News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibantai 0-5 di Sleman! Timnas Indonesia Putri Hancur Jelang SEA Games 2025

Timnas Indonesia putri menutup persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand dengan hasil kurang menggembirakan. Menghadapi timnas putri Taiwan pada laga FIFA Women's Matchday di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/11/2025) Garuda Pertiwi takluk dengan skor telak 0-5.
Sabtu, 29 November 2025 - 23:02 WIB
Dibantai 0-5 di Sleman! Timnas Indonesia Putri Hancur Jelang SEA Games 2025
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia putri menutup persiapan menuju SEA Games 2025 Thailand dengan hasil kurang menggembirakan. Menghadapi timnas putri Taiwan pada laga FIFA Women's Matchday di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (29/11/2025) Garuda Pertiwi takluk dengan skor telak 0-5.

Taiwan yang saat ini menempati peringkat 42 dunia FIFA tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan kesalahan Indonesia, yang berada di peringkat 106 dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari lima gol yang bersarang ke gawang Indonesia, dua di antaranya tercipta lewat gol bunuh diri pemain sendiri.

Pertandingan sempat berjalan cukup seimbang pada 30 menit pertama. Indonesia mampu melakukan jual beli serangan dengan Taiwan dan beberapa kali mencoba menekan lewat pergerakan Claudia Scheunemann dan Sheva Imut di lini depan.

Namun, selepas menit ke-30, intensitas permainan Indonesia mulai menurun. Taiwan justru semakin nyaman menguasai bola dan menekan pertahanan Garuda Pertiwi.

Pada menit ke-34, Taiwan mendapat peluang emas melalui sepakan Yi-Yun. Tendangan kerasnya mengarah ke gawang, namun masih bisa diblok dengan baik oleh Katarina Stalin sehingga skor tetap 0-0.

Momentum Taiwan datang satu menit berselang. Lewat skema tendangan pojok, Sin-Yun menjadi pembuka keunggulan tim tamu.

Tendangan pertama Sin-Yun sebenarnya mampu ditepis kiper Indonesia, Iris de Rouw. 

Namun, sapuan yang kurang sempurna dari lini belakang membuat bola kembali jatuh di kakinya. Pada kesempatan kedua, tembakannya tak mampu lagi dihalau, meski Isa Warps sudah berusaha melakukan blok. Taiwan unggul 1-0.

Di penghujung babak pertama, kesalahan kembali menghukum Indonesia. Kali ini Helsya Maeisyaroh kehilangan bola di area berbahaya. Hsin-Hui yang menguasai bola langsung melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi Iris. Skor berubah menjadi 2-0 untuk Taiwan dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Akira Higashiyama meminta anak asuhnya meningkatkan intensitas permainan. Indonesia coba menekan dan bermain lebih agresif untuk mencari gol balasan.

Namun, upaya tersebut justru berbalik menjadi petaka. Pada menit ke-69, Taiwan mencetak gol ketiga melalui gol bunuh diri Gea Yumanda. 

Berawal dari tendangan Saki Matsunaga yang mengarah ke gawang, bola justru berubah arah setelah mengenai Gea dan masuk ke gawang sendiri. Taiwan menjauh 3-0.

Taiwan hampir menambah keunggulan pada menit ke-74 lewat sepakan keras Ying-Hui. Bola meluncur deras tetapi masih membentur mistar gawang Iris de Rouw.

Satu menit kemudian, gawang Indonesia kembali jebol. Yu-Chin lepas dari kawalan bek Indonesia dan berhadapan satu lawan satu dengan Iris. Dengan tenang, ia menaklukkan sang kiper dan membawa Taiwan unggul 4-0.

Petaka belum berhenti sampai di situ. Menjelang akhir laga, tepatnya pada menit ke-87, Yi-Yun mencetak gol kelima Taiwan melalui tendangan jarak jauh yang menghujam gawang Indonesia. Skor 5-0 menutup pertandingan dan meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Garuda Pertiwi.

Meski kalah telak, laga uji coba ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih. Kesalahan dalam pengambilan keputusan, koordinasi lini belakang, serta konsistensi selama 90 menit menjadi catatan yang harus segera dibenahi sebelum tampil di SEA Games 2025 Thailand.

Di ajang tersebut, Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Singapura, dan tuan rumah Thailand. Laga perdana akan langsung mempertemukan Garuda Pertiwi dengan Thailand pada Kamis (4/12) di Stadion IPE Chonburi.

Pelatih Akira Higashiyama diharapkan mampu memanfaatkan waktu tersisa untuk memperkuat organisasi permainan, mental bertanding, serta komunikasi antar pemain, terutama di lini belakang dan saat transisi bertahan.

Susunan Pemain

Indonesia:

Iris de Rouw (GK), Emily Nahon, Gea Yumanda, Isabel Kopp, Felicia de Zeeuw, Helsya Maeisyaroh, Katarina Stalin, Claudia Scheunemann, Isa Warps, Isabel Nottet, Sheva Imut.

Pelatih: Akira Higashiyama.

Taiwan:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yu-Ting (GK), Ying-Hui, Yen-Hsin, Hsin-Hui, Yi-Yun, Saki Matsunaga, Sin-Yun, Pei-Lin, Yun-Ya, Yu-Chin, Yu-Hsuan.

Pelatih: Prasobchoke Chokemor.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Pihak dr Richard Lee Mulai Gerah, Kuasa Hukum Beri Peringatan Keras untuk Doktif

Pihak dr Richard Lee Mulai Gerah, Kuasa Hukum Beri Peringatan Keras untuk Doktif

Di tengah proses hukum yang dijalani dr Richard Lee, kuasa hukum beri peringatan keras untuk Doktif. Abdul Haji Talaohu ungkap kliennya tak nyaman dengan Doktif
Peringatan Keras Gubernur Malut Sherly Tjoanda: ASN Telat Input Data Gaji? Kepala OPD Siap-Siap Saja

Peringatan Keras Gubernur Malut Sherly Tjoanda: ASN Telat Input Data Gaji? Kepala OPD Siap-Siap Saja

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengeluarkan instruksi keras terkait kedisiplinan administrasi dan target pendapatan daerah di hadapan ribuan pegawainya. 
Bukayo Saka Kirim Arsenal ke Final Liga Champions usai Tumbangkan Atletico Madrid 1-0

Bukayo Saka Kirim Arsenal ke Final Liga Champions usai Tumbangkan Atletico Madrid 1-0

Gol tunggal Bukayo Saka berhasil mengantarkan Arsenal melenggang ke final Liga Champions 2025-2026. Mereka menang tipis dengan skor 1-0 atas Atletico Madrid di leg kedua semifinal.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Dari Kisah Evan, Gubernur Dedi Mulyadi Nilai Pembunuh Satu Keluarga Haji Sahroni di Indramayu Jago Manipulatif

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyikapi babak baru kasus pembunuhan Haji Sahroni sekeluarga di Indramayu. Pelaku dinilai jago merekayasa berkaca dari Evan.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT