Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikalahkan China 0-7, Simon Tahamata Tegaskan Timnas Indonesia U-17 Belum Tunjukkan Kekuatan Asli

Kepala pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara setelah Timnas Indonesia U-17 meraih hasil kurang memuaskan dalam agenda uji coba melawan China.
Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:06 WIB
Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala pemandu bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara setelah Timnas Indonesia U-17 meraih hasil kurang memuaskan dalam agenda uji coba melawan China. Ia memastikan situasi tersebut tidak membuatnya gusar terhadap perkembangan skuad Garuda Muda.

Dua pertandingan yang digelar di Indomilk Arena, Tangerang, memang berakhir dengan kekalahan bagi tim muda Indonesia. Pada laga pertama, Garuda Muda tumbang 0-7, sedangkan pada pertemuan kedua mereka kalah tipis 2-3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau skor pada pertandingan awal terlihat mencolok, Simon menilai hasil tersebut bukan gambaran utuh kekuatan tim. Ia melihat proses pembentukan skuad masih berjalan dan membutuhkan kesabaran dari semua pihak.

Menurutnya, banyak pemain yang masih beradaptasi satu sama lain. Kondisi itu wajar mengingat sebagian besar dari mereka baru melewati tahap seleksi dan belum lama disatukan dalam satu tim.

Ia juga mengingatkan bahwa kualitas lawan tidak bisa dipandang sebelah mata. China dinilainya memiliki organisasi permainan yang rapi serta kemampuan mengontrol jalannya laga.

"Pertandingan pertama tidak bagus. Yang kedua saya senang. Apa yang Coach Nova sampaikan untuk mereka, itu bisa dijalankan pemain. Tidak usah khawatir, nanti bisa bagus," ujar Simon, Jumat (13/2/2026).

"Jangan lupa, China punya tim yang sangat bagus. Mereka bisa mengontrol permainan. Dan apa yang Coach Nova sampaikan kepada mereka, semua terjadi. Hasilnya bagus, kan. Sekarang memang harus terus dikejar," tambahnya.

Simon melihat uji coba tersebut sebagai bahan pembelajaran penting. Evaluasi dari dua laga itu diyakini akan membantu tim pelatih mempercepat proses perbaikan.

Ia menekankan bahwa usia para pemain yang masih muda justru menjadi keuntungan jangka panjang. Dengan pembinaan yang tepat, potensi mereka diyakini bisa berkembang signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

Agenda besar yang menjadi target utama adalah Piala Asia U-17 pada Mei 2026. Masih ada waktu yang dinilai cukup untuk mematangkan komposisi serta kualitas permainan tim.

"Mereka itu masih muda. Coach Nova masih bisa menyiapkan mereka setengah tahun, lima bulan. Masih ada waktu," kata Simon.

"Orang-orang tidak perlu terlalu khawatir. Para pemain ini masih baru dan baru saja diseleksi. Jadi, saya tidak khawatir. Saya tahu semuanya akan menjadi bagus," sambungnya.

Selain aspek teknis, Simon turut menyoroti keberanian para pemain di lapangan. Ia ingin anak-anak asuh Nova Arianto lebih percaya diri saat menghadapi duel satu lawan satu.

Dari sisi mental, ia menilai para pemain sudah menunjukkan fondasi yang positif. Semangat serta sikap profesional dianggap menjadi bekal penting untuk bersaing di level Asia.

Pria berdarah Indonesia yang pernah mencatatkan 22 penampilan bersama tim nasional Belanda itu juga memberi sinyal adanya kemungkinan perubahan komposisi pemain. Proses pencarian talenta terbaik disebut masih akan terus dilakukan.

"Masih cari. Kita harus mencari yang terbaik. Bukan hanya mengambil anak-anak yang berusia 16 tahun. Kita harus mencari pemain yang lebih baik dari yang ada saat ini," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus melihat bagaimana mereka bermain satu lawan satu, bagaimana tekniknya, bagaimana taktiknya, dan bagaimana bermain dengan hati. Mereka adalah orang-orang yang merepresentasikan bangsa Indonesia," tutupnya.

(igp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Ada Uji Coba, Potongan Komisi Ojol 8 Persen Langsung Diterapkan 1 Juli

Tak Ada Uji Coba, Potongan Komisi Ojol 8 Persen Langsung Diterapkan 1 Juli

Menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pemerintah memprioritaskan pengaturan komisi ojek online roda dua karena layanan tersebut memiliki jumlah pengguna dan mitra pengemudi yang paling besar.
Kemenhub: Regulasi Potongan Komisi 8 Persen Hanaya Dikhususkan untuk Ojol

Kemenhub: Regulasi Potongan Komisi 8 Persen Hanaya Dikhususkan untuk Ojol

Kementerian Perhubunga (Kemenhub) mengatakan jika regulasi potongan komisi ojek online (ojol) 8 persen saat ini hanya difokuskan bagi layanan roda dua bukan roda empat.
Lewat Padel, Partai NasDem Upaya Gaet Gen Z Guna Hadapi Pemilu Mendatang

Lewat Padel, Partai NasDem Upaya Gaet Gen Z Guna Hadapi Pemilu Mendatang

Partai NAsional Demokrat (NasDem) gencar menggaet kawula muda dalam strategisnya menghadapi Pemilu 2029 mendatang.
Jalankan Intruksi Ketum Partai Golkar, AMPI Bakal Libatkan Generasi Muda di Kancah Politik

Jalankan Intruksi Ketum Partai Golkar, AMPI Bakal Libatkan Generasi Muda di Kancah Politik

Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) menekankan peran aktif serta kehadiran kadernya di tengah masyarakat sebagai kekuatan sosial yang mampu memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

i tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh, Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Resmi Mundur Setelah Korea Selatan Gagal di Piala Dunia, Hwang Myung-bo Dapat Kritik Keras Usai Hanya Baca Prompt di Hadapan Media

Resmi Mundur Setelah Korea Selatan Gagal di Piala Dunia, Hwang Myung-bo Dapat Kritik Keras Usai Hanya Baca Prompt di Hadapan Media

Cara Hwang Myung-bo mengumumkan pengunduran dirinya justru memicu gelombang kritik dari publik dan media Korea Selatan karena dianggap tidak menunjukkan penyesalan yang mendalam.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Kick Off Babak 32 Besar, Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Tanpa VPN dan Link Ilegal

Total 16 pertandingan di babak 32 besar ini akan digelar hingga Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang untuk memperebutkan slot di babak 16 besar Piala Dunia 2026. 
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Vs Kanada

Pertandingan Afrika Selatan kontra Kanada di Grup A Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, Amerika Serikat (AS), Senin (29/6/2026) pukul 02.00 WIB.
Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Sempat Viral Dahulu Sebelum Tertangkap, DPRD Beri Respons Menohok ke Polda Jabar Usai Tangkap Taufik Hidayat

Kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap wanita berinisial YTR (29) oleh pria bernama Taufik Hidayat terus mneyita perhatian publik akibat kekejihannya.
Menteri ESDM: Program E20 Butuh 4 Juta Kiloliter Etanol

Menteri ESDM: Program E20 Butuh 4 Juta Kiloliter Etanol

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia program mandatori campuran etanol dengan bensin atau bioetanol 20 persen (E20) membutuhkan 4 juta kiloliter (KL) etanol.
Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

Konflik Amerika-Iran Kembali Memanas, Pakistan Serukan Semua Pihak Patuhi Kesepakatan

i tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh, Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT