GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Vietnam dan Malaysia Berani Akui 'Level' Timnas Indonesia U-23: Indonesia Selalu menjadi Pesaing Terkuat dan Mengesankan Soal.... 

Pelatih Timnas Vietnam dan Malaysia berani akui level Timnas Indonesia U-23. Garuda muda dianggap pesaing terkuat di ASEAN Cup U-23 2025: Kekuatan, Naturalisasi
Jumat, 27 Juni 2025 - 14:18 WIB
Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-23 kian dipandang sebagai kekuatan baru di kawasan Asia Tenggara, terutama menjelang gelaran ASEAN Cup U-23 2025 yang akan berlangsung pada 15 hingga 19 Juli mendatang. 

Sebagai tuan rumah, skuad Garuda Muda tidak hanya diunggulkan karena faktor kandang, tetapi juga karena peningkatan signifikan kualitas pemain, termasuk hasil dari program naturalisasi yang mulai menampakkan hasil nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tergabung di Grup A bersama Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam, Indonesia mendapat sorotan dari dua pelatih rival yang secara terbuka menyebut tim asuhan Gerald Vanenburg sebagai ancaman utama. 

Pujian ini tak lepas dari pencapaian mereka dalam beberapa tahun terakhir, termasuk keberhasilan menembus final ASEAN Cup U-23 edisi 2023 serta tampil impresif di ajang Asia lain, seperti Piala Asia U-23 di Qatar.

Pelatih Timnas U-23 Vietnam, Kim Sang-sik, menyebut bahwa Indonesia adalah salah satu tim yang paling patut diwaspadai, selain Thailand. 

Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

“Dari apa yang saya ketahui dan amati, Thailand dan Indonesia selalu menjadi pesaing terkuat,” ucap Kim Sang-sik dalam wawancaranya, mengutip keunggulan teknis Thailand dan kemampuan fisik serta kecepatan pemain-pemain Indonesia.

Ia menambahkan bahwa sebagai tuan rumah, Indonesia diperkirakan akan memiliki keuntungan dari segi atmosfer pertandingan. 

“Thailand menonjol dengan teknik dan organisasi yang solid, sementara Indonesia mengesankan dengan kekuatan fisik dan kecepatan,” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Tak hanya Vietnam, pelatih Timnas U-23 Malaysia Nafuzi Zain juga mengungkapkan hal serupa. 

Dalam wawancaranya dengan Nst.com.my, Nafuzi menyatakan, “Pertandingan melawan Filipina sangat penting, dan awal yang baik akan membangun momentum. Setelah itu, kami mengalihkan fokus ke Brunei, dan kemudian menghadapi Indonesia, yang akan menjadi ujian terberat kami.” 

Meski begitu, Nafuzi tetap menargetkan minimal mencapai semifinal. “Tujuan kami tentu saja mencapai final, tetapi saat ini prioritas kami adalah masuk empat besar,” tegasnya.

Sistem turnamen ASEAN Cup U-23 2025 akan menyeleksi satu pemenang dari masing-masing grup serta satu runner-up terbaik untuk lolos ke babak semifinal. 

Gerald Vanenburg menangani Timnas Indonesia U-23
Gerald Vanenburg menangani Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • Ajax Amsterdam Official

 

Ini membuat persaingan di setiap laga grup menjadi sangat krusial, terutama bagi tim seperti Malaysia yang mengakui dominasi Indonesia sejak awal.

Menanggapi berbagai komentar dari rivalnya, Gerald Vanenburg, pelatih asal Belanda yang menukangi Timnas U-23 Indonesia, mengaku tak terlalu memusingkan sanjungan yang datang. 

Baginya, pembuktian utama ada di lapangan. 

“Saya tidak bisa berkata apa-apa tentang itu. Apa yang bisa saya lakukan dengan hal ini? Kita harus mulai dengan memenangi pertandingan untuk mencapai final dan jika tidak, kita akan keluar,” tegas Vanenburg.

Ia menambahkan bahwa komentar dari luar tidak akan mengganggu fokusnya terhadap persiapan tim. 

“Semua orang akan berkomentar, tapi saya tidak peduli karena saya harus fokus dengan persiapan tim saya sendiri. Jadi kita harus menangi setiap pertandingan. Saya tidak peduli dengan siapa yang kita lawan,” pungkasnya.

Timnas Indonesia U-23
Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Kekuatan Timnas U-23 Indonesia saat ini memang semakin diperhitungkan. Di bawah kendali Vanenburg, sejumlah pemain muda potensial hasil pembinaan lokal dan naturalisasi telah menunjukkan performa meyakinkan. 

Keberhasilan PSSI dalam mendorong program naturalisasi turut menjadi faktor pembeda. 

Pemain-pemain seperti Justin Hubner, Rafael Struick, dan Ivar Jenner telah menjadi tulang punggung sejak level U-20, dan kini siap bersinar bersama skuad U-23.

Program ini dipandang efektif untuk mendongkrak daya saing Indonesia, yang sebelumnya kesulitan menembus papan atas Asia Tenggara di kelompok umur. 

Kini, dengan kombinasi antara talenta lokal seperti Marselino Ferdinan dan pemain naturalisasi, Indonesia memiliki skuad yang solid secara teknis, fisik, dan mental.

Sebagai persiapan, skuad Garuda Muda telah memulai **pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak 20 Juni. 

Latihan intensif tersebut diproyeksikan untuk membangun chemistry dan ketahanan fisik, guna menjawab ekspektasi tinggi sebagai tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan segala kesiapan tersebut, harapan publik Indonesia untuk menyaksikan timnya tampil dominan di ASEAN Cup U-23 2025 semakin membuncah. 

Jika mampu memanfaatkan status tuan rumah dan meneruskan tren positif, bukan tidak mungkin trofi juara akhirnya bisa dibawa pulang ke Tanah Air. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Laga Al Ettifaq vs Al Nassr berjalan penuh drama dengan tensi tingkat tinggi. Ronaldo ditarik keluar hingga Sadio Mane jadi kunci kemenangan bagi Faris Najd.
Babak Pertama Al Ettifaq vs Al Nassr: Faris Najd Langsung Kebobolan 2 Gol usai Blundernya Bento Diganjar Kartu Merah

Babak Pertama Al Ettifaq vs Al Nassr: Faris Najd Langsung Kebobolan 2 Gol usai Blundernya Bento Diganjar Kartu Merah

Al Ettifaq tampil agresif sejak menit awal, sukses memanfaatkan setiap kelengahan lini belakang Al Nassr hingga berhasil menyarangkan dua gol di babak pertama.
Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi terus memperluas daya tarik pariwisatanya dengan tidak lagi hanya mengandalkan perjalanan ibadah sebagai magnet bagi wisatawan Indonesia.
30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

Nama Zapin sendiri mungkin terdengar tidak biasa sebagai jenis senam. Di balik namanya, terdapat gerakan yang banyak mengandalkan langkah kaki secara ritmis, koordinasi tubuh, serta keseimbangan.
Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Ruas Tol Jabotabek, Pengguna Diimbau Patuhi Rambu Lalu Lintas

Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Ruas Tol Jabotabek, Pengguna Diimbau Patuhi Rambu Lalu Lintas

PT Jasa Marga (Persero) TBk bakal melaksanakan pemeliharaan pada sejumlah ruas Tol Jagorawi, Jakarta Outer Ring Road (JORR), dan Jakarta-Tangerang.

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi terus memperluas daya tarik pariwisatanya dengan tidak lagi hanya mengandalkan perjalanan ibadah sebagai magnet bagi wisatawan Indonesia.
30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

Nama Zapin sendiri mungkin terdengar tidak biasa sebagai jenis senam. Di balik namanya, terdapat gerakan yang banyak mengandalkan langkah kaki secara ritmis, koordinasi tubuh, serta keseimbangan.
Relawan Jamin Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga 2029

Relawan Jamin Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga 2029

Sejumlah pihak merespons terkait pernyataan video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengenai situasi politik saat ini.
Babak Pertama Al Ettifaq vs Al Nassr: Faris Najd Langsung Kebobolan 2 Gol usai Blundernya Bento Diganjar Kartu Merah

Babak Pertama Al Ettifaq vs Al Nassr: Faris Najd Langsung Kebobolan 2 Gol usai Blundernya Bento Diganjar Kartu Merah

Al Ettifaq tampil agresif sejak menit awal, sukses memanfaatkan setiap kelengahan lini belakang Al Nassr hingga berhasil menyarangkan dua gol di babak pertama.
Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Laga Al Ettifaq vs Al Nassr berjalan penuh drama dengan tensi tingkat tinggi. Ronaldo ditarik keluar hingga Sadio Mane jadi kunci kemenangan bagi Faris Najd.
Siswa SMP Ini Ukir Prestasi Lewat Kreativitasnya Bermasin Alat Musik

Siswa SMP Ini Ukir Prestasi Lewat Kreativitasnya Bermasin Alat Musik

Seorang siswa yang duduk di bangku SMP bernama Arya Zacky Sutanandika atau akrab disapa Jeki menorehkan sejumlah prestasi lewat kreativitasnya bermain alat musik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT