GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Timnas Indonesia Heran dengan Keputusan John Herdman yang Depak Ezra Walian Jelang FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman dengan tidak menyertakan kapten Persik Kediri Ezra Walian jelang FIFA Series mendapat ragam pertanyaan dari suporter Timnas Indonesia.
Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:34 WIB
Ezra Walian
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Keputusan John Herdman tidak menyertakan Ezra Walian dalam skuad final Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 bikin suporter bingung.

Pasalnya, Ezra Walian tampil cukup baik bersama timnya Persik Kediri di Super League musim ini sehingga namanya dianggap layak untuk kembali membela skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Herdman telah mengumumkan 24 nama yang dia pilih ke Timnas Indonesia untuk melakoni laga FIFA Series pada akhir Maret 2026 mendatang.

Sebelumnya, pelatih John Herdman terlebih dahulu merilis 41 nama, sebelum akhirnya dikerucutkan dan mencoret 17 pemain dari skuadnya.

Dari nama-nama yang dicoret tersebut, ada Ezra Walian, pemain yang performanya perlahan kembali setelah diberi kepercayaan bersama Persik Kediri.

Konon, penampilan gemilang Ezra Walian di Persik Kediri membuatnya dianggap layak kembali berseragam Garuda, namun keputusan John Herdman mencoretnya kini jadi polemik.

Suporter Timnas Indonesia Pertanyakan Alasan John Herdman Coret Ezra Walian

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • instagram john herdman

Usai PSSI merilis daftar nama final yang akan dibawa ke FIFA Series, suporter Timnas Indonesia di media sosial langsung mempertanyakan tidak adanya nama Ezra Walian.

Sebagian dari mereka mengaku bingung dengan keputusan John Herdman lantaran Ezra Walian sejauh ini tampil memukau bersama klubnya, Persik Kediri.

Di musim keduanya bersama tim berjuluk Macan Putih, Ezra Walian didapuk sebagai kapten. Total 6 gol dan 9 assist dicatatkan dari 22 laga.

Maka dari itu, tidak mengherankan jika pada akhirnya, keputusan John Herdman tidak menyertakan Ezra Walian di skuad Garuda menuai pertanyaan.

Mereka bahkan membandingkannya dengan dua nama striker yang dipilih John Herdman yakni Mauro Zijlstra yang minim menit bermain di Persija Jakarta.

“Ezra secara statistik lebih oke dari Zijlstra loh,” kata @bobotohultimate.

“Better Ezra & Hokky dibanding Zijlstra yg kurang menit bermain,” ujar @adooreeeiii.

“Overall oke cuma menyayangkan pencoretan Ezra, waktunya push rank coach Herdman,“ jelas @ysrnrmdhn.

“Ezra? Dari data statistik lebih unggul loh dibanding pesaingnya,“ papar @djajatipedia

“Ezra top assist ga dipanggil, Mauro ga pernah main dipanggil, hmm,” tulis @hanifa.tsania.

Rekam Jejak Ezra Walian di Timnas Indonesia

Ezra Walian layak dipanggil kembali ke Timnas Indonesia oleh John Herdman
Ezra Walian layak dipanggil kembali ke Timnas Indonesia oleh John Herdman
Sumber :
  • Instagram @ezrawalian

Setelah menjadi WNI pada 2017, Ezra Walian langsung dipercaya oleh pelatih Luis Milla yang saat itu melatih Timnas Indonesia di Piala AFF dan Asian Games 2018.

Dia bahkan sempat dipercaya Shin Tae-yong dalam agenda FIFA Matchday hingga Piala AFF 2021. Namun setelahnya, ia tak lagi terlihat di skuad Merah-putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, catatan statistik Ezra Walian bersama Timnas Indonesia senior terbilang lumayan dengan 3 gol dari 9 pertandingan serta 1 gol dari 5 laga untuk tim U-23.

(han)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT