News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Filipina Mulai Tiru Shin Tae-yong, Lakukan Hal Ini Berbenah Skuad untuk Mengalahkan Timnas Indonesia

Timnas Filipina yang diarsiteki oleh Tom Saintfier berbenah merombak skuadnya tiru langkah Shin Tae-yong jelang menghadapi timnas Indonesia pada leg kedua.
Kamis, 30 Mei 2024 - 14:41 WIB
Pelatih Filipina mulai tiru Shin Tae-yong, lakukan hal Ini berbenah skuad untuk menghadapi Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Philippines Football Federation / PSSI

tvOnenews.com - Timnas Filipina berbenah dengan merombak skuadnya mendatangkan pemain Eropa, mengikuti cara Shin Tae-yong untuk membangun timnas Indonesia. Jelang pertandingan leg kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona asia penentu lolos putaran ketiga.

Diketahui, timnas Indonesia dijadwalkan akan bermain dalam dua laga kandang pada sisa pertandingan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertama melawan Irak pada 6 Juni dan Filipina pada 11 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).


Skuad timnas Indonesia saat tundukkan Vietnam. (PSSI)

Dua laga tersebut sangat menentukan langkah skuad Garuda yang diasuh Shin Tae-yong yang berambisi untuk lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sejauh ini Marselino Ferdinan dan kawan-kawan berada di peringkat kedua klasemen sementara grup F dengan koleksi 7 poin.

Tim Garuda berhasil meraih dua kemenangan melawan Vietnam dan ditahan imbang saat bertemu Filipina.

Filipina tiru langkah Shin Tae-yong

Sementara itu, guna persiapan kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, tim nasional Filipina yang kini dilatih oleh Tom Saintfiet memanggil 10 pemain yang bermain di Eropa dan Amerika Utara.

Menurut laporan ASEAN Football yang dilansir dari Makan Bola, juru taktik Filipina, Tom Saintfiet memanggil pemain-pemain seperti Neil Etheridge (Birmingham City), Santiago Rublico (Atletico Madrid), Paul Tabinas (Vukovar 1991), Adrian Ugelvik (Levanger) dan Scott Woods (Eik Tonsberg).

Ada juga Matthew Baldisimo (York United), Michael Baldisimo (San Jose Earthquakes), Zico Bailey (New Mexico United), Alex Monis (New England Revolution II) dan Dylan Demuynck (Zulte Waregem) melengkapi 10 pemain yang dipanggil.
 

tvonenews

Adapun 11 pemain lagi dipanggil dari klub-klub merumput di Asia Tenggara. 

Di antara nama pemain Filipina yang cukup dikenali ialah Patrick Reichelt (KL City FC), Kevin Ray Mendoza (Persib Bandung), Jesper Nyholm (Perak FC), OJ Porteria (Dewa United) dan Kevin Ingreso (One Taguig).

Kehadiran pemain naturalisasi memiliki peran krusial untuk timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Di mana hal itu langsung membuka mata Filipina untuk melakukan hal yang sama untuk meningkatkan performa.

Langkah itu ditiru oleh Tom Saintfiet dari Shin Tae-yong adalah menjaring pemain-pemain keturunan yang saat ini tersebar di berbagai belahan dunia.

Shin Tae-yong diketahui memanfaatkan 10 pemain keturunan Eropa untuk mendongkrak prestasi Timnas Indonesia secara jangka pendek.


Timnas Indonesia vs Filipina. 

Hasilnya sangat terlihat, timnas Indonesia bisa lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023, kemudian terbaru melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024 hanya dengan 4 pemain naturalisasi di antaranya Ivar Jenner, Rafael Struick, Nathan Tjoe-A-On, dan Justin Hubner.

Melihat langkah yang diambil oleh Filipina, tampaknya Indonesia adalah contoh nyata keberhasilan kebijakan naturalisasi sepak bola Asia Tenggara yang masih rendah. 

Pemain diaspora yang awalnya tidak dikenal dari negara sepak bola maju Eropa seperti Belanda yang datang ke Asia Tenggara untuk bermain juga bisa menjadi 'pembeda' di tim.

Meski demikian, masalah muncul di kubu Filipina lantaran ada beberapa pemain keturunan yang menolak panggilan Tom Saintfiet ke Filipina untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Tercatat Raphael Obermair, John-Patrick Strauß, hingga Geritt Holtmann secara terang-terangan menolak tawaran membela Filipina. 

Terkhusus untuk Raphael Obermair, ia sempat ditargetkan bakal dinaturalisasi oleh Filipina sejak Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023, namun tak kunjung memberi jawaban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, ketika Filipina kembali menawarkan Raphael Obermair untuk bergabung, sikap pemain Liga Jerman itu tetap serupa yakni sama sekali tak memberi respons. 

Filipina akan bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta (11/6/2024) untuk melakoni laga penutup grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026. (han/ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 Shio Beruntung Soal Karier Besok 30 September 2026

3 shio diprediksi beruntung soal karier besok 30 September 2026. Ada peluang menunjukkan kemampuan, mendapat kepercayaan baru, hingga menemukan kesempatan menarik.
Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Timnas Indonesia Mati Kutu usai Thom Haye Dikartu Merah, John Herdman Siapkan Perubahan Lawan Bangladesh

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menemukan pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jelang menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT