News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Top 3 Bola: Update 7 Pemain Absen di FIFA Series 2026, Maarten Paes Samakan Indonesia dengan Argentina, Kisah Luah Mahessa

Top 3 Bola hari ini: Timnas Indonesia terancam tanpa tujuh pemain di FIFA Series 2026, Maarten Paes samakan atmosfer Garuda dengan Argentina, hingga kisah diaspora Sukabumi Luah Mahessa.
Minggu, 8 Maret 2026 - 05:41 WIB
Maarten Paes dan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Sejumlah kabar menarik kembali datang dari dunia sepak bola, khususnya yang berkaitan dengan Timnas Indonesia.

Mulai dari kondisi skuad Garuda yang disebut berpotensi tampil tanpa sejumlah pemain inti di ajang FIFA Series 2026, pengakuan kiper Maarten Paes tentang atmosfer luar biasa sepak bola Indonesia, hingga kisah pemain diaspora berdarah Sukabumi yang pernah dipanggil Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut rangkuman Top 3 Bola yang paling banyak diperbincangkan.

Media Vietnam Soroti Timnas Indonesia yang Berpotensi Tanpa 7 Pemain Andalan di FIFA Series

Striker baru Persija Jakarta Mauro Zijlstra
Striker baru Persija Jakarta Mauro Zijlstra
Sumber :
  • Instagram @maurozijlstra

Kondisi skuad Timnas Indonesia menjelang ajang FIFA Series 2026 menjadi perhatian media asing. 

Salah satunya media Vietnam, Soha.vn, yang menyoroti potensi absennya sejumlah pemain penting Garuda karena cedera dan skorsing.

Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 27–30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu akan menjadi debut bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.

Namun sebelum memulai era barunya, Herdman sudah dihadapkan pada tantangan besar karena beberapa pemain inti dilaporkan tidak dalam kondisi terbaik.

Setidaknya tujuh pemain disebut berpotensi absen, yaitu Thom Haye, Shayne Pattynama, Mees Hilgers, Marselino Ferdinan, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Mauro Zijlstra.

Sebagian pemain bahkan dilaporkan harus menjalani operasi dalam proses pemulihan cedera.

Pada turnamen tersebut, Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team di semifinal.

Jika menang, Garuda akan bertemu pemenang pertandingan antara Solomon Islands national football team dan Bulgaria national football team di partai final.

Maarten Paes Sebut Indonesia Mirip Argentina

Suporter Timnas Indonesia
Suporter Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, mengungkapkan kesan mendalamnya saat memperkuat skuad Garuda dalam sebuah wawancara di kanal YouTube AFC Ajax.

Penjaga gawang yang kini bermain untuk FC Dallas di kompetisi Major League Soccer itu mengaku sangat bangga bisa membela Indonesia.

Menurut Paes, pengalaman bermain untuk Timnas Indonesia selalu terasa spesial, meski ia harus menempuh perjalanan panjang dari Amerika Serikat setiap kali mendapat panggilan tim nasional.

Ia bahkan membandingkan atmosfer sepak bola Indonesia dengan Argentina national football team, yang terkenal memiliki suporter fanatik.

Menurutnya, kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola sering kali diremehkan oleh dunia luar, padahal atmosfer pertandingan di Indonesia sangat luar biasa.

Pengalaman bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi Paes.

Ia menyebut dukungan puluhan ribu suporter yang memadati stadion mampu menciptakan atmosfer yang sangat menggetarkan dan menjadi motivasi besar bagi para pemain.

Kisah Diaspora Sukabumi yang Pernah Dipanggil Shin Tae-yong

Pemain keturunan Indonesia di Liga  Jerman, Luah Mahessa
Pemain keturunan Indonesia di Liga Jerman, Luah Mahessa
Sumber :
  • PSSI

Cerita menarik juga datang dari pemain diaspora berdarah Indonesia yang pernah menarik perhatian mantan pelatih Timnas, Shin Tae-yong.

Pemain tersebut adalah Luah Mahessa, gelandang bertahan berdarah Sukabumi yang sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia pada 2020.

Luah Mahessa dipanggil karena memiliki garis keturunan Indonesia dari ayahnya yang berasal dari Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam salah satu laga uji coba saat TC di Kroasia, ia bahkan sempat diturunkan ketika Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas klub Kroasia, HNK Hajduk Split.

Namun perjalanan kariernya tidak berjalan mulus setelah turnamen FIFA U-20 World Cup 2021 yang seharusnya digelar di Indonesia akhirnya batal.

Pada 2023, Luah Mahessa sempat mencoba peruntungan dengan mengikuti seleksi di Persib Bandung U-21 dan beberapa kali tampil dalam laga uji coba.

Meski sempat mendapat kesempatan bermain, manajemen Persib akhirnya memutuskan untuk lebih memprioritaskan pemain dari akademi sehingga Mahessa tidak berhasil menembus skuad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, gelandang bertahan dengan tinggi badan 185 cm tersebut kembali melanjutkan kariernya di Jerman bersama klub kasta kelima, FC Hennef 05.

(asl/han/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Trending

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Respons KPK Soal Noel Bakal Layangkan Gugatan Rp300 Triliun: Fokus Sidang Saja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan respon soal gugatan yang dilayangkan eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan nilai fantastis mencapai Rp300 triliun.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Makkah Mulai Dipadati Jamaah Haji Indonesia, Kloter Perdana Tiba dengan Suasana Haru

Pergerakan jamaah calon haji Indonesia di Tanah Suci kini telah memasuki fase baru dengan dimulainya kedatangan rombongan ke Kota Makkah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT