News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhatan Justin Hubner jadi Kenyataan, Handball di Laga Lawan Irak Buat Timnas Indonesia Tertinggal Lebih Dulu di Hadapan Ribuan Suporter Garuda

Justin Hubner pernah curhat sebelum melakukan handball yang membuat tim lawan Irak mendapat hadiah penalti. Aymen Hussein yang menjadi algojo menendang keras -
Kamis, 6 Juni 2024 - 18:00 WIB
Curhatan Justin Hubner jadi Kenyataan, Handball di Laga Lawan Irak Buat Timnas Indonesia Tertinggal Lebih Dulu di Hadapan Ribuan Suporter Garuda
Sumber :
  • ANTARA - PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia tertinggal lebih dulu 0-1 dari tim tamu Irak setelah Justin Hubner (52’) melakukan handball di kotak terlarang pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis (6/6/2024). 

Di hadapan ribuan pendukungnya di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Timnas Indonesia tampil menyerang dan menguasai bola di babak pertama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkali-kali kombinasi Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick mengancam gawang Irak.

Justin Hubner(Foto: PSSI)

Namun sayang di babak kedua, Irak lebih agresif. Skuad asuhan Jesus Casas itu menggempur pertahanan Timnas Indonesia siang dan malam.

Puncaknya pada menit ke-52 Justin Hubner melakukan kesalahan saat akan menghalau bola, tangannya ikut terangkat. Wasit Shaun Evans pun memutuskan penalti untuk Irak.

Striker senior Aymen Hussein yang menjadi eksekutor berhasil menceploskan bola keras. Ernando Ari sebenarnya bisa membaca arah bola Aymen, namun tangannya tak berhasil menjangkau bola.

Unggul 0-1, Irak semakin gencar melancarkan serangannya. Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia di bulan Juni ini, Justin Hubner juga sempat merugikan timnya Cerezo Osaka.

Pada 22 Mei 2024 lalu, bek tengah berusia 20 tahun itu mendapat kartu merah pertamanya di J League Cup. 

Justin Hubner di Cerezo Osaka(Justin Hubner. Foto: Cerezo Osaka)

Justin Hubner dikeluarkan dari lapangan oleh wasit setelah menjatuhkan striker FC Ryukyu Haruto Shirai saat pertandingan baru berjalan 17 menit.

Situasi ini menyebabkan Cerezo harus bermain dengan 10 orang di awal laga. Meski begitu, beruntung Cerezo Osaka tetap berhasil unggul 1-0.

Atas kejadian tersebut, Hubner mendapat kritik keras dari banyak pecinta Timnas Indonesia.

Kritikan itu lantas membuat Justin Hubner curhat dan menulis bahwa menjadi pemain Indonesia tidaklah mudah. Terlebih jika melakukan kesalahan seperti yang ia lakukan.

“Haha, kamu tidak boleh melakukan kesalahan jika bermain untuk Timnas Indonesia. Suatu hari, Anda (dibesarkan sebagai) pemain terbaik. Suatu hari, Anda (menjadi) pemain terburuk,” tulis Justin Hubner di salah satu komentar Instagram.

“Lucu melihat beberapa komentar (dibuat oleh suporter) tapi (saya) mencintai mereka semuanya,” imbuhnya.

Justin Hubner bergabung dengan Cerezo dengan status pinjaman dari klub Liga Utama Inggris (EPL) Wolverhampton Wanderers. Ia tercatat sudah tiga kali tampil bersama klub J1 League tersebut.

Justin Hubner(Justin Hubner. Foto: PSSI)

Di bulan Juni ini Justin Hubner akan melakoni dua pertandingan bersama Timnas Indonesia yakni saat melawan Irak (6/6/2024) dan Filipina (11/6/2024).

Skuad asuhan Shin Tae-yong hanya butuh satu kemenangan untuk memastikan diri lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Sialnya, dalam pertandingan melawan Irak setelah Justin Hubner melakukan handball, 5 menit kemudian giliran Jordi Amat yang membuat kesalahan. 

Ia menjatuhkan pemain Irak tepat sebelum masuk kotak penalti.

Kartu merah pun keluar dari kantong wasit Shaun Evans. Timnas Indonesia bermain dengan 10 pemain dan sampai menit ke-87 tertinggal 0-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT