News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Tanding Pelatih Vietnam sudah Bicara Hasil Final Lawan Indonesia di GBK, Skuad Garuda Dianggap...

Final Piala AFF U-23 2025 akan mempertemukan dua kekuatan utama di kawasan ASEAN yakni Timnas Indonesia U-23 kontra juara bertahan Vietnam U-23. Jelang laga utama
Senin, 28 Juli 2025 - 22:32 WIB
Kim Sang-sik Ungkap Satu-satunya Keuntungan Vietnam dari Timnas Indonesia U-23
Sumber :
  • VFF

Jakarta, tvOnenews.com – Final Piala AFF U-23 2025 akan mempertemukan dua kekuatan utama di kawasan ASEAN yakni Timnas Indonesia U-23 kontra juara bertahan Vietnam U-23.

Jelang laga penentuan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pelatih kepala Vietnam Kim Sang-sik menyatakan keyakinannya bisa membawa timnya mempertahankan gelar, meski bermain di hadapan ribuan suporter tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konferensi pers jelang pertandingan yang digelar pada Minggu (28/7/2025) sempat mengalami kendala teknis, yakni kerusakan pada sistem pengeras suara.

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

Hal ini memaksa pelatih dan pemain berbicara lebih keras, sementara para jurnalis diminta menjaga ketenangan demi kelancaran acara.

Di tengah suasana tersebut, pelatih Kim tetap percaya diri dan memberikan pernyataan tegas soal peluang timnya menghadapi tekanan dari tuan rumah Indonesia.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Masih terlalu dini untuk mengatakan hasil akhirnya, tetapi tim U-23 Vietnam akan mempersiapkan diri dengan baik. Jika para pemain bermain sesuai rencana, kami akan menang," ujar Kim dalam sesi tanya jawab.

Prediksi final Piala AFF U-23 antara Timnas Indonesia vs Vietnam
Prediksi final Piala AFF U-23 antara Timnas Indonesia vs Vietnam
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

 

Vietnam datang ke final dengan keuntungan fisik yang lebih baik. Mereka memainkan satu laga lebih sedikit dibanding Indonesia, yang harus melakoni semifinal sengit kontra Thailand hingga babak tambahan waktu.

"Timnas U-23 Vietnam telah memainkan satu pertandingan lebih sedikit dan itu merupakan keuntungan kecil. Di pertandingan final yang diprediksi akan menegangkan dan menegangkan, semangat juang sangatlah penting. Seluruh tim akan berusaha keras untuk mengatasi tantangan besar ini," kata Kim Sang-sik.

Namun sang pelatih enggan meremehkan kekuatan Indonesia, meskipun skuad asuhan pelatih Indra Sjafri tengah dibayangi cedera sejumlah pemain kunci seperti Jens Raven, Arkhan Fikri, dan Toni Firmansyah.

"Saya rasa skuad U-23 Indonesia tidak akan banyak berubah dibandingkan pertandingan sebelumnya. Mereka bermain 120 menit melawan Thailand dan memiliki banyak pemain muda, tetapi dengan libur 3 hari, saya rasa Indonesia tidak akan terlalu terpengaruh," tegasnya.

Dalam konferensi pers tersebut Kim Sang-sik didampingi gelandang Vietnam-Amerika Viktor Le yang mengaku sangat termotivasi untuk tampil maksimal dan membawa pulang gelar juara ke tanah leluhurnya.

"Kami telah mempersiapkan diri dengan baik, seluruh tim melangkah selangkah demi selangkah, siap untuk pertandingan final, meraih hasil baik dan membawa kejuaraan ke Vietnam," ucap Viktor Le penuh semangat.

"Saya selalu percaya diri di setiap pertandingan. Saya tidak terlalu memikirkan mencetak gol karena itu akan memberi tekanan pada diri saya sendiri. Yang penting adalah tetap tenang. Jika gol itu tercipta, saya akan merasa sangat bahagia," tambahnya.

Laga final esok malam akan menjadi ulangan partai puncak edisi 2023 di Thailand. Saat itu, Indonesia dan Vietnam bermain imbang 0-0 selama 120 menit.

Vietnam akhirnya keluar sebagai juara setelah menang 6-5 lewat adu penalti berkat penampilan gemilang kiper Quan Van Chuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara sejarah, Vietnam U-23 telah meraih dua gelar juara, sedangkan Indonesia U-23 baru sekali mengangkat trofi turnamen ini.

Laga final akan digelar pada Senin (29/7/2025) pukul 20.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dan diprediksi akan disaksikan langsung puluhan ribu pendukung Garuda Muda.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jambi Ringkus Buronan Kasus Sabu Seberat 58 Kilogram

Polda Jambi Ringkus Buronan Kasus Sabu Seberat 58 Kilogram

Polda Jambi meringkus M Alung Ramadhan yang masuk sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus peredaran narkoba jenis sabu.
Ungkap Kepuasan Warga Bandung Tembus 65,9 Persen, Wali Kota M Farhan: Kepercayaan Ini Amanah Besar

Ungkap Kepuasan Warga Bandung Tembus 65,9 Persen, Wali Kota M Farhan: Kepercayaan Ini Amanah Besar

Hasil Survei Teropong Daerah yang dilakukan Litbang Kompas menunjukkan mayoritas warga puas terhadap kepemimpinan dan arah pembangunan Kota Bandung dalam satu tahun terakhir. 
Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos Semifinal Piala AFF Semakin Kecil Usai Dikalahkan Malaysia

Peluang Timnas Indonesia U-17 Lolos Semifinal Piala AFF Semakin Kecil Usai Dikalahkan Malaysia

Timnas Indonesia U-17 kalah tipis dari Malaysia dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026). 
Ketimpangan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Pramono Anung: Karena Semua Orang Kaya Ada di Jakarta

Ketimpangan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Pramono Anung: Karena Semua Orang Kaya Ada di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan gini ratio atau tingkat ketimpangan ekonomi di Jakarta masih tinggi.
Bupati Pangandaran Dapat Info Ada Warganya Tinggal di Rumah Reyot, Langsung Datang Berujung Beri Bantuan

Bupati Pangandaran Dapat Info Ada Warganya Tinggal di Rumah Reyot, Langsung Datang Berujung Beri Bantuan

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami memberi bantuan uang Rp20 juta kepada warga Dusun Kalapa Tiga, Mila Septian guna perbaiki rumah tidak layak huni (rutilahu).
Ditangkap di Aceh Ternyata WNA Malaysia Ini Sudah Menikahi Warga Lokal

Ditangkap di Aceh Ternyata WNA Malaysia Ini Sudah Menikahi Warga Lokal

Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigirasi (TPI) Meulaboh, Aceh, menyatakan LTM (62) seorang warga negara Malaysia yang sebelumnya ditangkap pada

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Dua Kali Dipecat pada 2025, Shin Tae-yong Buka Peluang Latih Klub Super League: Saya Punya Dua Tawaran

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengaku tetap terbuka menerima tawaran melatih, termasuk dari klub Liga Indonesia, setelah dua kali dipecat.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT