Saudara Irfan Bachdim Diduga Terlibat, Media Belanda Korek Lebih Dalam soal Polemik Paspoortgate Pemain Timnas Indonesia
- Instagram/indrasjafri_coach
Ia juga terlihat mendampingi figur penting seperti Shin Tae-yong saat memantau pemain, misalnya Jay Idzes. Selain pemain senior, ia juga disebut mendekati pemain muda seperti Tim Geypens dan Dion Markx untuk memilih Indonesia.
"Surat kabar itu menggambarkannya sebagai 'penghubung hebat'. Seseorang yang mendekati pemain Belanda keturunan Indonesia dan membimbing mereka menuju karier internasional untuk Indonesia. 'Terkadang itu terjadi di pertandingan mereka, seperti pada tahun 2024," tulis Voetbal Primeur.
"Bersama, antara lain, Shin Tae-Yong, pelatih tim nasional Indonesia saat itu, ia duduk di tribun ketika Jay Idzes bermain untuk Venezia di Como. Di luar stadion, ia juga sering terlihat. Di hotel bersama para pemain, tetapi juga, misalnya, di kedutaan besar Indonesia di Brussels, ketika pemain Eredivisie Eliano Reijnders dan Mees Hilgers mendapatkan kewarganegaraan baru mereka di sana," lanjutnya.
AD menilai banyak pemain tergiur “mimpi sepak bola” tanpa memahami risiko administratif seperti kehilangan paspor, izin kerja, dan aspek hukum lainnya.
Hingga kini, AD tidak menuliskan secara tersurat apakah Bachdim benar-benar tidak memahami aturan tersebut atau sengaja mengabaikannya.
"Gambaran keseluruhannya jelas. Para pemain dijanjikan mimpi sepak bola. Dan justru itulah, menurut mereka yang terlibat, yang menyebabkan sebagian besar pemain kurang memperhatikan konsekuensi dari pilihan mereka untuk bermain bagi Indonesia. Mereka memikirkan peningkatan kemampuan olahraga. Bukan tentang paspor, izin kerja, visa tinggal, dan masalah hukum lainnya," tulis Voetbal Primeur.
"Tidak jelas apakah Bachdim memang tidak menyadari aturan migrasi yang ketat, atau sengaja mengabaikannya dengan para pemain yang bergaul dengannya," tambahnya.
Kemudian, AD turut menyoroti terkait satu nama yang kini selamat dari polemik paspoortgate yang tengah ramai di Liga Belanda. Pemain yang dimaksud adalah Maarten Paes.
Menurut media Belanda itu, salah satu pengecualian adalah Maarten Paes yang mendapat penjelasan soal risiko kehilangan kewarganegaraan sejak awal. Tepatnya kala hendak bergabung dengan Ajax Amsterdam.
"Kecuali satu orang: kiper Ajax, Maarten Paes. Namun, telah dijelaskan kepadanya bahwa ia berpotensi kehilangan kewarganegaraan Belanda jika memilih Indonesia," jelas AD.
Load more