News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Bisa Lagi Main Kasar gara-gara Ada VAR di Final, Media Vietnam Tiba-tiba Malah Tuduh Timnas Indonesia...

Media Vietnam malah lontarkan tuduhan ke Timnas Indonesia usai AFF resmi menerapkan penggunaan VAR dalam pertandingan final Piala AFF U23 2025 nanti, ada apa?
Senin, 28 Juli 2025 - 08:54 WIB
Timnas Indonesia vs Thailand di Piala AFF U-23
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Media Vietnam malah melontarkan tuduhan ke Timnas Indonesia setelah VAR resmi akan diterapkan dalam laga final Piala AFF U23 2025.

Penerapan VAR di laga final nanti jelas membuat permainan kasar menjadi tidak lagi bisa dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Segala bentuk pelanggaran akan terpantau jelas melalui VAR sehingga pertandingan bisa berjalan lebih adil dan sportif.

Tentunya hal ini sangat positif, terutama bagi Timnas Indonesia yang kerap mendapat perlakuan kasar dari pemain lawan tetapi luput dari pandangan wasit.

Di tengah kabar baik ini, Timnas Indonesia malah mendapat tuduhan yang kurang baik dari media Vietnam.

Media Vietnam sendiri setuju adanya VAR akan membuat pertandingan lebih adil bagi kedua tim.

tvonenews

"Keputusan untuk menggunakan VAR di final, yang akan berlangsung pada 29 Juli, dipandang sebagai cara untuk meningkatkan keadilan dan membantu wasit membuat keputusan yang lebih akurat dalam pertandingan penting. Dengan kembalinya VAR, diharapkan akan mengurangi kontroversi dan memastikan fair play bagi kedua tim," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

Terutama di final nanti yang diprediksi akan berlangsung panas sehingga memungkinkan adanya gesekan antar kedua tim.

"Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sangat menegangkan, mengingat kedua tim memiliki ambisi dan motivasi yang besar untuk memenangkan kejuaraan. Teknologi VAR tentu akan sangat membantu dalam mengurangi kesalahan dalam situasi pelanggaran atau gol kontroversial," tulis media Vietnam, Soha.

Sayangnya, media Vietnam justru menuduh Timnas Indonesia sebagai tim yang gemar melakukan pelanggaran keras hingga perbuatan curang.

"Khususnya, penerapan VAR dinilai sangat baik untuk tim U-23 Vietnam. Mengingat Timnas U-23 Indonesia adalah tim tuan rumah dan memiliki tradisi bermain curang, dengan penerapan VAR, tim U-23 Indonesia tidak akan bisa bermain terlalu kasar dan menghindari kartu, serta sulit untuk bersikap bias," tulis media Vietnam, Soha.

Padahal faktanya, justru Timnas Indonesia yang sering mendapat perlakuan kasar dari para pemain lawan.

Tak sedikit pemain Timnas Indonesia yang mengalami cedera akibat ulah pemain lawan di lapangan, terutama saat bertanding di level Asia Tenggara.

Maka agak unik ketika Timnas Indonesia yang dituduh kerap melakukan kecurangan ataupun bermain kasar.

Timnas Indonesia asuhan Gerald Vanenburg akan menargetkan juara Piala AFF U23 2025, mematahkan gelar juara bertahan Vietnam.

Penggunaan VAR di final nanti diharapkan mampu menghadirkan keadilan untuk kedua tim yang bertanding.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

Ā 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE
Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada Ungkap 3 Fakta Terbaru soal Ressa Rosano, Hoaks hingga Gugatan Belum Dicabut

Manajer Denada ungkap 3 fakta terbaru soal Ressa Rosano, mulai dari hoaks, gugatan belum dicabut, hingga fokus pada proses perdamaian kedua pihak.
Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Potensi Perbatasan Laut Perlu Didongkrak secara Terintegrasi, BNPP RI Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Optimalisasi potensi unggulan di wilayah perbatasan laut perlu dilakukan melalui pendekatan lintas sektor dan wilayah agar memberikan dampak berkelanjutan.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT