GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Jens Raven, Media Vietnam Soroti Hokky Caraka sebagai Striker Paling Merepotkan Myanmar

Hokky Caraka menjadi sorotan media Vietnam sebagai striker paling merepotkan bagi Myanmar, meski Timnas Indonesia U-22 tetap gagal melaju ke semifinal SEA Games
Minggu, 14 Desember 2025 - 08:06 WIB
Striker Timnas Indonesia U-23 Hokky Caraka
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Langkah Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 harus terhenti meski menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar.

Hasil positif itu ternyata tidak cukup membawa Garuda Muda ke semifinal, karena Indonesia kalah dalam perhitungan selisih gol dan produktivitas dibanding Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan ini langsung menjadi sorotan tajam media Vietnam. Soha, salah satunya, menyebut permainan Indonesia tidak bertanggung jawab dan menilai tersingkirnya sang juara bertahan sebagai hal yang pantas.

Dalam laporannya, Soha mengutip pandangan pakar sepak bola Vietnam, Phan Anh Tú, yang menyatakan kegagalan Indonesia bukanlah tragedi besar.

"Indonesia bermain tidak bertanggung jawab dan pantas tersingkir dari SEA Games 33!" tulis media Vietnam, Soha.

Jens Raven dan Rafael Struick
Jens Raven dan Rafael Struick
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Menurut Phan Anh Tú, performa Garuda Muda sejak laga awal sudah menunjukkan banyak masalah, terutama di lini serang.

"Indonesia tampil tanpa koordinasi yang jelas. Meski kualitas umpan cukup baik, pergerakan para penyerang justru buruk," ujar Phan Anh Tú.

Para striker sering salah membaca arah bola, kehilangan sentuhan, dan minim kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Ia bahkan menyoroti stamina dan kesadaran posisi pemain depan yang dianggap jauh dari standar tim juara.

Dari pandangannya, tersingkirnya Indonesia adalah konsekuensi logis dari persiapan yang kurang matang dan sikap bermain yang dinilai tidak bertanggung jawab.

Media Vietnam juga mengkritik performa individu pemain depan. Mauro Zijlstra dianggap hampir tidak memberi dampak, sementara Rafael Struick disebut tampil lesu dan gagal menjadi pembeda sejak awal pertandingan.

Namun, menariknya, sorotan justru tertuju pada satu nama yang dianggap paling merepotkan pertahanan Myanmar, yaitu Hokky Caraka. Meski tidak mencetak gol, kehadiran Hokky memaksa lawan menempatkan dua pemain untuk mengawalnya setiap kali menguasai bola, terutama di sekitar kotak penalti.

Situasi ini membuka ruang bagi pemain lain, termasuk Jens Raven yang akhirnya mencetak dua gol di menit-menit akhir.

Komentator Vietnam, Tuan Anh, mempertanyakan keputusan pelatih Indra Sjafri yang tidak menurunkan Hokky sejak awal.

"Melihat perkembangan di babak kedua, sangat sulit untuk memahami performa pelatih Indra. Karena di babak pertama, kita melihat Rafael Struick dan banyak pemain lain, dari gelandang hingga penyerang, bermain cukup buruk dan lesu," kata Anh, dilansir Soha.

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri dan Hokky Caraka
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri dan Hokky Caraka
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

Menurut Tuan Anh, perubahan permainan Indonesia baru terasa ketika Hokky masuk dan lini depan menjadi lebih hidup.

"Babak kedua menyaksikan Hokky Caraka memperkuat serangan. Meskipun striker itu tidak mencetak gol seperti Raven, kehadirannya menciptakan lebih banyak ruang bagi rekan-rekan setimnya," tambahnya.

Sementara itu, Jens Raven mendapat pengakuan karena mampu memaksimalkan peluang yang sebelumnya terbuang. Dua golnya di menit 88 dan 90+5 sempat menghidupkan harapan Indonesia, meski akhirnya tetap gagal lolos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Vietnam menilai Indonesia terlalu bergantung pada bola mati, terutama lemparan ke dalam Robi Darwis. Pola ini mudah dibaca Myanmar, sehingga serangan Garuda Muda kerap mentok di area berbahaya.

Kemenangan 3-1 yang diraih Indonesia pun akhirnya terasa pahit. Banyak peluang emas disia-siakan, termasuk dua bola yang membentur mistar gawang. Selisih satu gol dari tiket semifinal pun menjadi luka terbesar bagi Timnas Indonesia U-22. (asl/ind)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menuju 70 Tahun , Begini Filosofi Bisnis untuk Bertahan Dari Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro

Menuju 70 Tahun , Begini Filosofi Bisnis untuk Bertahan Dari Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro menegaskan nilai-nilai Catur Dharma tidak hanya menjadi prinsip tertulis, tetapi juga menjadi pedoman nyata dalam setiap keputusan dan langkah bisnis Astra.
Talent Scouting UI Bikin Geger Sebut Peserta "Lulus" Tapi Berubah Jadi Tidak Lulus, Kampus Minta Maaf

Talent Scouting UI Bikin Geger Sebut Peserta "Lulus" Tapi Berubah Jadi Tidak Lulus, Kampus Minta Maaf

Universitas Indonesia (UI) meminta maaf atas kesalahan informasi soal keterangan lulus dan tidak lulus dari seleksi Talent Scouting. Hal ini membuat kebingungan
AFC Resmi Beri Sanksi Persib Bandung Imbas Tersingkir di ACL Two

AFC Resmi Beri Sanksi Persib Bandung Imbas Tersingkir di ACL Two

Persib Bandung dipastikan bersalah atas kejadian di pertandingan laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026. 
Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses agar Lebaran Lebih Tenang

Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses agar Lebaran Lebih Tenang

Nasabah tetap dapat melakukan transfer antarbank, pembayaran tagihan, top up dompet digital, pembelian pulsa, hingga pengecekan saldo secara praktis langsung dari ponsel.
Fakta Baru Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Puspom: Prajurit TNI Pelaku Penyerangan dari BAIS

Fakta Baru Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Puspom: Prajurit TNI Pelaku Penyerangan dari BAIS

Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI akhirnya buka suara soal identitas terduga pelaku dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.
TAUD Khawatir Ada Konflik Kepentingan di Balik Penangkapan Empat Pelaku Penyiraman Andrie Yunus oleh TNI

TAUD Khawatir Ada Konflik Kepentingan di Balik Penangkapan Empat Pelaku Penyiraman Andrie Yunus oleh TNI

TNI mengklaim telah mengamankan empat pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Adrie Yunus. TAUD khawatir ada konflik kepentingan terkait hal ini.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Asisten John Herdman Kunjungi Leeds United, Pascal Struijk Bicara Blak-blakan soal Gabung Timnas Indonesia

Pascal Struijk kembali dikaitkan dengan Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Hal ini beriringan dengan kunjungan asisten pelatih dari John Herdman, Simon Grayson, ke markas Leeds United.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT