News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Jurnalis Indonesia Menangis di Konferensi Pers usai Timnas Indonesia Resmi Gagal ke Piala Dunia 2026

Banyak jurnalis Indonesia yang menitikkan air mata dalam konferensi pers usai Timnas Indonesia kalah dari Irak. Sebab, itu mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 08:21 WIB
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dan Thom Haye di laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak jurnalis Indonesia yang menitikkan air mata saat Patrick Kluivert melakukan konferensi pers usai Timnas Indonesia kalah dari Irak. Sebab, itu mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026.

Ya, skuad Garuda harus mengakhiri impiannya untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2026 pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB. Mereka kandas dengan skor 0-1 dari Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol Zidane Iqbal pada menit ke-76 menjadi satu-satunya pembeda dalam duel ini. Dengan hasil tersebut, tim asuhan Patrick Kluivert dipastikan tidak bisa melangkah lebih jauh lagi.

Omongan Media Arab Saudi Terbukti, Sejak Awal Timnas Indonesia Kurang Beruntung karena Tidak Ada...
Omongan Media Arab Saudi Terbukti, Sejak Awal Timnas Indonesia Kurang Beruntung karena Tidak Ada...
Sumber :
  • AFC

 

Mereka dipastikan akan mengakhiri grup di posisi terbawah dengan nol poin. Terlepas dari apa pun yang terjadi di laga terakhir antara Irak dan Arab Saudi, itu tidak akan mengubah posisi Timnas Indonesia.

Kekecewaan pun meliputi para pemain Timnas Indonesia di ujung laga. Tentunya, hal ini menular kepada para suporter.

Tak terkecuali bagi para jurnalis yang mengikuti Timnas Indonesia, tangisan juga mengiringi langkah Patrick Kluivert di ruang konferensi pers. Hal ini dilaporkan oleh jurnalis Arab Saudi, Nawaf Al-Aqeel.

Ruangan konferensi pers seusai laga terlihat muram, menurutnya. Nawaf menyampaikan bahwa ada lebih dari satu jurnalis Indonesia yang menangis.

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

“Dalam konferensi pers yang sangat memilukan ketika lebih dari satu jurnalis Indonesia menangis, Patrick Kluivert, pelatih tim nasional Indonesia, mengatakan dalam konferensi pers bahwa mimpi semua orang berakhir hari ini,” cuitnya di akun @nawaf__oga di media sosial X.

Kluivert mengakui bahwa dirinya sangat kecewa dengan hasil akhir ini. Namun, seluruh Indonesia juga pastinya kesulitan menerima apa yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika Anda melihat hal yang terjadi dalam pertandingan, Anda akan m enemukan bahwa kami adalah tim yang jauh lebih baik,” kata Kluivert.

“Saya sangat kecewa dengan hasilnya, bukan hanya saya, tapi seluruh negeri, para pemain, dan staf teknis. Kami menempatkan usaha besar melawan Arab Saudi, dan tiga hari kemudian, kami harus memainkan laga yang berat,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Guru SMAN 1 Pamanukan Jadi Tersangka hingga Dicopot dari Jabatan Wakasek Kesiswaan

Selain ditetapkan tersangka, pelaku pencabulan tersebut juga telah dinonaktifkan sebagai guru matematika dan dari jabatan Wakasek kesiswaan di SMAN 1 Pamanukan.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kekeringan di sektor pertanian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya alat atau pompa air yang disalurkan ke daerah.
Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Di kaki perbukitan Bungbulang, Garut, Jawa Barat, Susanti membangun usaha gula aren yang dinamai Gasebu, singkatan dari Gula Semut Bungbulang.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.

Trending

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Lensa Berbicara: Empat Saksi Dihadirkan, Yaqut Simak Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

Dalam persidangan kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat orang saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT