GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Punya Keturunan Indonesia dan Siap Bela Garuda, FIFA Justru Larang Bek Penghancur Manchester City Ini Dinaturalisasi

Harapan Timnas Indonesia untuk memperkuat lini belakang lewat pemain keturunan pupus. Padahal, sang pemain sudah menyatakan kesediaan untuk membela Garuda.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 4 November 2025 - 21:39 WIB
Pemain Ketutunan Indonesia di Liga Inggris, Joel Veltman
Sumber :
  • brightonandhovealbion.com

Jakarta, tvOnenews.com – Harapan Timnas Indonesia untuk memperkuat lini belakang lewat pemain keturunan pupus. Padahal, sang pemain sudah menyatakan kesediaan untuk membela Garuda, namun FIFA justru melarang proses naturalisasinya karena aturan yang tak bisa diganggu gugat.

Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif menjalankan program naturalisasi pemain keturunan. Langkah ini terbukti berhasil mendongkrak performa Garuda di level internasional dan menghadirkan sejumlah pemain berkelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, federasi sepak bola Indonesia masih memantau beberapa pemain berdarah Indonesia yang berkarier di luar negeri. Mereka diharapkan dapat menambah kekuatan Timnas di berbagai ajang bergengsi mendatang.

Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Timnas Indonesia Vs Arab Saudi
Sumber :
  • X - Timnas Indonesia

 

Namun, tidak semua pemain keturunan bisa berganti kewarganegaraan begitu saja. Salah satu nama yang gagal memenuhi syarat FIFA adalah bek Brighton & Hove Albion asal Belanda, Joel Veltman.

Pemain berusia 33 tahun itu secara terbuka mengakui bahwa dirinya memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibunya. Bahkan, Veltman sempat mengungkapkan keinginannya untuk membela Timnas Indonesia jika diberi kesempatan.

“Menurut saya, ibu dari nenek saya berasal dari Indonesia,” ujar Veltman dalam sebuah wawancara. Pernyataannya kemudian dikonfirmasi oleh pembawa acara yang menyebut silsilah keluarganya memang terhubung dengan Indonesia.

“Kami tahu kakek buyut Anda, Lammert Bracht, pernah mengabdi di kerajaan Belanda–Tentara Indonesia. Sementara nenek buyut Anda, Jacoba van der Kamp, lahir di Indonesia. Itu menjelaskan bahwa Anda memiliki darah Indonesia,” jelas sang pewawancara.

Mendengar hal itu, Veltman menanggapinya dengan antusias. “Jika saya punya kesempatan memilih, mungkin saya akan memilih bermain untuk Indonesia,” ujarnya dengan nada tegas.

Sayangnya, impian tersebut harus terkubur dalam-dalam. FIFA menolak proses naturalisasi sang bek karena ia sudah tercatat sebagai pemain resmi Timnas Belanda di level senior.

Aturan FIFA secara eksplisit menyebutkan bahwa pemain tidak bisa berganti federasi jika sudah tampil dalam laga resmi bersama timnas senior sebelumnya. Ketentuan inilah yang membuat Veltman mustahil membela Merah Putih.

Pemain top kasta teratas Liga Inggris, Joel Veltman ngebet bela Timnas Indonesia.
Pemain top kasta teratas Liga Inggris, Joel Veltman ngebet bela Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Instagram/Joel Veltman

 

Joel Veltman diketahui telah mengoleksi 28 caps dan dua gol untuk De Oranje. Ia bahkan menjadi bagian dari skuad Belanda yang finis di posisi ketiga Piala Dunia 2014 di Brasil.

Andai bisa membela Timnas Indonesia, kehadiran Veltman jelas akan menjadi tambahan luar biasa bagi lini belakang Garuda. Pengalaman dan kualitasnya di level tertinggi bisa membawa pengaruh besar bagi skuad asuhan Shin Tae-yong.

Veltman juga memiliki rekam jejak impresif di level klub. Bersama Ajax Amsterdam, ia meraih tiga gelar Eredivisie, satu KNVB Cup, dua Johan Cruyff Shield, dan sempat membawa Ajax ke final Liga Europa 2016–2017.

Ketangguhan bek asal Haarlem itu berlanjut setelah hijrah ke Brighton & Hove Albion. Selama enam musim di Premier League, ia sudah tampil dalam 169 laga dan menjadi salah satu pemain paling konsisten di lini belakang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim ini, Veltman kembali menarik perhatian usai membantu Brighton menumbangkan raksasa Inggris, Manchester City, dengan skor 2-1. Penampilannya yang solid di laga itu membuat banyak pihak berandai-andai, seandainya saja FIFA memberi restu, mungkin Garuda kini memiliki tembok pertahanan sekelas Joel Veltman.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Vicky Prasetyo terlibat kasus dugaan penipuan. Korban mengungkapkan sang artis meminjam uang Rp700 juta dan menjanjikan suaminya jadi cawabup Bandung Barat.
Geger! Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Damkar Pastikan Api Sudah Padam

Geger! Mal Ciputra Cibubur Kebakaran, Damkar Pastikan Api Sudah Padam

Insiden kebakaran melanda pusat perbelanjaan di Mal Ciputra Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2026).
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Tiga Amalan Pokok Ramadhan, Bukan Sekadar Tahan Lapar dan Haus

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Tiga Amalan Pokok Ramadhan, Bukan Sekadar Tahan Lapar dan Haus

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tiga amalan pokok Ramadhan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh agar puasa menghasilkan takwa dan ampunan Allah SWT.
Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman dan Patroli Karhutla

Tim Gabungan Intensifkan Pemadaman dan Patroli Karhutla

Tim gabungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengintensifkan pemadaman dan patroli titik api di sejumlah wilayah rawan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT