News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyebab Timnas Indonesia Disanksi FIFA Jelang Hadapi China di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Insiden Ini Jadi Pemicu

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, berikan penjelasan terkait penyebab sanksi yang diberikan FIFA buat Timnas Indonesia jelang hadapi China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Minggu, 11 Mei 2025 - 12:35 WIB
Pemain Timnas Indonesia dan staf kepelatihan pasca pertandingan melawan Bahrain.
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, berikan penjelasan terkait penyebab sanksi yang diberikan FIFA buat Timnas Indonesia jelang hadapi China di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Dalam rilis yang diterima, Arya Sinulingga mengkonfirmasi bahwa PSSI mendapat sanksi dari FIFA usai laga menghadapi Bahrain beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arya Sinulingga menyebut, pihak PSSI sudah mendapat surat dari FIFA tentang pelanggaran yang dilakukan Timnas Indonesia saat menjadi tuan rumah di matchday kedelapan kemarin.

Menurut Arya Sinulingga, PSSI diberi sanksi oleh FIFA lantaran perilaku diskriminatif beberapa suporter saat pertandingan Timnas Indonesia menghadapi Bahrain.

"Kita kemarin sudah mendapatkan surat dari FIFA dengan referensi FDD 2338 tentang pasal 15 diskriminasi," ucap Arya Sinulingga.

"Jadilah keputusan dari FIFA yang menyatakan bahwa PSSI harus bertanggung jawab terhadap perilaku diskriminatif suporter pada saat pertandingan Indonesia melawan Bahrain yang dimainkan 25 Maret 2025 yang lalu," jelasnya.

Lebih lanjut, Arya Sinulingga menjelaskan bahwa FIFA menilai para suporter di tribun Utara dan Selatan melakukan aksi diskriminatif ke pemain Bahrain.

"Di sana FIFA juga mengirimkan laporan, jadi ada monitoring sistem mereka sebagai laporan mereka,"

"Berdasarkan laporan pertanyaan tersebut, FIFA menyatakan bahwa suporter tuan rumah Indonesia itu paling aktif di tribun Utara dan Selatan, peristiwa insiden terjadi di sektor 19 disebabkan oleh suporter Indonesia pada menit ke-80.

"Sekitar hampir 200 suporter tim tuan rumah meneriakkan slogan xenophobia Bahrain bla bla bla," jelas Arya Sinulingga.

Suporter Timnas Indonesia di laga kontra Bahrain
Suporter Timnas Indonesia di laga kontra Bahrain
Sumber :
  • REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

 

Akibat insiden yang terjadi, PSSI dijatuhi sanksi oleh FIFA dengan denda mencapai hampir Rp400 juta.

Tak hanya itu, federasi sepak bola Indonesia itu juga diperintahkan untuk menggelar laga berikutnya dengan jumlah penonton yang dibatasi.

Sebanyak 15 persen kursi stadion harus ditutup, khususnya di area tribun belakang gawang, yakni di sisi utara dan selatan stadion.

Keputusan ini merupakan bagian dari sanksi disipliner yang dijatuhkan FIFA atas pelanggaran dalam penyelenggaraan pertandingan sebelumnya.

Dalam laga menghadapi Bahrain sendiri, Timnas Indonesia berhasil raih poin penuh usai menang tipis 1-0.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/03/2025) malam WIB tersebut, gol tunggal skuad Garuda dicetak oleh Ole Romeny pada menit 24'.

Dengan tambahan tiga poin, saat ini Timnas Indonesia berhasil bertengger di urutan empat besar Grup C lewat koleksi 9 poin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia hanya berjarak empat angka dari Australia di urutan kedua atau batas akhir lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

(sub)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT