News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejujuran Pratama Arhan soal Masa Lalunya, Akui Tidak Mudah Bisa Sampai Dipanggil STY ke Timnas Indonesia, Dulu Pernah...

Pratama Arhan menjadi salah satu pemain andalan Timnas Indonesia yang cukup sering mendapatkan panggilan membela skuad Garuda di berbagai ajang internasional.
Jumat, 27 Desember 2024 - 21:26 WIB
Bintang Timnas Indonesia, Pratama Arhan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Pratama Arhan menjadi salah satu pemain andalan Timnas Indonesia yang cukup sering mendapatkan panggilan untuk membela skuad Garuda di berbagai ajang internasional.

Nama Pratama Arhan sendiri melejit saat dirinya tampil memukau bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada gelaran Piala AFF 2020 itu, Pratama Arhan tampil gemilang dengan mencetak 2 gol dan 2 assist dan membawa Timnas Indonesia melaju hingga partai final.


Pratama Arhan (sumber: tvonenews.com - Julio Tri Saputra)

Tampil Gemilang dengan Timnas Indonesia, sosok Pratama Arhan pun berhasil mencuri perhatian publik.

Terlebih kemampuan lemparan jarak jauh Pratama Arhan kerap menjadi senjata Timnas Indonesia untuk bisa mencetak gol.

Sejak saat itu, pesepakbola yang sekarang bermain untuk Suwon FC itu menjadi salah satu pemain langganan Timnas Indonesia.

Namun, dibalik kesuksesan Pratama Arhan bersama Timnas Indonesia ada perjalanan yang harus dilalui dengan penuh perjuangan oleh pemain yang lahir di Blora, Jawa Tengah itu.

Salah satunya adalah momen saat Pratama Arhan sempat berfikir untuk berhenti bermain sepak bola.

Pratama Arhan dan Grace Tahri (sumber: Tangkapan Layar YouTube: @gt.bodyshot)

Bukan tanpa alasan, momen itu terjadi saat dirinya gagal menembus seleksi tim Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Kisah tersebut Arhan ceritakan saat dirinya menjadi bintang tamu di kanal youtube milik Grace Tahir.

Pada kesempatan itu, Arhan bercerita jika kegagalannya di seleksi POPDA membuatnya ingin berhenti bermain sepak bola.

"Waktu dulu sih pas smp ikut seleksi POPDA, temen-temen saya keterima semua cuma saya yang engga, dari situ saya sampe murung, nangis saya karena mikir waktu itu POPDA akan bagus untuk karier," kata Pratama Arhan.

"Saya nangis sampai mikir ngapain main bola, terus pelatih, guru, support saya, dari situ saya semangat lagi," sambungnya.

Pratama Arhan (sumber: tvOnenews.com/Julio Trisaputra)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak saat itu, Arhan pun bertekad untuk bisa meraih kesuksesan sebagai seorang pesepakbola.

Tak hanya itu, pada kesempatan tersebut, Arhan bercerita keinginannya untuk membuat kedua orang tuanya bangga hingga membawa keduanya pergi naik haji. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT