GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sembarang Promosi! Ini Alasan PSSI Percaya Nova Arianto Mampu Antar Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia 2027: Dia Orang yang Ambisius

Nova Arianto resmi terpilih sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-20. Dalam visi PSSI, Timnas Indonesia U-20 harus menjadi pondasi menuju Piala Dunia U-20 2027
Jumat, 21 November 2025 - 16:46 WIB
Bukan Sembarang Promosi! Ini Alasan PSSI Percaya Nova Arianto Mampu Antar Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia 2027 Dia Orang yang Ambisius
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Terpilihnya Nova Arianto sebagai pelatih baru Timnas Indonesia U-20 menjadi tonggak penting dalam strategi besar PSSI membangun generasi muda menuju Piala Dunia. Keputusan ini tidak muncul tiba-tiba. 

Nova baru saja menorehkan prestasi bersejarah bersama Timnas U-17, dan portofolionya dianggap paling relevan dengan kebutuhan Garuda Nusantara untuk menghadapi siklus kompetisi berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengalaman menangani pemain muda dan keberhasilannya membawa Indonesia meraih 
kemenangan perdana dalam sejarah Piala Dunia U-17, Nova dianggap figur paling siap untuk naik kelas.

Tanggung jawab besar langsung menunggu. Dalam visi PSSI, Timnas Indonesia U-20 harus menjadi pondasi menuju Piala Dunia U-20 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan

Artinya, pelatih baru harus menguasai proses pembinaan jangka panjang, memahami karakter pemain usia belia, hingga mampu mengelola tekanan di panggung internasional. 

Nova dianggap sudah memenuhi standar itu lewat kiprahnya bersama U-17, baik secara teknis, kepemimpinan, maupun kemampuannya mengelola regenerasi pemain.

Bukan Sembarang Promosi! Ini Alasan PSSI Percaya Nova Arianto Mampu Antar Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia 2027 Dia Orang yang Ambisius
Bukan Sembarang Promosi! Ini Alasan PSSI Percaya Nova Arianto Mampu Antar Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia 2027 Dia Orang yang Ambisius
Sumber :
  • PSSI

 

PSSI melalui Direktur Teknik Alexander Zwiers mengungkap alasan kuat di balik penunjukan tersebut. Nova dinilai memiliki pemahaman mendalam tentang lanskap sepak bola Indonesia dan potensi generasi muda.

“Pelatih yang dibutuhkan harus mengerti lanskap sepak bola Indonesia dan Nova tahu betul potensi generasi pemain muda,” ujar Zwiers. 

Ia menambahkan bahwa hubungan baik Nova dengan klub menjadi nilai tambah penting untuk mendukung proses pemanggilan dan pembinaan pemain. Nova Arianto sebelumnya sukses menyelesaikan tugasnya di Timnas Indonesia U-17. 

Ia mempersembahkan kemenangan pertama Indonesia di ajang Piala Dunia U-17 ketika Garuda Asia mengalahkan Honduras 2-1 pada laga pamungkas Grup H Piala Dunia U-17 2025. Kesuksesan itu menjadi salah satu dasar utama mengapa PSSI langsung mempromosikan Nova. 

Menurut Zwiers, “Dia punya relasi yang bagus dengan klub, dengan kemampuan kepemimpinannya. Dia orang yang banyak melakukan observasi, bisa menginspirasi pemain dan staf untuk bisa berada menuju arah yang sama.”

Tidak hanya memahami teknis, Nova juga dipuji karena dedikasi dan motivasinya. Zwiers mengatakan, “Dia juga ambisius dan punya motivasi terbaik untuk Indonesia. Terlebih dia orang dengan pemikiran terbuka dan rendah hati.” 

PSSI menilai kombinasi sifat ini penting untuk membentuk generasi pemain yang berkelanjutan. “Ini momen yang hebat, senang dan bangga punya Nova di Timnas U-20 untuk mempersiapkan generasi selanjutnya,” tambahnya.

Target besar sudah menanti: membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2027 dan selanjutnya Piala Dunia U-20 2027. 

Timnas Indonesia U-20 punya tiga pemain yang layak dipanggil ke tim U-23 asuhan Gerald Vanenburg
Timnas Indonesia U-20 punya tiga pemain yang layak dipanggil ke tim U-23 asuhan Gerald Vanenburg
Sumber :
  • AFC

 

“Nova sudah bekerja dengan baik di Piala Dunia. Saya antusias bekerja sama dengannya… untuk lolos Piala Asia U-20 sebagai delapan besar di Asia,” ujar Zwiers. 

Nova sendiri mengakui bahwa target tersebut bukan tugas mudah, tetapi ia siap memaksimalkan enam bulan periode persiapan awal. 

“Pastinya memang target sudah diberikan. Bagaimana harapannya kita bisa lolos Piala Asia dan selanjutnya Piala Dunia,” kata Nova.

Sebagai langkah pertama, Nova akan menggelar seleksi pemain pada 2 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa mayoritas skuad akan berasal dari alumni Timnas U-17 yang tampil di Piala Dunia U-17 2025. 

“Kalau U-17 sekitar 60 persen pemain akan kita coba naikkan ke Timnas U-20,” ungkap Nova. Namun untuk tahap awal, ia tetap membuka peluang bagi pemain baru. 

“Di awal mungkin kita hanya mencari pemain-pemain baru dan pemain-pemain dari Timnas U-17 kita akan persiapkan di TC selanjutnya.”

Nova menegaskan bahwa karakter pemain U-20 berbeda dengan U-17. Para pemain muda di level ini harus sudah matang, pernah merasakan atmosfer kompetisi, dan siap mental menghadapi tekanan. 

“Yang pastinya secara karakter, individu, dan lain-lainnya berbeda karena U-17 mereka masih di awal… kalau di U-20 rata-rata ada beberapa pemain yang mereka sudah tampil di liga,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga tidak menutup pintu bagi pemain diaspora yang sesuai usia. “Termasuk ada beberapa pemain diaspora yang coba kita intervensi dan inventaris lagi.”

Dengan fondasi kuat dari U-17, proses seleksi terbuka, dan target jelas dari PSSI, Nova kini memasuki fase baru dalam misinya memperkuat masa depan sepak bola Indonesia. Harapan besar kembali ditumpukan pada pelatih yang telah membuktikan kualitasnya. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Laporan Keuangan Telkom Tahun Buku 2025: Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Perkuat Fundamental dan Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Akselerasi eksekusi strategi transformasi TLKM 30, tingkatkan efektivitas model operasi dan tata kelola perseroan.
Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Dedi Mulyadi Syok Dengar Curhatan Ibu yang Ingin Kabur dari Suami, Langsung Beri Wejangan dan Popok 2 Bulan

Kisah haru Dedi Mulyadi saat bertemu ibu yang ingin kabur dari suami. Ia memberi nasihat menyentuh hingga bantuan susu dan popok bayi. SImak kisah selengkapnya!
Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Waspada Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Pengawasan Pelaku Perjalanan dari Empat Negara

Pemerintah melakukan antisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus dengan memperketat pengawasan terhadap kedatangan pelaku perjalanan udara dari empat negara.
3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

3,3 Juta Pekerja di Banten Belum Miliki Perlindungan Sosial

Sebanyak 3,3 juta pekerja di Banten belum memiliki perlindungan social. Untuk itu, Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten telah menyiapkan strategi khusus mulai dari sosialisasi ke perusahaan hingga memaksimalkan intervensi Pemda.
WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

WNA Kontak Erat Klaster Hantavirus Kapal Pesiar di Jakarta Negatif, Kemenkes Pastikan Belum Ada HPS di RI

Kemenkes memastikan seorang WNA yang tinggal di Jakarta dan sempat menjadi kontak erat kasus Hantavirus dari klaster kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif.
Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Tetap Bisa Lolos, Media Jepang Rela Kalah 0-2 dari Timnas Indonesia U-17 di Laga Terakhir Piala Asia U-17 2026?

Media Jepang mengungkap skenario di pekan terakhir Piala Asia U–17 2026. Timnas Indonesia U-17 harus meraih kemenangan pada pertandingan terakhir melawan Jepang.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Gelagat Kiai Ashari Sudah Dicurigai Sejak Awal Pendirian Ponpes Ndholo Kusumo: Santriwati Selalu Diajak Pergi Malam

Pak Di, nama samaran, yang telah bekerja 10 tahun lebih di Ponpes Ndholo Kusumo sebetulnya telah lama curiga terhadap gelagat Kiai Ashari terhadap santriwati.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

AFC Sampaikan Kabar Buruk kepada Timnas Indonesia U-17 Jelang Hadapi Jepang, Kurniawan Dwi Yulianto Disinggung

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menyampaikan kabar buruk kepada Timnas Indonesia U-17. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan bermain menghadapi Jepang di lanjutan Piala Asia U-17 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT