John Herdman Ceritakan Perbedaan saat Dirinya Pertama Kali Datang ke Indonesia hingga Saat Ini
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
tvOnenews.com – Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman membeberkan cerita mendalam mengenai proses adaptasi serta perbedaan atmosfer yang dirasakannya sejak hari pertama menapakkan kaki di tanah air hingga saat ini.
Arsitek taktik asal Inggris tersebut mengakui bahwa dirinya langsung diselimuti dukungan penuh dari berbagai elemen sepak bola nasional.
Herdman datang mengemban misi krusial untuk mengembalikan kepercayaan publik, tepat setelah kegagalan pelatih terdahulu, Patrick Kluivert, yang kandas membawa skuad Garuda menembus putaran final Piala Dunia 2026.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Sisa kekecewaan mendalam yang sempat menggelayuti benak para suporter menjadi tantangan psikologis terbesar bagi Herdman di awal rezimnya.
Lesunya antusiasme itu bahkan sempat berdampak langsung pada penjualan tiket laga kandang Tim Garuda yang sempat sepi peminat di pasaran.
Namun, Herdman menilai hal tersebut sebagai dinamika yang sangat wajar. Menurutnya, mengembalikan fanatisme suporter ke titik tertinggi di laga kandang memang memerlukan proses dan waktu yang tidak instan.
Guna memuluskan transisi tersebut, juru taktik berusia 50 tahun ini memilih fokus menanamkan fondasi persaudaraan yang kuat di dalam internal tim sejak awal.
Langkah non-teknis ini dianggap sebagai kunci utama untuk mempercepat terbentuknya chemistry yang kuat antarpemain. Upaya tersebut kini mulai membuahkan hasil seiring dengan meningkatnya gelombang dukungan positif dari masyarakat.
"Saya rasa apa yang saya pelajari adalah bahwa ada rasa persaudaraan sejati yang sedang terbentuk. Minggu lalu di bulan Mei, saya sempat bekerja dengan semua pemain lokal. Saya bisa merasakan semangat sejati dari masyarakat Indonesia," ungkap John Herdman.
Mantan nakhoda Timnas Kanada itu menambahkan bahwa saat ini seluruh penggawa Merah Putih telah menyatukan visi dan tekad untuk membawa Indonesia menembus panggung Piala Dunia.
- PSSI
Komitmen kolektif ini wajib dijaga secara konsisten mengingat tantangan kualifikasi ke depan dipastikan akan menguras energi dan taktik.
Melalui program persiapan yang matang dan terstruktur, Herdman optimistis bahwa kedalaman dan kekuatan skuadnya akan terus berkembang menjadi jauh lebih solid dari waktu ke waktu.
"Saya bersemangat untuk memanfaatkan hal itu. Saya rasa ada orientasi kekeluargaan yang nyata di sini yang berdampak baik bagi tim-tim yang melangkah untuk lolos ke Piala Dunia," jelas pelatih berkebangsaan Inggris tersebut.
Load more