News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Bongkar Daftar Lengkap Sanksi Striker Timnas Indonesia Dimas Drajad

Pemain Persib Bandung ini mendapatkan hukuman dari AFC setelah insiden dengan pemain Lion City Sailors Bart Ramselaar dalam lanjutan AFC Champions League Two.
Senin, 4 November 2024 - 05:00 WIB
AFC Bongkar Daftar Lengkap Sanksi Striker Timnas Indonesia Dimas Drajad
Sumber :
  • 2024 Asian Football Confederation (AFC)

Jakarta, tvOnenews.com - AFC merilis daftar lengkap sanksi yang diterima oleh striker Timnas Indonesia, Dimas Drajad

Pemain Persib Bandung ini mendapatkan hukuman dari AFC setelah insiden dengan pemain Lion City Sailors Bart Ramselaar dalam lanjutan AFC Champions League Two 2024/2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini bermula dari ketegangan kedua pemain dalam laga Persib Bandung vs Lion City Sailor di Stadion Si Jalak harupat, Kabupaten Bandung, 24 Oktober 2024 lalu. 

tvonenews

Dimas Drajad terpancing emosi dari Bart Ramselaar yang membuat wasit memberikan kartu merah langsung pada pemain Timnas Indonesia ini. 

Dalam rilisnya, AFC menyebut Dimas Drajad mendapatkan sanksi karena melanggar ayat 47 Kode Etik dan Disiplin AFC atas tuduhan pelanggaran berat dan dapat dihukum dengan pengusiran. 

"Pemain dikeluarkan oleh wasit karena melakukan tindak kekerasan dan karenanya, dia terbukti melakukan tindak pelanggaran," tulis AFC. 

Sanksi baik larangan bertanding dan denda pun tak luput dari Dimas Drajad. 

Dimas Drajad dilarang untuk bermain di tiga laga, termasuk satu laga larangan bermain yang otomatis diberiakn arena kartu merah di laga Persib vs Lion City Sailors. 

"Tiga larangan pertandingan seluruhnya berlaku dalam pertandingan fase grup AFC Champions League Two 2024/2025," tulis AFC. 

Tiga pertandingan tersebut merupakan tiga pertandingan tersisa di babak grup Persib yakni pada saat melawan Lion City Sailors pada 7 November 2024, kemudian melawan Port FC pada 28 November 2024 dan melawan Zhejiang FC pada 5 Desember 2024. 

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, Dimas Drajad pun dikenakan sanksi disiplin dengan mengharuskan membayar denda 1.500 dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp23.773.500. 

AFC mengecam tindakan Dimas Drajad tersebut dan memastikan jika denda harus dibayarkan 30 hari setelah keputusan itu dibuat. 

"Dimas Drajad pun diberitahukan bahwa jika ada pelanggaran kekerasan terulang maka sanksi lebih berat akan diberikan," tutup AFC. 

Sementara itu, Bert Ramselaar yang menjadi akar masalah turut mendapatkan sanksi dari AFC. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia terbukti melakukan pelanggaran dengan melakukan takle dan terbukti sebagai pelanggaran berat. 

Bart Ramselaar hanya dihukum larangan dua pertandingan di sisa babak grup ACL Two. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Nomor 1 di Super League dan Titel Juara Grup ACL Two, Bojan Hodak Puas dengan Penampilan Persib di Putaran Pertama Kompetisi

Jadi Nomor 1 di Super League dan Titel Juara Grup ACL Two, Bojan Hodak Puas dengan Penampilan Persib di Putaran Pertama Kompetisi

Persib Bandung mengakhiri putaran pertama sebagai juara paruh musim Super League.
Ratusan Pekerja Disebut Terjebak dalam Area Ledakan Tambang di Bogor, Ini Klarifikasi Pihak PT Antam

Ratusan Pekerja Disebut Terjebak dalam Area Ledakan Tambang di Bogor, Ini Klarifikasi Pihak PT Antam

PT Aneka Tambang Tbk buka suara terkait dugaan terjadinya ledakan di Kawasan tambang yang terletak di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Rabu (14/1/2026) sore.
Timnas Indonesia akan Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia akan Hadapi Bulgaria di FIFA Series 2026

Kepastian mengenai daftar negara peserta ajang FIFA Series yang akan berlangsung di Indonesia pada 23–31 Maret 2026 kian mengerucut
Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara, Kejagung Sebut Sudah Periksa Mantan Bupati: Kemenhut Belum

Kasus Dugaan Korupsi Izin Tambang di Konawe Utara, Kejagung Sebut Sudah Periksa Mantan Bupati: Kemenhut Belum

Kejagung mengungkapkan pihak Kementerian Kehutanan belum ada yang diperiksa, sebab saat ini masih fokus pada pencocokan data terkait luasan hutan dan titik-titik koordinat tambang.
Sebelum Syafiq Ali, Tim SAR Kenang Proses Evakuasi Marcel yang Wafat Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Sebelum Syafiq Ali, Tim SAR Kenang Proses Evakuasi Marcel yang Wafat Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Sebelum Syafiq Ali, pendaki Marcel juga tewas jatuh ke jurang di Gunung Slamet. Tim SAR kenang proses evakuasi mencekam di tengah kabut tebal.
Timnas Italia Dapat Kabar Superbahagia Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gara-Gara Bursa Transfer

Timnas Italia Dapat Kabar Superbahagia Jelang Playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gara-Gara Bursa Transfer

Timnas Italia tampaknya mendapatkan kabar bahagia menjelang playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hal ini berkat suatu aktivitas di bursa transfer Januari yang melibatkan tim Liga Italia.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kabar Terbaru Pramugari Gadungan Khairun Nisa, Usai Viral Nyamar Jadi Kru Batik Air, Kini Ditawari Sekolah Pramugari Gratis

Kisah pilu pramugari gadungan Batik Air, Khairun Nisa nekat nyamar jadi kru kabin karena malu ditipu di hadapan orang tuanya. Kini ditawari pendidikan gratis.
Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Di Hadapan Publik Argentina, Gaston Avila Tegaskan Arah Kariernya, Sinyal ke Persib Bandung Mulai Terbaca

Nama Gaston Avila mendadak jadi sorotan Bobotoh Persib seiring rumor hengkangnya Federico Barba. Kepada publik Argentina, Avila tegas bilang ini soal kariernya.
Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Kronologi Syafiq Ali Mendaki Gunung Slamet, Hilang 19 Hari hingga Ditemukan Meninggal Dunia

Syafiq dilaporkan hilang sejak Minggu (28/12/2025). Pada hari itu, ia seharusnya sudah turun dari pendakian Gunung Slamet.
Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia, Izin ke Keluarga Pergi ke Gunung Sumbing Bukan Gunung Slamet

Syafiq Ali pendaki Gunung Slamet ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026). Pencarian Syafiq pada akhirnya membuahkan hasil. 
Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah Lagi Jadi Pramugari Sungguhan, Aeronef Indonesia Beri Khairun Nisa Pendidikan Pramugari 100 Persen Gratis: Kami Ingin Bantu Wujudkan Mimpinya

Selangkah lagi Khairun Nisa (23) bisa menjadi pramugari sungguhan.  Aeronef Indonesia memberi Nisa pendidikan pramugari 100 persen gratis kepadanya. 
Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola 14 Januari 2026: Bung Binder Soroti Persib Bandung, John Herdman Terpikat Rizky Ridho, hingga MU Rugi Besar

Top 3 Bola Rabu, 14 Januari 2026 seputar rekor kandang sempurna Persib Bandung, sorotan John Herdman pada Rizky Ridho, serta kerugian besar Manchester United.
Berapa Gaji Gaston Avila? Mantan Bek Ajax Amsterdam yang Diisukan Bakal Gantikan Peran Federico Barba di Persib Bandung

Berapa Gaji Gaston Avila? Mantan Bek Ajax Amsterdam yang Diisukan Bakal Gantikan Peran Federico Barba di Persib Bandung

Segini gaji Gaston Avila, bek Ajax Amsterdam asal Argentina yang kabarnya masuk radar Persib Bandung sebagai suksesor Federico Barba di jantung pertahanan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT