GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib 3 Legenda Timnas Indonesia yang Pernah Bela ​​​​​​​PSM dan Persebaya setelah Dipecat Klub Liga 2

Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Kurnia Sandy. Ketiganya adalah legenda PSM sekaligus Persebaya, dan ketiganya juga mantan pilar Timnas Indonesia. Kini
Sabtu, 6 Desember 2025 - 21:47 WIB
Kurniawan Dwi Yulianto, Aji Santoso, Kurnia Sandy
Sumber :
  • VIVA-Persebaya

tvOnenews.com — Pertandingan Liga 1 yang mempertemukan dua tim besar Tanah Air, PSM Makassar dan Persebaya Surabaya, berlangsung panas di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (6/12/2025). Laga sarat gengsi itu berakhir imbang 1-1.

Sejak kick off, intensitas pertandingan langsung tinggi. Tuan rumah membuka keunggulan cepat melalui Savio Roberto pada menit ke-8.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Persebaya hanya butuh empat menit untuk menyamakan kedudukan lewat skema lemparan ke dalam Catur Pamungkas yang diselesaikan kapten tim Bruno Moreira pada menit ke-12.

Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares
Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares
Sumber :
  • Instagram/@brunomoreira99

Skor 1-1 bertahan hingga bubaran. Drama sempat terjadi di akhir babak kedua ketika wasit Fairuski mengeluarkan kartu merah untuk Akbar Tanjung. Setelah meninjau VAR, keputusan dianulir dan diganti menjadi kartu kuning.

Pertemuan kedua tim era perserikatan ini selalu menyedot perhatian, bukan hanya karena sejarah panjang bentrokan mereka, tetapi juga karena banyak pemain besar pernah berganti kostum di antara keduanya.

Tiga di antaranya kini menjadi sorotan yakni Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Kurnia Sandy. Ketiganya adalah legenda PSM sekaligus Persebaya, dan ketiganya juga mantan pilar Timnas Indonesia.

Namun perjalanan mereka sebagai pelatih di tahun 2025 terbilang berat, hingga masing-masing harus berpisah dengan klub Liga 2.

1. Aji Santoso

Aji Santoso
Aji Santoso
Sumber :
  • Persebaya

Pelatih senior Aji Santoso resmi dilepas Persela Lamongan setelah rangkaian hasil buruk di awal musim.

Presiden klub Fariz Julinar Maurisal mengatakan keputusan itu diambil karena Aji gagal memenuhi target.

“Manajemen memutuskan mengevaluasi Coach Aji Santoso karena tidak mencapai targetnya selama empat pertandingan awal,” ujar Fariz.

Meski begitu, Aji tak perlu menunggu lama untuk kembali bekerja. PSPS Pekanbaru langsung bergerak menawarkan posisi pelatih kepala setelah memecat Ilham Romadhona.

Sebagai pemain, Aji adalah sosok penting di dua klub besar ini. Ia mempersembahkan gelar untuk Persebaya (1996/1997) dan PSM (1999/2000).

Pria kelahiran Malang itu juga mengantongi 46 caps bersama Timnas Indonesia sepanjang 1990–2000.

2. Kurniawan Dwi Yulianto

Asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Kurniawan Dwi Yulianto
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-20, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandy berada dalam satu tim kepelatihan di PSPS Pekanbaru. Kurniawan sebelumnya menjabat direktur teknis, sementara Kurnia menjadi pelatih kiper.

Namun kebersamaan mereka hanya berlangsung tiga bulan. PSPS Pekanbaru mendepak keduanya pada Septermber 2025 lalu.

Beruntungnya Kurniawan langsung mendapat tempat baru. Ia ditunjuk sebagai asisten pelatih Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22 yang akan berlaga di SEA Games 2025.

Sebagai pemain, Kurniawan adalah ikon sepak bola nasional era 90-an. Ia ikut membawa PSM juara Liga Indonesia 1999/2000, dan mengangkat trofi lagi bersama Persebaya pada 2004.

3. Kurnia Sandy

Sementara itu, masa depan Kurnia Sandy belum menemui kejelasan setelah ikut terdepak dari PSPS bersama pelatih kepala Ilham Romadhona dan Kurniawan.

Hingga kini belum ada informasi klub mana yang akan menjadi pelabuhan barunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal Kurnia Sandy dikenal sebagai salah satu kiper paling berbakat yang pernah dimiliki Indonesia.

Ia pernah berkarier di Italia bersama Sampdoria, serta memperkuat PSM Makassar (2001–2003) dan Persebaya (2008–2009).

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT