News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Hanya soal Gol Kedua Bahrain, Begini Rangkuman 'Kelicikan' Wasit Ahmed Al Kaf Terhadap Timnas Indonesia

Hasil imbang Timnas Indonesia lawan Bahrain menimbulkan banyak kontroversi. Banyak yang menilai bahwa wasit Ahmed Al Kaf melakukan beberapa kelicikan.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 13:20 WIB
Wasit Ahmed Al Kaf (kiri), pemain Bahrain dan Indonesia yang sedang berlaga pada Kamis (11/10/2024).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pada laga ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia harus kembali menelan hasil seri setelah ditahan imbang oleh Bahrain 2 - 2 pada pertandingan yang dilaksanakan pada Kamis (10/10/2024) malam tadi.

Tim asuhan Shin Tae-yong ini harus berlapang dada menerima hasil imbang yang hanya menambah 1 poin dan menempatkannya di posisi sementara ke-5 di bawah Jepang, Australia, Arab Saudi, dan Bahrain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun sama-sama mendapat hasil imbang, pada laga kali ini fans Timnas Indonesia dibuat geram oleh kebijakan yang dilakukan oleh wasit Ahmed Al Kaf.

Seperti yang diketahui, di awal pertandingan babak pertama, skuad Garuda memang sedikit kewalahan dengan pressing yang dilakukan para pemain Bahrain.

Timnas Indonesia Vs Bahrain
Timnas Indonesia Vs Bahrain
Sumber :
  • PSSI

 

Hingga pada menit ke-15 gol pertama tercipta oleh Mohamed Marhoon lewat tendangan jarak jauhnya yang membuat Bahrain unggul satu angka di atas tim merah putih.

Tak ingin menyerah dengan keadaan, Timnas Indonesia berusaha mengejar ketertinggalannya hingga pada injury time babak pertama, Ragnar Oratmangoen berhasil menyamakan skor jadi 1 - 1.

Pada pertengahan babak kedua, tepatnya di menit ke-74. anak asuh Shin Tae-yong menunjukan skill ciamiknya dengan berhasil mencetak gol kedua lewat tendangan Rafael Struick.

Skor 2 - 1 untuk Indonesia bertahan hingga penghujung babak terakhir. Seharusnya, skuad Garuda berhasil membawa kemenangan pada laga ini mengingat poin tersebut bertahan hingga perpanjangan waktu 6 menit pada babak kedua.

Namun, wasit Ahmed Al Kaf tak kunjung meniup peluit tanda pertandingan berakhir dan membuat pertandingan terus berlangsung hingga menit ke 99 pasca Bahrain mencetak gol keduanya.

Wasit asal Oman, AHmed Al Kaf yang memimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia.
Wasit asal Oman, AHmed Al Kaf yang memimpin laga Bahrain vs Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

 

Kebijakan yang dilakukan oleh wasit Ahmed Al Kaf tentu sangat merugikan Timnas Indonesia. Namun, kecurangan tak hanya sebatas itu saja. Berikut adalah rangkumannya kelicikan yang dilakukan oleh wasit asal Oman ini.

Kecurangan yang dialami skuad Garuda bukan sekadar karena wasit tak kunjung meniupkan peluit panjang.

Jauh sebelum pertandingan berakhir, anak asuh Shin Tae-yong ini juga mendapatkan berbagai kerugian lain hasil dari kecurangan Ahmed Al Kaf.

Keberpihakan wasit asal Oman tersebut sangat memihak ke tim Bahrain. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa keputusannya yang memberi pelanggaran pada pemain Timnas Indonesia.

Padahal, dalam laga tersebut kontak fisik antar pemain tergolong ringan. Sementara itu, kontak keras bagi pemain Indonesia enggan dianggap pelanggaran.

Selanjutnya, gol yang dicetak oleh Oratmangoen di injury time babak pertama dicek menggunakan VAR hingga memakan waktu 3 menit.

Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen
Mees Hilgers dan Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • AFC

 

Perlakuan tersebut sangat berbeda jauh kala gol kedua Bahrain yang dicetak oleh Mohamed Marhoon yang sama sekali tidak dicek VAR, padahal pemain Bahrain tersebut dalam posisi offside.

Puncak kecurangan yang dilakukan oleh wasit Ahmed Al Kaf adalah pada injury time babak kedua, di mana saat itu Indonesia unggul 2 - 1 atas Bahrain.

Kemudian, wasit memberi tambahan waktu selama 6 menit. Namun, hingga menjelang menit ke-100 sang pemandu permainan tak kunjung meniup peluit tanda akhir permainan.

Wasit Ahmed Al Kaf kembali membuat kebijakan mengecewakan karena kick-off usai gol Bahrain langsung meniup peluit panjang tanda akhir pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbas dari kelicikan yang dilakukan wasit Ahmed Al Kaf  tak hanya membuat banyak fans Timnas merasa geram. Beberapa pecinta sepak bola internasional pun dibuat jengkel karena kebijakannya yang merugikan Timnas Indonesia.

(nka)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Waspada Status Siaga Gunung Semeru: Awan Panas Guguran Capai Jarak 2.500 Meter

Gunung Semeru yang menjulang setinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. 
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT