News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiper Asal Belanda Berani Jujur Bahwa Ada Hal 'Aneh' di Timnas Indonesia, Kepada Media Belanda: Tim Nasional di Sini Benar-benar...

Sonny Stevens, kiper asal Belanda yang bermain untuk Dewa United, menyebut ada beberapa hal yang menurutnya aneh dari Timnas Indonesia. Katanya Skuad Garuda...
Sabtu, 19 April 2025 - 11:29 WIB
Jelang Laga Kontra Bahrain, Kiper asal Belanda Berani Jujur, Sebut Ada yang 'Aneh' Dengan Timnas Indonesia, Katanya Timnas Disini Benar-benar....
Sumber :
  • Instagram Sonny Stevens

tvOnenews.com - Pernyataan mengejutkan datang dari kiper Dewa United asal Belanda, Sonny Stevens.

Dalam wawancaranya bersama media Belanda, Voetbalprimeur, Stevens mengaku dibuat terkejut dengan berbagai hal tidak biasa yang ia temui selama bermain di Indonesia, khususnya soal Timnas Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tim nasional di sini benar-benar hidup. Aneh,” ujar Stevens dengan ekspresi kagum.

Kiper Dewa United, Sonny Stevens
Kiper Dewa United, Sonny Stevens
Sumber :
  • Instagram - Sonny Stevens

 

Ya, menurut kiper yang sudah cukup lama malang melintang di Eropa ini, apa yang terjadi di sekitar Timnas Indonesia sangat berbeda dibanding negara lain.

Salah satu hal yang sampai membuat Stevens geleng-geleng kepala adalah antusiasme suporter Indonesia.

Ia menyebut, meski Timnas Indonesia bermain tandang ke Sydney melawan Australia pada 20 Maret lalu, ribuan suporter tetap memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) untuk menggelar nonton bareng.

Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

 

"Tim (Indonesia) ini diawasi dengan ketat. Kami (Dewa United) juga memiliki pemain internasional di tim kami, jadi kami tentu saja mendapatkannya di klub kami. Anda dapat melihat bahwa orang-orang sangat bangga. Sekarang semuanya berjalan dengan baik," lanjut Stevens.

Setelah kekalahan dari Australia, euforia justru meledak lebih besar ketika Indonesia mengalahkan Bahrain 1-0 di SUGBK pada 25 Maret.

Kemenangan itu menjadi suntikan moral besar dan membuka asa Indonesia lolos ke babak selanjutnya.

Selebrasi Ole Romeny dan Marselino Ferdinan saat cetak gol untuk Timnas Indonesia
Selebrasi Ole Romeny dan Marselino Ferdinan saat cetak gol untuk Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

 

Saat ini, Indonesia masih bertarung di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, bersaing dengan tim-tim tangguh seperti Jepang, China, Australia, dan Bahrain.

Dengan koleksi 9 poin dan dua laga krusial tersisa, kans Indonesia melaju ke babak playoff masih sangat terbuka.

Stevens menyadari tantangan itu, tapi tetap optimis.

"Saya pikir harapan di Indonesia sangat berbeda. Ada peluang, karena mereka masih bermain melawan Australia, Bahrain, China, dan Jepang. Namun, ada juga kesadaran bahwa pengembangan tim nasional adalah sebuah proses," ungkapnya.

Salah satu hal yang menurut Stevens membuktikan keseriusan Indonesia adalah penunjukan Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala.

Patrick Kluivert dan Pemain Timnas Indonesia
Patrick Kluivert dan Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews.com

 

Baginya, itu bukan sekadar mendatangkan nama besar, tapi menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia memang sedang membangun fondasi kuat.

"Saya pikir tanggapan terhadap pengangkatannya (Kluivert) sangat positif. Kluivert adalah nama yang sangat besar dalam sepak bola. Saya pikir orang-orang di sini melihat bahwa sepak bola Indonesia ingin membuat kemajuan dan benar-benar melakukannya," tutur Stevens.

Dengan kombinasi pemain lokal dan naturalisasi yang makin padu, Stevens percaya Indonesia bisa menciptakan kejutan.

Lebih jauh, Stevens mengaku bahwa apa yang ia alami selama berada di Indonesia sangat berbeda dengan tempat-tempat lain yang pernah ia bela.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada semacam aura kebersamaan dan kebanggaan nasional yang menurutnya jarang ditemui.

"Sekarang setelah mereka (Timnas Indonesia) bermain cukup baik, saya harap mereka akan berhasil (lolos ke Piala Dunia 2026). Saya pikir itu bisa menjadi tambahan yang sangat bagus untuk turnamen itu," tutup Stevens optimistis. (udn/asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Kabut Asap Mengintai Palangka Raya, Ribuan Masker KN95 dan Susu Steril Disalurkan

Ribuan masker KN95 dan susu steril disalurkan kepada Dinas Kesehatan Kalteng untuk membantu warga Palangka Raya menghadapi potensi kabut asap akibat karhutla.
Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Kemendagri Turun Tangan Percepat Penegasan Batas Desa, Minta Kepala Daerah Segera Lapor

Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Bina Pemdes Kemendagri) menggenjot percepatan penegasan batas desa di sejumlah daerah. 
Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Mahkamah Agung Batalkan Aturan Usia Pensiun 65 Tahun bagi Buruh

Putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan ketentuan kenaikan bertahap usia pensiun hingga 65 tahun menjadi momentum penting bagi reformasi Jaminan Pensiun Nasional.
Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Soal Herri Pras Viral Digeruduk OTK, Habib Bahar bin Smith: Kalau Mau Kritik, Pakai Cara yang Baik

Habib Bahar bin Smith menilai konten kreator Herri Pras tidak memiliki kapasitas mengkritik tokoh agama, terutama ulama terutama melalui konten media sosial.
Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Gerindra Tegaskan Sudah Pecat 3 Anggota DPRD Jatim Imbas Kasus Narkoba

Ketua Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan mereka telah dipecat sebagai legislator dalam sidang yang dilaksanakan 8 Oktober 2026 lalu.
Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Gebrakan Inovasi Daerah di IGA 2026: Dari Patin Jadi Lumbung Pangan hingga Batang Sawit Jadi Gula

Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri (BSKDN Kemendagri) menggelar rangkaian kegiatan Innovative Government Award (IGA) 2026.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT