News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Minggu, 15 Februari 2026 - 07:14 WIB
Eks Persija Jakarta Farri Agri yang lama berkarier di Qatar tak pernah dipanggil Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @farri_agri

tvOnenews.com - Bertahun-tahun merintis karier di liga Qatar bahkan sempat pulang ke Persija Jakarta, gelandang asal Lhokseumawe ini justru tak pernah dapat panggilan Timnas Indonesia.

Padahal, pemain yang sudah malang melintang di kompetisi sepak bola Qatar ini merupakan darah asli Indonesia tanpa embel-embel naturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah John Herdman mengambil alih Timnas Indonesia, beberapa diaspora yang mulanya tak tampak di permukaan perlahan mulai bermunculan.

Memang, PSSI mengatakan jika pihaknya akan memanggil pemain yang saat ini tersedia sehingga potensi bintang diaspora baru kemungkinan belum ada dalam waktu dekat.

Walau begitu, John Herdman ketika diwawancarai beberapa bulan lalu menyebut jika pemain dengan pengalamannya internasional punya nilai lebih baginya.

Tak heran jika John Herdman pada awal Februari ini sempat datang ke Eropa. Tujuannya untuk menemui pemain Timnas Indonesia di sana.

Setelah kedatangan John Herdman, banyak diaspora yang belum dinaturalisasi mulai menunjukkan identitasnya. Harapan jadi WNI tujuannya.

Namun, dari sekian banyak diaspora di luar negeri, ternyata ada satu pemain yang punya cerita tersendiri. Dia asli berdarah Indonesia, tapi tak pernah dapat 'Garuda Calling'.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pemain ini hampir di sepanjang karier profesionalnya berkarier di Qatar. Akan tetapi, panggilan membela Timnas Indonesia selalu jauh baginya.

Bukan Andri Syahputra atau Khuwailid Mustafa, melainkan Farri Agri, gelandang asal Lhokseumawe yang cukup lama tinggal dan merintis karier di liga Qatar.

Datang dan menetap di Qatar sejak berusia empat tahun bersama orang tuanya dari Lhokseumawe, sebagian besar hidup Farri Agri berlangsung di sana.

Tak ayal jika penggemar sepak bola nasional kurang familiar dengan namanya. Walau begitu, Farri Agri sempat pulang ke Indonesia dan bermain untuk Persija Jakarta.

Ketika itu, gelandang serang kelahiran 8 Agustus 1992 tersebut ditebus Persija Jakarta dari klub Qatar Al-Markhiya SC pada pertengahan musim Liga 1 2019.

Macan Kemayoran yang sedang goyang di musim tersebut mendatangkan Farri Agri yang saat itu diharapkan bisa mengangkat kembali prestasi tim.

Namun sayangnya, kiprah Farri Agri di Persija Jakarta tak berjalan mulus. Ia hanya tampil sekali setelah didatangkan. Sang pemain memilih kembali ke Qatar.

Ia gabung Al-Mesaimeer dan pindah ke Muaither SC. Di klub terakhir itu, Farri Agri sukses bawa timnya promosi ke kasta tertinggi liga Qatar pada 2022.

Farri Agri, eks gelandang Persija Jakarta
Farri Agri, eks gelandang Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram @farri_agri

Farri Agri dan Timnas Indonesia

Sejak kecil di Qatar, tak heran kalau Farri Agri belajar sepak bola di sana. Ia gabung akademi Al-Khor, lalu ke Aspire Academy, pengembangan usia muda terbaik dunia.

Sebelum ke Aspire Academy, Farri Agri bercerita bahwa dirinya hampir ikut trial di klub liga Inggris Bolton Wanderers, namun ia memilih tetap di Qatar.

Pria bernama lengkap Syaffarizal Mursalin Agri Samara itu ternyata pernah masuk pantauan Timnas Indonesia pada 2011. Ketika itu, ia diproyeksikan untuk Kualifikasi Olimpiade 2012.

Meski saat itu ia sedang kuliah program sarjana jurusan International Business Management di Universitas Stenden, Doha, namun Farri Agri siap bela Garuda.

“Kalau bisa memperkuat tim nasional, apakah U-23 atau senior, pasti merupakan kabar yang baik. Saat ini saya tidak ingin jadwal kuliah terganggu, sambil bermain sepakbola di Al-Khor. Insya Allah, saya bisa membela tim nasional,“ katanya pada 2011 dalam wawancara eksklusif dengan Goal.

Bahkan dengan tegas Farri Agri membantah ketika dia diisukan masuk radar naturalisasi Qatar. Pemain asal Aceh tersebut tetap menantikan panggilan Timnas Indonesia.

“Berita itu tidak benar. Saya warga negara Indonesia, ingin membela Indonesia,“ jelasnya. 

Selang beberapa tahun, Farri Agri kabarnya juga dipantau pelatih Timnas Indonesia saat itu Simon McMenemy. Hal itu terungkap setelah kedatangannya ke Persija.

“Setelah mendapatkan beberapa rekomendasi baik dari pelatih Simon Mc Menemy yang sempat memantaunya di timnas serta kami mendapatkan informasi beberapa pelatih di Qatar melalui coach Eduardo Perez kami akhirnya merekrut Farri,” kata Direktur Bisnis dan Marketing Persija, Andhika Suksmana, Rabu (18/9/2019).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, Farri Agri seperti menghilang dari aktivitas sepak bola. Setelah bawa Muaither SC promosi, kontraknya justru tak berlanjut sejak tahun 2023.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Arus peti kemas PT Pelindo Terminal Peti kemas Januari-September 2026 mencapai 10,31 juta TEUs, atau tumbuh 5,80% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
BREAKING
NEWS
Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kronologi Dugaan Penyadapan Nomor Ponsel Presiden Prabowo hingga Tersangka Hapus File Hasil Sadapan

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Asep Safrudin mengungkap kronologi dugaan penyadapan ilegal, penghapusan data elektronik, serta illegal access ke Presiden Prabowo
Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Imigrasi Serang Lacak Penjual Peci Keliling Diduga WNA di Perumahan Warga

Kehadiran penjual asing di sektor ini dikhawatirkan mengganggu mata pencaharian warga setempat yang menggantungkan hidup dari usaha berjualan peci.
Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Hasil I League Cup 2026-2027: Persija Ditahan Imbang PSMS, Persebaya Takluk dari Tornado FC Pekanbaru

Sejumlah pertandingan I League Cup 2026/2027 menghadirkan hasil mengejutkan pada laga perdana, Selasa (03/11/2026). Persija harus bermain imbang kontra PSMS.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT