News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dendam Kesumat, Suporter Singapura Kesal usai The Lions Dikalahkan dengan Skor Telak dari Timnas Indonesia U-16: Cuma Andalkan

Berbagai reaksi dan komentar suporter Singapura setelah dikalahkan dengan skor telak dari timnas Indonesia U-16 pada laga perdana turnamen Piala AFF U-16 2024.
Kamis, 27 Juni 2024 - 06:14 WIB
Timnas Indonesia U-16 asuhan Nova Arianto menang telak 3-0 atas Singapura di Piala AFF U-16 2024.
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Berbagai komentar suporter Singapura setelah dikalahkan dengan skor telak dari timnas Indonesia U-16 pada laga perdana turnamen Piala AFF U-16 2024.

Sebagaimana diketahui, timnas Indonesia U-16 berhasil meraih hasil positif pada laga perdananya di Piala AFF U-16 2024 saat menundukkan timnas Singapura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-16 asuhan Nova Arianto berhasil mengalahkan Singapura dengan skor telak.

timnas Indonesia U-16
Timnas Indonesia U-16 menang telak 3-0 atas Singapura di Piala AFF U-16 2024. (PSSI)

Timnas U-16 Indonesia memulai langkah manis di laga perdana Grup A, ASEAN U-16 Boys Championship 2024, dengan mengalahkan Singapura 3-0 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (21/6). 

Gol kemenangan timnas Indonesia dicetak oleh Mierza Firjatullah pada menit ke-39, Evandra Florasta pada menit ke-77, dan Fadly Alberto Hengga di menit ke-86.

Keberhasilan Nova Arianto membawa kemenangan perdana bagi timnas Indonesia U-16 langsung mendapat sambutan hangat pecinta sepak bola tanah air.

Kekalahan Singapura dari timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024 langsung mendapat reaksi dari fans tim muda berjuluk The Lions tersebut.

"Mendapat peningkatan, terakhir kali kalah 9-0," ucap fans Singapura.

"Kita perlu belajar menambah stamina dari timnas Indonesia atau Vietnam, sepanjang 90 menit pemain Indonesia terus berlari, mungkin kalau anak-anak ini main menyerang, Indonesia bisa mencetak gol lebih banyak," papar fans The Lions.

"Indonesia kemungkinan tidak akan menggunakan anak-anak lokal ini di tingkat senior, karena mereka hanya menggunakan pemain naturalisasi," paparnya.

Ada juga fans The Lions yang merasa geram atas kegagalan eksekusi penalti pemain Singapura, Nur Ichsan kiper timnas Indonesia U-16 berhasil melakukan penyelamatan.

"Bahkan tidak bisa mencetak penalti, yang layak ketika diberikan," tuturnya.

"Anak laki-laki Singapura punya masalah dengan kebugaran, tapi kalian punya kesempatan untuk melawan anak-anak Pinoy dan harus berjuang keras dengan anak-anak Laos," tandasnya.

Timnas Indonesia
Aksi individual dari Fadly Alberto Hengga, wonderkid timnas Indonesia U-16 asuhan Nova Arianto. (Twitter - Timnas Indonesia)

"Berhentilah membuang-buang waktu dan uang karena saya pikir tim sepak bola nasional Singapura saat ini di semua tingkatan, bahkan tidak dapat mengalahkan tim wanita," ucap fans.

"Kegagalan demi kegagalan untuk semua timnas kelompok umur, FAS perlu setidaknya 10 pemain usia 7-10 tahun dan mengirim mereka ke Eropa untuk pendidikan," saran dari fans timnas Singapura.

Tak berhenti di situ, Timnas Indonesia U-16 melanjutkan tren positif usai meraih kemenangan 3-0 atas Filipina di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (24/6/2024).

Gol Indonesia berhasil diciptakan oleh Evandra Floresta pada menit ke-66, dan Mierza Firjatullah di menit 71 dan menit 90+2. 

Atas hasil ini, tim Garuda yang diarsiteki oleh Nova Arianto berhasil memimpin klasemen sementara grup A dengan raihan enam poin dari dua laga. 

Berkaca pengalaman bersama shin Tae-yong, Nova Arianto menerapkan standar tingggi dalam seleksi ketat pemain timnas Indonesia U16

Nova Arianto sangat menyoroti masalah tinggi badan dari proses seleksi ketat dari para pemain muda Indonesia.

"Masalah tinggi badan mengapa menjadi consent saya," jelasnya dilansir Youtube Sport77.

Dia menjelaskan bahwa pada saat aktif bermain, awalnya berposisi sebagai striker dengan tinggi badan 178 cm.

Kemudian dipindahkan posisinya di stopper, karena dinilai punya postur tinggi dan dapat diandalkan dalam duel-duel bola udara.

"Secara postur, pemain depan dan pemain belakang menjadi urgent," paparnya.

Hal itu berdasarkan pengamatan Nova Arianto di gelaran Piala Asia 2023, anak asuh Shin Tae-yong tampak kesulitan ketika berduel dengan tim raksasa asia seperti Irak dan Australia.

"Karena saya melihat di Piala Asia, kita lemah di duel-duel udara. Kenapa saya buatkan gennya di situ agar ke depan timnas senior bisa mempunyai gen pemain timnasnya tuh yang tinggi-tinggi," ungkapnya.

Mantan bek Persib Bandung itu juga mengatakan bahwa berkaca pada negara tetangga atau Malaysia, memiliki program jangka panjang dalam membina kiper.

Tim Harimau Malaya menyiapkan para kipernya dari usia 12 tahun hingga 13 tahun, dicari anak-anak yang tinggi.

"Dia latih, dia buat agar nanti saat mereka naik level atas, kipernya juga mempunyai postur yang bagus-bagus," pungkasnya.

Pelatih berusia 44 tahun memiliki standar tersendiri dalam membangun skuad bentukannya yakni pemain belakang dan pemain depan harus tinggi.

"Bukannya harus 175 cm ke atas, minimal 166 cm atau 170 cm lah, minta maaf ada yang masuk tingginya 159-160, kalau dia 160 di saat kita compare-in dia naik 4 centi, minimal dia itu cuma 165 cm, kita lawan Australia kita nggak bisa apa-apa, itu menjadi pemikiran saya," paparnya. 

Nova Arianto menegaskan bahwa tidak ada maksud dalam mengkotak-kotakkan sisi pemain tinggi atau tidak.

"Karena saya yakin kualitas pemain tinggi pun belum tahu semuanya bagus kan, tapi pemain tinggi menjadi modal awal kita sih, menjadi modal awal kita bersaing di level Asia," terangnya.

"Itu yang saya mau buat, kita buat gen tim nasionalnya adalah dengan postur-postur yang tinggi," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengambil contoh dari kapten timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam yang awal masuk ke timnas kelompok umur tingginya 166 cm, sekarang dia memiliki tinggi 174 cm.

"Jadi itu yang saya coba (terapkan), posisinya Asnawi kan di bek kanan, dengan postur dia 174 cm dia masih bisa bersaing untuk posisinya," pungkasnya. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Buru Awie Pemilik Kelab Malam New Zone Medan: Karena Bandar Narkoba

Bareskrim Polri Buru Awie Pemilik Kelab Malam New Zone Medan: Karena Bandar Narkoba

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyebutkan saat ini pihaknya sedang buru Eddy alias Awie, pemilik kelab malam New Zone Medan, Sumut, karena
Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Main Bola Bersama Bocah Papua, KDM Jadi Penjaga Gawang: Kalau Masuk Aku Kasih Rp200 Ribu

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi main bola bersama bocah Papua, KDM jadi penjaga gawang dan tantang anak-anak untuk menendang, yang masuk diberi Rp200 ribu.
Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Kontrak dengan Persib Selesai, Maung Bandung Gagal Terima Hadiah FIFA Atas Terpilihnya Frans Putros di Skuad Irak Piala Dunia?

Persib sendiri belum melepas Frans Putros maupun mengucapkan selamat atas pencapaiannya mewakili Irak di Piala Dunia 2026.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul Naik ke Tahap Penyidikan, Polda DIY Periksa 16 Saksi

Penanganan kasus dugaan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat di Gereja Misi Sejahtera (GMS) Kabupaten Bantul memasuki babak baru. 
Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Ternyata Mees Hilgers Lebih Dahulu Bicara dari Hati ke Hati pada John Herdman

Tak ada Mees Hilgers dalam 23 pemain yang didaftarkan pada FIFA Matchday edisi Juni 2026, di mana Timnas Indonesia akan menjamu Oman dan Mozambik. 

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Fokus di Timnas Indonesia Senior, Nova Arianto Tak Khawatir Mathew Baker Telat Gabung Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, tidak terlalu mempermasalahkan keterlambatan Mathew Baker gabung skuad Garuda Muda. Ia yakin chemistry tim terjaga.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT