Sumardji Pastikan Duel Kontra Mali Jadi Laga Uji Coba Terakhir Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2025
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji memastikan bahwa laga melawan Mali akan menjadi uji coba terakhir sebelum tampil di SEA Games 2025. Pertandingan ini disebut menjadi momentum penting untuk memantapkan strategi dan komposisi akhir skuad Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-22 dijadwalkan akan tampil di SEA Games 2025. Pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara itu akan berlangsung di Thailand pada 3 hingga 27 Desember 2025.
Jelang tampil di ajang tersebut, pasukan asuhan pelatih Indra Sjafri menggelar sejumlah persiapan. Salah satunya dengan adanya sesi latihan perdana.
Dony Tri Pamungkas cs baru saja menggelar sesi latihan perdana di Stadion Madya GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Sebanyak 33 pemain mengikuti agenda tersebut.
Selain menggelar sesi latihan atau TC, Timnas Indonesia U-22 juga akan mengadakan laga uji coba. Mali pun dipilih menjadi lawan skuad Garuda Muda.
{{imageId:379342}}
Laga uji coba kontra Mali itu nantinya akan berlangsung pada 15 dan 18 November 2025. Stadion Pakansari, Bogor dipilih menjadi venue laga tersebut.
Meski demikian, duel kontra Mali menjadi laga uji coba terakhir Timnas Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025. Hal itu disampaikan langsung Sumardji kepada awak media.
Sumardji memastikan bahwa tak ada laga uji coba selanjutnya pasca lawan Mali. Ia mengatakan bahwa ini menjadi duel terakhir sebelum terbang ke Thailand.
"Timnas ini akan menjalani uji coba tanggal 15 dan 18. Jadi semuanya memang kita laksanakan di sini, di Pakansari," ujar Sumardji, Selasa (11/11/2025).
"Iya, ini adalah uji coba terakhir di dua gim ini untuk sebelum kita berangkat ke Thailand," tambahnya.
Lebih lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Manajer Timnas Indonesia itu juga membeberkan alasan Timnas Indonesia U-22 memilih laga uji coba menghadapi Mali.
Ia mengatakan bahwa Timnas Indonesia U-22 tidak mungkin dan tak bisa menggelar laga uji coba dengan tim Asia Tenggara. Dirinya membeberkan jika ada dua tim yang sejatinya dipilih untuk menjadi lawan skuad Garuda Muda.
Sumardji menjelaskan bahwa dua tim yang awalnya direncanakan menjadi lawan Timnas Indonesia U-22 adalah Mali dan Bahrain. Namun, ia menyebut jika Bahrain akhirnya memundurkan diri akibat harus mengikuti turnamen di Kirgistan.
"Ya, jadi gini, kalau kita mencari lawan yang dari Asia Tenggara tidak mungkin karena kan lawan-lawan kita maka kemarin saya diskusi dengan Coach Indra. Tadinya itu ada dua, satu Mali, dua Bahrain," jelas Sumardji.
"Nah, dari dua negara ini Bahrain mengundurkan diri dikarenakan akan mengikuti turnamen di Kirgistan sehingga Mali yang bisa. Tadinya awalnya tanggal 12, 15 dan 18. Itu uji cobanya. Tetapi dikarenakan Bahrain mundur ya otomatis yang bisa Mali maka tanggal 12 nya kita lepas dari 15 dan 18," tutupnya. (igp/fan)
Load more