GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Flashback Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2005: Garuda Pulang Tanpa Medali Meski Dihuni Banyak Wonderkid

Datang dengan pemain muda berlabel bintang hingga dikepalai oleh pelatih Peter Withe, namun Timnas Indonesia U-23 pulang tanpa medali di SEA Games 2005 Filipina
Minggu, 30 November 2025 - 16:21 WIB
Beberapa skuad SEA Games 2005 seperti Tony Sucipto (paling kiri) masih dipanggil Timnas Indonesia pada 2011
Sumber :
  • ANTARA/Asep Fathulrahman/ss/pd/11

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri mengungkapkan bahwa Garuda Muda tak menargetkan medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Meski begitu, Timnas Indonesia U-23 tetap akan menatap serius gelaran SEA Games 2025 yang akan dimulai pada hari Senin, 8 Desember 2025 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bakal berjumpa Myanmar dan Filipina, Indra Sjafri telah memanggil 23 pemain yang beberapa di antaranya saat ini tengah berkarier di luar negeri.

Mereka adalah Dion Markx, Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Marselino Ferdinan yang secepatnya akan menyusul kontingen Timnas Indonesia U-23 ke Thailand.

Sementara itu, satu pekan jelang kickoff cabang olahraga sepak bola SEA Games 2025, mari sejenak me-refresh ingatan Anda bagaimana kiprah Garuda di ajang ini.

Salah satu yang paling ikonik ialah di SEA Games 2005 Filipina. Diarsiteki pelatih Peter Withe serta bawa para pemain muda potensial, Garuda malah pulang tanpa medali.

Lalu, bagaimana perjalanan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2005 Filipina? Yuk, simak artikel berikut ini.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Mantan pelatih Timnas Indonesia Peter Withe
Sumber :
  • Asian Cup/Viva

 

Misi untuk memperbaiki catatan di SEA Games 2003 terbuka lebar jelang menatap edisi 2005. Sejumlah gebrakan dilakukan PSSI untuk Timnas Indonesia U-23.

Menunjuk mantan pelatih Thailand Peter Withe serta menggelar seleksi untuk pemain Timnas Indonesia U-23 menjadi persiapan penting jelang SEA Games 2005.

Hasilnya, wonderkid masa itu seperti Atep, Zaenal Arif, Syamsul Chaeruddin, Maman Abdurrahman, hingga Ricardo Salampessy terpilih untuk berangkat ke Filipina.

Tergabung di grup B bersama Vietnam, Singapura, Laos, dan Myanmar, Timnas Indonesia U-23 asuhan Peter Withe jadi satu-satunya tim yang unbeaten.

Dari empat laga, Garuda Muda masing-masing menang dan imbang dua kali. Namun, mereka hanya finis sebagai runner-up usai tertinggal satu poin dari Vietnam.

Di semifinal, Timnas Indonesia U-23 dihadapkan dengan Thailand, juara grup A yang sudah berkali-kali bersua Garuda Muda pada fase ini.

Optimisme muncul lantaran di tahun sebelumnya Peter Withe masih melatih Thailand, sehingga pelatih asal Inggris itu dianggap tahu betul seluk-beluk tim Gajah Perang.

Beberapa skuad SEA Games 2005 seperti Tony Sucipto (paling kiri) masih dipanggil Timnas Indonesia pada 2011
Beberapa skuad SEA Games 2005 seperti Tony Sucipto (paling kiri) masih dipanggil Timnas Indonesia pada 2011
Sumber :
  • ANTARA/Asep Fathulrahman/ss/pd/11

 

Akan tetapi, Thailand justru tampil lebih cerdik. Peter Withe yang membawahi Timnas Indonesia U-23 dibantai telak di Bacolod dengan skor 3-1.

Harapan satu-satunya bagi Garuda Muda ialah medali perunggu. Apalagi pada SEA Games 2003, Timnas Indonesia U-23 malah terpuruk di fase grup.

Walau begitu, Malaysia bermain lebih perkasa daripada Timnas Indonesia U-23 di perebutan juara tiga. Gol telat Fadzli Saari membuat Harimau pastikan medali perunggu.

Bagi Timnas Indonesia U-23, pencapaian di SEA Games 2005 sudah menjadi sedikit peningkatan dari edisi sebelumnya yang gagal tembus babak semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, dari ajang ini lahirlah sejumlah pemain berbakat yang nantinya jadi bintang di Liga Indonesia. Nama-nama seperti Atep hingga Maman Abdurrahman jadi sedikit contohnya.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT