga Oman pernah dirugikan wasit kelahiran 1987 itu. Bahkan, Luis Milla yang menjadi juru taktik Timnas Indonesia di Asian Games juga menjadi salah satu korbannya.

Wasit yang terkenal sarat akan kontroversial itu membuat jantung netizen Indonesia tak tenang mengingat Shaun Evans akan memimpin laga Marcelino Ferdinan cs menghadapi Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024.

Berikut 3 Kontroversial Shaun Evans, Wasit yang Akan Pimpin Laga Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23:

1. Menganulir gol Ezechiel N'Douassel pada laga Persib Bandung vs Persija Jakarta Liga 1 2017

Shaun Evans ternyata pernah menjadi wasit Liga 1 2017 pada era Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

Terhitung Shaun Evans menjadi wasit Liga 1 2017 sebanyak tiga kali, yaitu pada pertandingan Bali United vs Madura United, Sriwijaya FC vs Semen Padang, dan Persib Bandung vs Persija Jakarta.

Dok. A-League

Walaupun hanya memimpin tiga pertandingan saja, namun wasit asal Australia itu mengeluarkan 15 kartu kuning dari kantongnya.

Pertandingan Bali United vs Madura United menjadi yang terbanyak yang tercatat sebanyak delapan kartu kuning dilayangkan wasit Shaun Evans.

Shaun Evans pernah dijadikan menjadi wasit yang paling dibenci bobotoh karena menganulir gol Ezechiel N'Douassel dalam laga menghadapi rival abadi Persija Jakarta.

Kebencian bobotoh berawal dari Shaun Evans yang tidak mengesahkan gol sundulan Ezechiel N'Douassel pada menit ke-28.

Wasit Australia juga memutuskan untuk mengakhiri laga tersebut saat waktu masih menunjukkan menit ke-83.

Semua bermula ketika pihak Persib Bandung yang tak ingin melanjutkan pertandingan pasca Vladimir Vujovic mendapatkan kartu merah dari wasit.

Merasa dirugikan, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengajak para pemain Maung Bandung untuk menepi dari lapangan pertandingan.

Dalam waktu yang terhitung lama, akhirnya Shaun Evans meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan skor 1-0 untuk kemenangan Persija Jakarta.

2. Keputusan dua penalti rugikan Timnas Indonesia di Asian Games 2018

Shaun Evans pernah memimpin laga babak 16 besar Asian Games 2018 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia kontra Uni Emirat Arab (UEA).

Pada pertandingan itu Timnas Indonesia era kepelatihan Luis Milla harus kandas dengan skor 3-4 (2-2) melalui drama adu penalti.

Dok. A-League

Perlakuan Wasit Shaun Evans Robert menuai protes di kalangan penggemar sepak bola terutama fans Garuda karena kepemimpinannya disebut tak adil.

Bahkan, dua gol dari UEA kala itu selalu tercipta melalui titik putih yang dihadiahi wasit Shaun Evans.

Luis Milla yang menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia di Asian Games 2018 juga sempat melayangkan kekecewaannya karena tak memberikan kartu merah kepada UEA.

Disinyalir, UEA sebetulnya melakukan pelanggaran keras kepada Stefano Lilipaly ketika pertandingan menyisakan 25 menit di babak kedua. 

Bukannya memberikan kartu merah terhadap UEA, namun Shaun Evans justru memberikan kartu kuning kepada Hansamu Yama karena melakukan protes.

Luis Milla sangat mengutuk tindakan wasit yang berat sebelah. Bahkan tak memberikan komentar bahwa Shaun Evans tak pantas memimpin jalannya pertandingan sepak bola.

Timnas Indonesia sebetulnya mampu menyamakan kedudukan hingga 2-2, namun drama adu penalti yang terjadi pada pertandingan itu harus membuat tuan rumah Timnss Indonesia gugur.

3. Keputusan aneh di Piala Asia 2023

Terbaru, Shaun Evans membuat keputusan aneh yang mempengaruhi hasil pertandingan Arab Saudi vs Oman di Piala Asia 2023.

Eks wasit Liga 1 kembali menjadi sorotan dengan membuat keputusan kontroversial pada laga antara Arab Saudi vs Oman di grup F Piala Asia 2023 di Stadion Khalifah pada 17 Januari 2024.

Dok. A-League

Keputusan aneh yang dibuat wasit asal Australia itu adalah mengubah keputusan gol Arab Saudi yang dicetak Ali Al Boleahi.

Shaun Evans sempat menganulir gol yang terjadi pada menit 90+6, namun akhirnya dirinya merubah keputusan dengan mengesahkan gol tersebut.

Situasi itu bermula dari Ali Al Boleahi yang mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-90+6 melalui layanan sepak pojok.

Shaun Evans sempat mengecek VAR karena gol tersebut ada indikasi terjadi offside dan setelah beberapa saat dirinya memutuskan untuk menganulir offside tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keputusan aneh kembali diambil wasit Australia itu. Setalah laga berjalan beberapa saat, dirinya menghentikan laga sementara dan merubah keputusan untuk mengesahkan gol Arah Saudi tersebut.

Keputusan kontroversial ini membuat Oman harus dirugikan dengan menerima kekalahan dengan skor akhir 2-1 pada laga grup F Piala Asia 2023. (igp/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Final Proliga 2026, Kamis 23 April: Hanya Ada Satu Laga, Samator vs Garuda Jaya Berebut Status Juara Ketiga

Jadwal Final Proliga 2026, Kamis 23 April: Hanya Ada Satu Laga, Samator vs Garuda Jaya Berebut Status Juara Ketiga

Jadwal final Proliga 2026 hari ini, di mana ada pertandingan penentuan antara Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya yang memperebutkan status juara ketiga.
Saran Gubernur Dedi Mulyadi dipakai Dinas Pendidikan, Ada Sanksi Selama 3 Bulan untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta

Saran Gubernur Dedi Mulyadi dipakai Dinas Pendidikan, Ada Sanksi Selama 3 Bulan untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta

Beberapa waktu lalu, Gubernur Dedi Mulyadi menyarankan sejumlah sanksi untuk murid SMAN 1 Purwakarta yang acung jari tengah ke guru
Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Geser Arsenal di Puncak, Chelsea Terlempar dari Zona Eropa

Update Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Manchester City Geser Arsenal di Puncak, Chelsea Terlempar dari Zona Eropa

Manchester City sukses mengambil alih tahta klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 dari Arsenal. Sedangkan Chelsea kini berada di luar zona Eropa.
Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi Berawan Tebal, Siang hingga Sore Potensi Diguyur Hujan

Prakiraan BMKG Soal Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi Berawan Tebal, Siang hingga Sore Potensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi langit di seluruh wilayah DKI Jakarta akan tertutup awan tebal pada Kamis (23/4/2026) pagi.
Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Wilayah Udara Kembali Dibuka, AS Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

Wilayah Udara Kembali Dibuka, AS Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

Menyusul pembukaan kembali sebagian wilayah udara republik Islam, Amerika Serikat (AS) mengimbau warga negaranya yang saat ini masih berada di Iran agar segera meninggalkan negara itu.

Trending

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 April 2026 untuk Aries hingga Pisces, ungkap peluang rezeki, tantangan finansial, dan strategi bijak mengelola uang hari ini.
Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pelatih Timnas Indonesia, Nova menyampaikan pesan penting untuk seluruh Pemain. Hal ini mengingatkan viralnya tendangan kungfu Fadly Alberto
Nasib Mujur Pedagang Tape, Nikah Disaksikan Dedi Mulyadi dan Diguyur Jutaan Rupiah: Jangan Sekali-kali Sakiti Istrinya Ya

Nasib Mujur Pedagang Tape, Nikah Disaksikan Dedi Mulyadi dan Diguyur Jutaan Rupiah: Jangan Sekali-kali Sakiti Istrinya Ya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), memberikan pesan kepada sejumlah pasangan yang melangsungkan pernikahan di di KUA Pusaka, Kota Depok, Selasa (21/4).
Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Kekalahan Jakarta Electric PLN . Kolom komentar media sosial dipenuhi kritik, mulai dari performa pemain hingga keputusan manajemen. Hasil ini menjadi langkah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT