News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Tugas Simon Tahamata setelah Resmi Jadi Kepala Pemandu Bakat PSSI? Erick Thohir Bilang...

PSSI resmi menunjuk Simon Tahamata mantan pemain legendaris Ajax Amsterdam berdarah Maluku sebagai Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Nasional. Apa tugasnya?
Kamis, 22 Mei 2025 - 20:33 WIB
Simon Tahamata
Sumber :
  • Twitter - Ajax Amsterdam

tvOnenews.com, Jakarta – PSSI resmi menunjuk Simon Tahamata mantan pemain legendaris Ajax Amsterdam berdarah Maluku sebagai Kepala Pemandu Bakat Sepak Bola Nasional.

Penunjukan ini menjadi langkah strategis penting dalam upaya PSSI membangun fondasi kuat untuk regenerasi pemain Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil Singkat Simon Tahamata

Simon Tahamata segera gabung Timnas Indonesia
Simon Tahamata segera gabung Timnas Indonesia
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

 

Simon Melkianus Tahamata lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1956. Meski lahir dan besar di Eropa, Simon memiliki darah Indonesia dari Maluku.

Karier sepak bolanya dimulai di akademi TSV Theole Tiel (1967–1971) sebelum bergabung dengan akademi Ajax Amsterdam pada usia 15 tahun.

Setelah promosi ke tim utama Ajax pada 1975, Simon tampil gemilang sebagai pemain sayap. Ia mempersembahkan tiga gelar Eredivisie (1977, 1979, 1980) dan satu KNVB Cup, sebelum hijrah ke Standard Liege di Belgia.

Di sana ia kembali bersinar dan merebut dua gelar Liga Belgia, bahkan sempat membawa klubnya berlaga di Piala Winners UEFA pada 1982.

Setelah masa di Belgia, ia sempat memperkuat Feyenoord dan klub-klub Belgia lainnya sebelum pensiun pada 1996.

Di level internasional, Simon mencatatkan 22 caps dan 2 gol untuk Timnas Belanda dari 1979 hingga 1986 — menjadikannya salah satu pemain berdarah Indonesia yang pernah mengenakan seragam Oranje.

Usai pensiun, Simon memilih jalur kepelatihan dengan fokus pada pengembangan pemain muda. Ia pernah melatih di:

Standard Liege (1996–2000)

Germinal Ekeren (2000–2004)

Ajax Amsterdam (2004–2009, 2014–2024)

Al Ahli, Arab Saudi (2009–2014)

Selama 10 tahun terakhir, Simon menjadi figur penting dalam struktur akademi Ajax, salah satu akademi terbaik di dunia. Ia dikenal sebagai pelatih teknik yang sabar dan sangat teliti dalam membina bakat muda.

Kepergiannya dari Ajax pada Februari 2024 bahkan diiringi upacara perpisahan di Johan Cruijff Arena sebagai bukti penghargaan klub terhadap dedikasinya.

Tugas Baru di Indonesia: Bangun Regenerasi Timnas

Simon Tahamata
Simon Tahamata
Sumber :
  • PSSI

 

Sebagai Kepala Pemandu Bakat Simon kini mengemban tugas besar: mengidentifikasi dan merekrut talenta potensial dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, terutama yang berada di Belanda, Belgia, dan Eropa pada umumnya.

Ia akan bekerja sama erat dengan figur-figur seperti Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, dan Nova Arianto sebagai bagian dari proyek besar PSSI untuk memajukan sistem pembinaan sepak bola nasional.

“Dalam perannya sebagai Kepala Pemandu Bakat, Simon Tahamata akan bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan merekrut talenta potensial baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia di luar negeri, khususnya di Belanda,” tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut bergabungnya Simon Tahamata dengan penuh antusias. Menurutnya, pengalaman dan wawasan Simon sangat berharga dalam misi besar membawa Indonesia ke level dunia.

“Kami sangat antusias menyambut Simon Tahamata dalam keluarga besar PSSI. Pengalaman dan keahliannya dalam pengembangan pemain muda akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia,” ujar Erick Thohir.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

Kabar baik untuk NCTzen, NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelar besok, Sabtu (11/4/2026).
Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo angkat suara soal kritik keras pengamat soal Shayne Pattynama di Persija. Greg menilai narasi pengamat itu justru memperkeruh pemahaman publik terhadap
Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026 dimana Timnas Voli Indonesia tergabung di Pool B yang merupakan grup neraka.
Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan tujuh orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015 diantaranya Irawan Prakoso.
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Jakarta Popsivo Polwan sukses menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang cukup manis.
Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT