Karier Fadly Alberto di Ujung Tanduk, Dicoret dari Timnas Indonesia hingga Terancam Sanksi Berat Usai Aksi Tendangan Kungfu di EPA U-20
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyebut bahwa Fadly Alberto langsung dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20. Hal ini merupakan buntut dari aksi tendangan kungfu yang ia lakukan dalam laga di Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Nama Fadly Alberto tengah menjadi perbincangan setelah diduga terlibat aksi tendangan kungfu di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20. Sorotan ini semakin tajam karena ia dikenal sebagai alumni Piala Dunia U-17 2025 yang pernah membawa harum nama Timnas Indonesia U-17.
Insiden ini bermula ketika laga antara Bhayangkara U-20 melawan Dewa United U-20 diwarnai kericuhan yang mencoreng jalannya pertandingan. Duel yang berlangsung pada matchday ke-33 di Stadion Citarum, Minggu (19/4/2026), itu sempat diwarnai keributan yang melibatkan kedua tim.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi yang tidak terkendali. Para pemain terlihat saling dorong hingga terjadi kontak fisik yang memicu kekacauan.
Tak hanya pemain yang tengah bertanding, beberapa individu yang tidak mengenakan jersey juga tampak ikut terlibat. Bahkan, ada adegan pemukulan yang terekam jelas dalam salah satu video yang viral.
Dalam rekaman lain, terlihat aksi yang lebih ekstrem. Seorang pemain cadangan Dewa United yang mengenakan rompi tampak menjadi sasaran tendangan keras dari pemain yang diduga sebagai Fadly Alberto.
Buntut dari insiden tersebut membuat Fadly Alberto langsung mendapatkan hukuman tegas. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Sumardji saat dihubungi tvOnenews.com.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Sumardji mengatakan bahwa pemain tersebut langsung dicoret dari skuad Timnas Indonesia U-20. Ia menyebut keputusan itu telah disampaikan kepada pelatih Nova Arianto.
"Ya benar, semalam saya hubungi Nova (Arianto) agar dicoret (dari Timnas Indonesia U-20) sambil menunggu keputusan Komdis (PSSI)," ujar Sumardji saat dihubungi tvOnenews.com, Senin (20/4/2026).
Di sisi lain, PSSI juga telah menerima laporan terkait insiden yang terjadi di EPA U-20. Pihak federasi menegaskan sangat mengutuk keras aksi tidak terpuji tersebut.
PSSI bahkan akan langsung membawa insiden yang melibatkan pemain Timnas Indonesia U-20 itu ke Komisi Disiplin PSSI untuk ditindaklanjuti.
"Iya, PSSI sudah menerima laporan tentang kejadian dalam pertandingan Dewa United dan Bhayangkara di Elite Pro Academy. Ketua Umum sangat mengutuk keras kejadian ini, terutama terhadap pemain yang melakukan tindakan tersebut," ujar Yunus Nusi, Senin (20/4/2026).
"PSSI akan segera menyampaikan hal ini kepada Komite Disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya. Kami juga meminta agar kasus ini menjadi prioritas sidang Komdis untuk segera dilaksanakan dan diputuskan," tutupnya.
(igp)
Load more