News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Komentar John Herdman Usai Drawing Piala AFF 2026, Singgung Kutukan Final Timnas Indonesia

‎Berdasarkan hasil drawing, Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2026. Grup ini dihuni oleh Vietnam, Singapura, Kamboja, serta satu tim tambahan yang berasal dari pemenang babak playoff antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.
Kamis, 15 Januari 2026 - 19:44 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan responsnya setelah hasil drawing Piala AFF 2026 resmi diumumkan pada Kamis (15/1). Undian tersebut langsung memunculkan berbagai reaksi karena akan menentukan langkah awal skuad Garuda di turnamen Asia Tenggara tersebut.

‎Berdasarkan hasil drawing, Timnas Indonesia tergabung di Grup A Piala AFF 2026. Grup ini dihuni oleh Vietnam, Singapura, Kamboja, serta satu tim tambahan yang berasal dari pemenang babak playoff antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Komposisi Grup A dinilai tidak bisa dianggap ringan. Setiap tim memiliki ambisi besar untuk lolos ke semifinal, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak pertandingan perdana.

‎John Herdman pun menyadari betul tantangan yang menanti anak asuhnya. Ia menilai sejarah panjang Timnas Indonesia di Piala AFF menjadi motivasi sekaligus tekanan tersendiri.

‎"Saya dengar [Indonesia] 6 kali jadi finalis. Itu banyak. Semoga di edisi ini bisa terwujud," ujar Herdman usai acara drawing di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

‎Lebih lanjut, Ia berharap, kesempatan di Piala AFF 2026 dapat menjadi momentum untuk mengakhiri penantian panjang tersebut.

‎Pelatih asal Inggris itu juga menegaskan bahwa Piala AFF merupakan turnamen yang tidak mudah ditebak. Menurutnya, kekuatan antarnegara di Asia Tenggara semakin merata dari tahun ke tahun.

‎"Seperti yang dibilang Gavin (pelatih Singapura), turnamen ini sulit dan seimbang. Tentu Indonesia punya kesempatan besar," kata Herdman.

‎Sejauh ini, Timnas Indonesia memang belum pernah mengangkat trofi Piala AFF. Fakta tersebut terasa kontras mengingat turnamen ini telah berjalan selama tiga dekade.

‎Hampir di setiap edisi, Indonesia selalu masuk dalam jajaran tim yang diperhitungkan. Dukungan besar suporter dan potensi pemain kerap membuat ekspektasi publik meninggi.

‎Sayangnya, harapan tersebut belum pernah terwujud menjadi gelar juara. Enam kali tampil di final justru menjadi catatan pahit yang terus menghantui perjalanan Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Situasi semakin berat ketika melihat hasil di edisi terakhir Piala AFF. Saat itu, Indonesia bahkan gagal menembus fase gugur.

‎Skuad Garuda harus tersingkir lebih awal setelah kalah bersaing dengan Vietnam dan Filipina di babak grup. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terburuk Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada agen pemain asing ketika Dony Tri Pamungkas lagi ikuti sesi latihan rutin bersama Persija Jakarta di Sawangan, Depok jelang laga hadapi Persijap Jepara.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.

Trending

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT