GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Pernah Jadi Top Skor Piala Dunia Junior, Eks Striker Timnas Indonesia Ini Pilih Pensiun Dini dan Sukses dengan Profesi Barunya sebagai...

Top skor Piala Dunia junior dari Timnas Indonesia ini justru lebih sukses di profesi lain setelah memutuskan pensiun dini dari dunia sepak bola saat masih muda.
Sabtu, 18 Mei 2024 - 16:32 WIB
Pemain Timnas Indonesia yang kini sukses jadi pebisnis
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Pencetak gol terbanyak bagi Timnas Indonesia di Piala Dunia junior ini justru lebih sukses di profesi barunya ketimbang saat menjadi pemain bola.

Sejatinya, Timnas Indonesia memang kerap melahirkan striker handal yang biasa diandalkan sebagai ujung tombak tim di turnamen internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja Widodo Cahyono Putro, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kusuma, hingga Kurniawan Dwi Yulianto yang sempat mencetak banyak gol untuk Timnas Indonesia.

Terbaru, Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong juga diperkuat sejumlah striker hebat seperti Rafael Struick, Hokky Caraka, Dimas Drajad, dan Ramadhan Sananta.

Di level senior, striker hebat tersebut membawa Timnas Indonesia ke 16 besar Piala Asia 2023 dan runner-up grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sementara itu, mereka juga mengantarkan Timnas Indonesia finis sebagai semifinalis Piala Asia U23 dan hampir lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1968.

Meski demikian, jauh sebelum nama-nama tersebut, Timnas Indonesia sempat punya striker haus gol yang pernah menjadi top skor di Piala Dunia junior.

tvonenews

Dia adalah Irvin Museng yakni striker Timnas Indonesia keturunan Tionghoa yang mencuri perhatian ketika tampil mewakili negara di ajang Danone Nations Cup 2005 Prancis.

Bagaimana tidak, Irvin Museng mencatatkan diri sebagai top skor Danone Cup 2005 dengan torehan 10 gol bersama Timnas Indonesia.

Di turnamen tersebut, Garuda Muda menampilkan performa luar biasa dengan membantai Irlandia dan Belanda serta imbang atas Kanada untuk lolos ke 16 besar.

Namun, kiprah Irvin Museng dan kolega di Danone Nations Cup 2005 harus terhenti di tangan Meksiko usai kalah adu penalti dengan skor 2-3.

Timnas Indonesia ketika itu finis di urutan ke-11 melampaui tim-tim kuat pencetak pemain hebat kelas dunia seperti Brasil, Italia, Portugal, hingga Prancis.

Performa Irvin Museng di Danone Nations Cup 2005 membuat Ajax Amsterdam menawarkannya untuk bergabung meski akhirnya gagal karena masalah visa.

Setelah itu, Irvin Museng memutuskan untuk berkarier di Indonesia dengan memperkuat sejumlah tim seperti PSM Makassar, Pro Duta, dan Persiba Balikpapan.

Namun, kariernya di Indonesia tidak berjalan mulus karena pemain kelahiran 16 Juni 1992 tersebut lebih sering berkutat dengan cedera yang dia alami.

Pada tahun 2014, eks striker Timnas Indonesia Irvin Museng membuat kabar mengejutkan usai mengumumkan kalau dirinya pensiun melalui media sosial X-nya.

Keputusan gantung sepatu Irvin Museng ketika itu cukup menggemparkan pencinta sepak bola nasional karena dia masih berada di usia emasnya yakni 22 tahun.

Irvin Museng

Irvin Museng (kiri) saat masih aktif sebagai pemain bola (Source: Antara)

“Sering berkutat dengan cedera menjadi salah satu faktor pensiun,” kata Irvin Museng di akun X-nya (18/10/2014).

Setelah hampir satu dekade lamanya gantung sepatu dari dunia sepak bola, kini Irvin Museng dikabarkan telah mencoba beralih profesi baru.

Melalui media sosial Instagram-nya, Irvin Museng diketahui telah sukses mendalami profesi terbarunya sebagai pengusaha di bidang bangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati begitu, Irvin Museng tak sepenuhnya melupakan sepak bola karena ia sesekali membagikan momen tengah bermain fun football bersama teman-temannya.

Selain itu, pria 32 tahun tersebut juga telah menikah dengan perempuan bernama Stephani Salim dan dikarunia dua orang anak yang kini tinggal di Makassar. (han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT