News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sikap Profesionalisme Emil Audero: Inter Milan Bisa Dihukum WO Jika Kiper Timnas Indonesia Tak Lanjutkan Permainan 

Cremonese akhirnya kalah 0-2 dari Inter Milan di kandang sendiri, Stadion Giovanni Zini, Kremona, pada Senin (2/2/2026). Namun jika bukan karena Emil Audero, Inter Milan bisa saja mendapatkan hukuman kalah walk out 3-0 atas tindakan kriminal suporter. 
Senin, 2 Februari 2026 - 19:59 WIB
Inter Milan Bisa Dihukum WO Jika Kiper Timnas Indonesia Tak Lanjutkan Permainan
Sumber :
  • Cremonese

Jakarta, tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia Emil Audero mendapatkan pujian atas sikap profesionalnya di Liga Italia. Menjadi korban pelemparan petasan, Emil Audero tetap menyelesaikan laga antara Cremonese melawan Inter Milan. 

Cremonese akhirnya kalah 0-2 dari Inter Milan di kandang sendiri, Stadion Giovanni Zini, Kremona, pada Senin (2/2/2026). Namun jika bukan karena Emil Audero, Inter Milan bisa saja mendapatkan hukuman kalah walk out 3-0 atas tindakan kriminal suporter. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tak menyenangkan dialami oleh Emil Audero ketika memulai pertandingan di babak kedua. Saat itu, Cremonese sudah lebih dahulu tertinggal dua gol dari Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski di babak kedua. 

Sudah sewajarnya kedua tim bertukar posisi, Emil Audero yang berada di depan tribun suporter tandang justru mendapatkan pelemparan petasan yang sengaja dilemparkan dari arah belakang Emil Audero. 

Emil Audero yang tak sadar atas pelemparan petasan itu terlambat berpindah yang membuatnya sangat dekat dengan petasan. Luka bakar dan cedera telinga pun tak bisa dihindarinya. 

Emil Audero sempat terkjeut yang membuat dia terhuyung. Kedua tim, bahkan pelatih Inter Milan Cristian Chivu menghampiri kiper kelahiran Mataram untuk memastikan kondisinya. 

Sebenarnya, Inter Milan bisa saja langsung mendapatkan hukuman walk out kekalahan 3-0 dari Cremonese jika Emil Audero tak mau melanjutkan pertandingan tersebut. 

Alih-alih membuat timnya menang lewat tangannya sendiri, Emil Audero justru kembali berlaga dan bahkan bermain penuh selama 90 menit. 

Atas profesionalismenya, Emil Audero pun mendapatkan apresiasi dari klub lawan dan timnya sendiri. Walau dengan kondisi tak menyenangkan, mantan pemain Inter Milan ini tetap menyelesaikan pertandingan. 

Cremonese pun memberikan apresiasi bagi Emil Audero. Klub pun memastikan Emil Audero dalam kondisi yang baik-baik saja setelah pertandingan itu selesai. 

"Sportivitas adalah salah satu nilai dasar klub kami.
Kami bangga dengan apa yang ditunjukkan Emil Audero kemarin," tulis pernyataan Cremonese. 

"Meskipun terkejut dengan insiden tersebut, ia memutuskan untuk melanjutkan dan membela gawang kami dengan profesionalisme dan rasa tanggung jawab yang tinggi," lanjut pernyataan klub. 

Klub pun turut mengapresiasi terhadap setiap dukungan yang diberikan bagi pemain mereka. 

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang telah menyampaikan dukungan dan kasih sayang mereka kepada Emil, yang sekali lagi menunjukkan bahwa olahraga selalu menang," tutup pernyataan tersebut. 

Pelaku pelemparan petasan pun dipastikan akan dibawa ke ranah hukum. Serie A pun dipastikan turun tangan dan membuat Inter Milan bertanggung jawab atas kelakuan penggemarnya. 

Namun yang jelas, hukuman walk out tak akan diberikan pada Inter Milan atas profesionalisme Emil Audero. Walau bisa membuat klub menang dalam sekejap, Emil Audero menunjukkan sikap profesionalisme tinggi. 

Ahli hukum olahraga Italia, Roberto Afeltra pun memperingatkan Inter Milan untuk tak dulu bernapas lega dengan status kemenangan yang tak berubah. 

Hukuman keras yang bisa saja berdampak pada perjuangan Inter Milan demi meraih trofi musim ini. 

"Saya tidak terbiasa membuat prediksi, tapi hukuman yang diterima klub bisa saja hingga penutupan stadion untuk jangka waktu tertentu atau larangan penonton," kata Roberto Afeltra dikutip dari laman Il Messaggero.

Sama seperti pernyataan bos Inter Milan, Roberto Afeltra pun memuji keputusan Emil Audero untuk tetap melanjutkan pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika kiper meninggalkan lapangan sepenuhnya atau hanya sebagian, ada risiko pertandingan dihentikan dan diputuskan walk out," katanya. 

"Pelanggaran jelas terjadi dan sanksi akan dijatuhkann pada klub, semua penggemar lainnya menanggung akibatnya," tegasnya. 
 (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT